detaktangsel.com Tangerang Selatan, — Kantor Pertanahan (Kantah) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik melalui target perolehan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026. Target tersebut menjadi kelanjutan atas capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang berhasil terjaga sebelumnya.
Sebagai bagian dari strategi pencapaian WBBM, Kantah Tangsel menjalin kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat keterbukaan informasi serta memperluas publikasi kinerja layanan pertanahan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, menyampaikan bahwa peran media memiliki posisi penting dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, transformasi layanan membutuhkan dukungan penyampaian informasi yang objektif dan mudah masyarakat pahami.
“Upaya meraih WBBM tidak hanya bertumpu pada pembenahan internal. Keterbukaan informasi menjadi kunci, dan media berperan strategis untuk menyampaikan perubahan layanan yang tengah kami jalankan,” ujar Seto Apriyadi saat menerima kunjungan PWI Tangsel di Kantor Pertanahan Tangsel, Serpong, Rabu (28/1/2026).
Seto menambahkan, berbagai inovasi layanan terus berjalan, antara lain penguatan sistem digital pertanahan, percepatan penyelesaian sertipikat, serta penanaman budaya kerja berintegritas pada seluruh jajaran pegawai.
Selain itu, Kantah Tangsel menargetkan penyelesaian seluruh layanan sesuai Service Level Agreement (SLA) terbaru pada tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan komitmen Zero Tunggakan, yang menekankan penyelesaian seluruh proses layanan pertanahan secara tepat waktu dan transparan tanpa praktik percaloan.
“Komitmen ini bukan sekadar administrasi, melainkan tanggung jawab moral seluruh pegawai, mulai dari pimpinan hingga pelaksana layanan. Kami siap menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, bersih, dan transparan bagi masyarakat,” kata Seto.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang Selatan, Ahmad Eko Nursanto, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesiapan PWI Tangsel untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemberitaan yang edukatif dan berimbang.
“PWI Tangsel siap menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi layanan pertanahan sekaligus mengawal reformasi birokrasi agar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ungkap Ahmad Eko.
Kolaborasi antara BPN Tangsel dan PWI Tangsel ini harapannya mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program serta inovasi layanan pertanahan. Sinergi tersebut juga menjadi langkah awal penguatan komunikasi kelembagaan demi pelayanan publik yang semakin prima menuju target WBBM 2026. (*)





















