Siap Nyaleg Di 2019, Begini Kata Drajat Sumarsono Soal Lawan Politiknya

Siap Nyaleg Di 2019, Begini Kata Drajat Sumarsono Soal Lawan Politiknya

detaktangsel.com SERPONG--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (4/7/2018) ini mulai membuka pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) untuk mengikuti kontestasi politik pada Pileg tahun depan. 

Diprediksi, Pileg 2019 akan terjadi persaingan ketat antar Caleg dari masing-masing partai politik (Parpol) peserta Pemilu dalam mendulang suara. Perang program antar Caleg diyakini akan mewarnai proses meraih simpati masyarakat. Bahkan adakalanya lawan politik yang berseberangan dengan partai dari Caleg yang bersangkutan, menganggap lawan-lawan politik tersebut dianggap musuh yang harus dikalahkan. 

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi lll DPRD Kota Tangsel, Drajat Sumarsono mengatakan bila lawan politik bukanlah musuh. Akan tetapi, lawan politik dari partai manapun yang mengikuti kontestasi politik 2019 dianggap sebagai sahabat yang bisa diajak berpikir tangguh.

"Saya tidak menganggap lawan politik saya itu sebagai musuh. Tapi saya menganggap mereka sebagai teman berpikir yang tangguh dalam setiap diskusi untuk memecahkan permasalahan yang ada ditengah masyarakat" kata Drajat di kantornya, Rabu (4/7/2018).

Menurut dia, ajang kontestasi politik lima tahunan ini, para Caleg harus bisa meraih simpati masyarakat dengan cara-cara elegan serta tidak harus menjatuhkan lawan politik dengan cara-cara yang kurang mengedukasi masyarakat tentang politik.

"Jadi biarkan masyarakat memilih calonnya sesuai rekam jejak calon yang bersangkutan," ujar dia.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengatakan, ajang pemilihan anggota legislatif merupakan hal yang biasa dilakukan di Indonesia untuk menentukan siapa yang pantas menjadi perwakilan masyarakat. Pada Pileg 2019 nanti, Drajat bilang, para Caleg harus bisa merangkul semua lapisan masyarakat agar hubungan silaturahmi antar masyarakat tetap terjalin tanpa adanya pitnah, berita bohong dan isu SARA yang berkembang dikalangan masyarakat.

"Jadi jangan sampai ajang kontestasi pemilihan wakil rakyat jadi pemutus hubungan silaturahmi di masyarakat gara gara perbedaan pilihan siapa yang akan mewakili aspirasi masyarakat nanti. Kasihan masyarakat, karena saya yakin masyarakat saat ini sudah cerdas dalam memilih siapa yang pantas mewakilinya," tandasnya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online