<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Madiun Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/madiun/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/madiun</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Aug 2024 11:33:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Madiun Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/madiun</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korsleting Listrik, Toko Bangunan Plus 3 Unit Mobil Amblas Terlalap Api</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/korsleting-listrik-toko-bangunan-plus-3-unit-mobil-amblas-terlalap-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 11:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=2634</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/korsleting-listrik-toko-bangunan-plus-3-unit-mobil-amblas-terlalap-api">Korsleting Listrik, Toko Bangunan Plus 3 Unit Mobil Amblas Terlalap Api</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, MADIUN &#8211; Sebuah toko material bangunan di Jl. Ciliwung, Kelurahan/ Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa pagi (20/8/2024), mengalami kebakaran hebat. Selain bangunan, insiden yang diduga dipicu terjadinya korsleting listrik itu, juga menghanguskan 3 unit mobil dan sejumlah barang berharga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Percik api diketahui pertama kali menyala di bagian belakang sisi kanan toko milik Sirin, 65 tahun, itu. Sebelum membesar, api sempat dilakukan upaya pemadaman oleh pekerja dan warga masyarakat sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gundukan pasir barang dagangan di lokasi itu, disiramkan bergotong royong untuk memadamkannya. Sementara warga lainnya berusaha memadamkannya menggunakan air, menggunakan rimba, ember dan sejumlah peralatan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya itu tak membuahkan hasil. Api bahkan nampak baik ditantang, makin menggila, membesar dan merambat hingga menyulut 3 unit mobil yang terparkir disampingnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya sendiri tidak tahu kalau toko saya kebakaran. Karena waktu itu saya masih ada kegiatan di mushola. Tahu saya, itu saya berulangkali diteriaki oleh warga, &#8220;Pakkkk…tokomu kobongggg…… Cepet muliho,&#8221; tutur Sirin, sambil menirukan teriakan warga, kepada jurnalis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sirin, dia menduga percik api bersumber dari korsleting listrik yang berada di langit-langit ruang itu. Percikan korslet listrik itu, duganya, jatuh mengenai kasur yang ada di bawahnya lalu membesar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya memang. Di bawahnya ada kasur untuk istirahat karyawan. Di dekatnya ada mobil. Warga sempat menyiram pasir untuk memadamkan. Tapi gak bisa. Malah menyambar mobil,&#8221; tambah Sirin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga unit mobil yang &#8216;tersulap&#8217; menjadi kerangka adalah dua minibus dan satu pickup, yang masing-masing bernopol AE 1302….(dua huruf belakang tak terdeteksi), AE 8077 FC dan B 1277 UOO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari tiga unit mobil itu, satu unit diantaranya adalah milik tetangga Sirin, yakni Sriyati, yang sengaja dititipkan lantaran belum memiliki garasi. Sriyati sendiri mengaku tidak mengetahui kebakaran yang memusnahkan kendaraannya, bahkan uang tunai yang belum sempat diamankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya tidak tahu. Karena waktu kejadian saya sedang menunggu orang tua saya yang opname di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Di dalam mobil saya terdapat uang tunai Rp. 500.000. Ikut lenyap,&#8221; aku Sriyatin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beruntung sebelum api benar-benar runyam, dua unit pasukan Damkar Kota Madiun bersama dua unit Tangki Supply milik BPBD setempat tiba di lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas Damkar langsung beraksi membungkam keganasan kobar api. Setelah melakukan pembasahan di area yang masih aman, dilanjut &#8216;menggempur&#8217; titik inti api hingga si jago merah &#8216;keok&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai antisipasi, petugas Damkar terus melakukan pembasahan, untuk memastikan tidak terjadi percik api yang berpotensi menggila kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Api berhasil kami padamkan pukul 06.45. Tidak ada korban jiwa maupun terluka. 2 minibus dan 1 pick up serta toko material beserta isinya ikut terbakar,&#8221; jelas Heru Prasetyo, Subkorsarpras Damkar Kota Madiun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak ada laporan mengenai timbulnya korban jiwa maupun terluka dalam insiden kebakaran itu. Kerugian materiil diduga mencapai ratusan juta rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat Kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan atas kejadian tersebut. Pemilik toko dan beberapa saksi mata dimintai keterangannya, sebagai bahan penyelidikan. (fin)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/korsleting-listrik-toko-bangunan-plus-3-unit-mobil-amblas-terlalap-api">Korsleting Listrik, Toko Bangunan Plus 3 Unit Mobil Amblas Terlalap Api</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Lansia Ikuti Terapi Empet-empet Anus, Terpusat di Area Kolam Renang Pangonan Madiun</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/ratusan-lansia-ikuti-terapi-empet-empet-anus-terpusat-di-area-kolam-renang-pangonan-madiun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2024 16:08:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1404</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/ratusan-lansia-ikuti-terapi-empet-empet-anus-terpusat-di-area-kolam-renang-pangonan-madiun">Ratusan Lansia Ikuti Terapi Empet-empet Anus, Terpusat di Area Kolam Renang Pangonan Madiun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  MADIUN &#8211; Ratusan Lansia di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, &#8216;menggerudug&#8217; area kolam renang Pangonan, Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Sabtu (25/5/2024). Para kakek dan nenek itu mengikuti terapi empet-empet anus &#8211; atau yang umum disebut Ling Tien Kung &#8211; yang diselenggarakan pemerintah desa setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta terapi yang umumnya dari kalangan purnawirawan baik PNS, TNI, Polri, swasta, dan umum itu berasal dari berbagai kecamatan di Madiun. Mereka datang sengaja mengajak serta anak dan cucunya, untuk menjalani terapi, berenang, makan minum atau berekreasi di lokasi itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Desa Sukosari, Kusno, kepada jurnalis di lokasi kegiatan mengatakan, pihaknya menggelar acara itu untuk memperkuat ikatan tali persaudaraan masyarakat Kabupaten Madiun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, lanjut Kusno, persaudaraan akan lebih membahagiakan manakala setiap individu didukung stamina yang optimal baik fisik maupun psikis. Karenanyalah, silahturahmi itu dikemas dalam bentuk aktivitas bersama melakukan terapi empet-empet anus (Ling Tien Kung).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, kegiatan terapi Ling Tien Kung bagi masyarakat baik tua, muda, pria, wanita maupun remaja itu positif guna menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat. Tetap segar baik fisik maupun psikis, tidak mudah sakit dan selalu optimis dalam menjalani hidup,&#8221; jelas Kusno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terapi dengan pola gerakan semacam senam itu dipandu 7 instruktur, dan diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan diantaranya Kecamatan Dagangan, Wungu, Kare, Geger dan Kecamatan Madiun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kusno, area tanah &#8216;pangonan&#8217; (red, kas desa) seluas 2 hektar itu, direncanakan akan dijadikan gugusan obyek wisata terpadu yang saling mendukung. Destinasi wisata keluarga yang mengasyikkan, lantaran berada diantara lembah curam dan bukit meninggi di kaki Gunung Wilis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski saat ini baru tersedia kolam renang yang sudah bisa dimanfaatkan masyarakat, imbuh Kusno, namun secara multiyear sampai Tahun 2027 pemerintah desa setempat akan melengkapinya dengan spot aneka rupa kuliner, kolam pemancingan, base perkemahan, taman, panggung hiburan serta berbagai pendukung wisata lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lokasinya yang berhawa segar dan tenang, berpagar bukit hijau rindang, keindahannya sungguh bukan buatan. Dengan aneka suara satwa yang berterbangan, menjadikan tempat ini layak dikunjungi sebagai peluntur lelah dalam acara week end.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk mewujudkan obsesi itu, tentu tidak seperti membalikkan telapak tangan. Perlu waktu. Karena itulah, insyaallah kami bertekad mewujudkan impian tersebut sampai pada Tahun 2027 depan,&#8221; terang Kusno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara seorang peserta terapi ampet-ampet anus, Endah Sulistyowati, 64 tahun, mengaku senang bisa mengikuti terapi bersama kelompok lain di tempat itu. Menurutnya, lokasinya sangat mendukung bukan saja untuk terapi, melainkan juga berbagai jenis olah raga ringan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Enak tempat ini. Saya dengar ke depan spot wisatanya akan dibuat lebih representatif lagi. Lebih destinatif lagi. Tentu heboh tempat ini,&#8221; kata Endah, pensiunan guru SMPN 1 Dolopo, yang mengaku sudah 6 tahun tidak pernah absen mengikuti terapi Ling Tien Kung itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan salah seorang instruktur terapi Ling Tien Kung, Suwarni, mengatakan senam empet-empet anus merupakan gerakan terapi yang memusatkan latihan pada gerakan anus. Orientasi gerakan itu, menurutnya, diyakini sebagai pusatnya kesehatan tubuh manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau senam ampet-ampet anus ini dilakukan rutin, teratur dan berkesinambungan, maka manusia yang melakukannya akan selalu merasakan dalam suasana nikmat dalam hidup. Saya ini merasakan itu,&#8221; papar Suwarni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di ujung acara, Kusno berencana, akan menjadikan kegiatan senam terapi itu sebagai agenda rutin yang berlangsung di area yang sama. Pada peringatan Hari Santri nanti, katanya, pihaknya juga akan memusatkan kegiatan itu di lokasi wisata tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada peresmian nanti, rencananya kami akan mengundang Pak Bupati Madiun untuk berkenan meresmikannya. Tentu bersama-sama dengan pejabat lainnya,&#8221; harap Kusno. (fin)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/ratusan-lansia-ikuti-terapi-empet-empet-anus-terpusat-di-area-kolam-renang-pangonan-madiun">Ratusan Lansia Ikuti Terapi Empet-empet Anus, Terpusat di Area Kolam Renang Pangonan Madiun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Mayat Dalam Mobil Parkir di Depan Pasar Dolopo Madiun</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/ada-mayat-dalam-mobil-parkir-di-depan-pasar-dolopo-madiun</link>
					<comments>https://www.detaktangsel.com/ada-mayat-dalam-mobil-parkir-di-depan-pasar-dolopo-madiun#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 16:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1033</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/ada-mayat-dalam-mobil-parkir-di-depan-pasar-dolopo-madiun">Ada Mayat Dalam Mobil Parkir di Depan Pasar Dolopo Madiun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, MADIUN &#8211; Masyarakat di sekitar Pasar Dolopo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat pagi (22/3/2024) digemparkan adanya penemuan mayat. Mayat pria itu berada dalam sebuah mobil, parkir di sisi kiri jalur tembus jurusan Madiun &#8211; Ponorogo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari identitas yang ditemukan polisi, mayat pria itu diketahui bernama Mohamad Said Almadi, 36 tahun, warga Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban ditemukan salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, tergeletak dalam mobil warna putih bernomor polisi B 2638 SKL. Lampu penerangan dalam mobil dalam posisi menyala, saat korban ditemukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mobil berisi mayat itu dalam posisi menghadap ke Selatan (Ponorogo), dengan mesin kondisi mati. Diduga usai meluncur dari arah Utara (Madiun), hendak menuju Kota Ponorogo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu sudah mulai jam satu dini hari tadi. Lampu mobil menyala terus. Sampai siang kok tetap saja. Akhirnya warga melapor ke Mapolsek yang tak jauh dari lokasi kejadian,&#8221; komentar Sutrisno, seorang warga di lokasi kejadian, kepada jurnalis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat kepolisian dari Polsek Dolopo yang mendapat laporan, tidak berani langsung mengambil tindakan mengevakuasi korban. Lantaran, di dalam mobil terdapat banyak barang-barang yang patut dicurigai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas dari Mapolres Madiun, lengkap tim Inafis lengkap dengan petugas lapangan, yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan upaya evakuasi korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Petugas sempat menegur korban, tapi tidak ada reaksi. Kasus ini sekarang langsung ditangani pihak Polres Madiun,&#8221; kata AKP Anis Heni Winarsih, Kapolsek Dolopo, kepada jurnalis di lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat dikeluarkan dari mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit, terlihat sisi mulut mayat terdapat bercak darah. Meski begitu, polisi belum berani menyimpulkan apa penyebab kematian korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna memastikan penyebab kematiannya, polisi langsung mengirim jasad korban ke Kamar Jenazah RSUD Dolopo, Madiun, guna dilakukan pemeriksaan mendalam. (fin)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/ada-mayat-dalam-mobil-parkir-di-depan-pasar-dolopo-madiun">Ada Mayat Dalam Mobil Parkir di Depan Pasar Dolopo Madiun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.detaktangsel.com/ada-mayat-dalam-mobil-parkir-di-depan-pasar-dolopo-madiun/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Sisir Bengawan Madiun, Lanjutkan Pencarian Pemuda Hanyut</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/tim-sar-gabungan-sisir-bengawan-madiun-lanjutkan-pencarian-pemuda-hanyut</link>
					<comments>https://www.detaktangsel.com/tim-sar-gabungan-sisir-bengawan-madiun-lanjutkan-pencarian-pemuda-hanyut#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 16:02:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<category><![CDATA[ngawi]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[tim sar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=982</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/tim-sar-gabungan-sisir-bengawan-madiun-lanjutkan-pencarian-pemuda-hanyut">Tim SAR Gabungan Sisir Bengawan Madiun, Lanjutkan Pencarian Pemuda Hanyut</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, NGAWI &#8211; Tim SAR gabungan di Ngawi, Jawa Timur, di hari ke dua ini melanjutkan pencarian keberadaan Didik Nugroho, 28 tahun, Sabtu (16/3/2024). Korban diduga terpeleset dan hanyut saat mandi di bibir Bengawan Madiun sehari sebelumnya, Jumat (15/3/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direncanakan, Tim SAR gabungan menyisir aliran Bengawan Madiun menggunakan dua unit perahu karet. Para petugas pencarian dan penyelamatan akan menyusuri perairan sampai persimpangan aliran Bengawan Solo, berjarak lebih dari 10 kilo meter (maps, 21 kilometer jalur air).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Belum ketemu, Mas. Masih dalam pencarian. Sementara kita sisir sampai wilayah Ngawi Purba. Sesuai maps, jaraknya sekitar 21 kilometer jalur air,&#8221; kata Sutikno, salah seorang personel Tim SAR, kepada jurnalis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencarian dilakukan Tim SAR gabungan, mulai dari titik diduga lenyapnya korban yang tak jauh dari tempat tinggalnya, bibir bengawan Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka bergerak ke arah muara sungai dengan peralatan lengkap, mengingat bengawan sedang banjir, menuju wilayah Ngawi Purba yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai pukul 11.30, personel yang terlibat upaya pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim pencari korban terus membelah titik demi titik perairan dalam upaya menemukannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih nihil hingga siang ini, Mas. Iya, memang belum ketemu,&#8221; sebut Sutikno yang dibenarkan Dimas, personel kebencanaan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para petugas yang terlibat pencarian korban antara lain dari unsur BPBD, Basarnas, Damkar, PMI, TNI, Polri, Ngawi rescue, SAR MTA dan sejumlah relawan kemanusiaan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehari sebelumnya (Jumat 15/3/2024), korban, Didik Nugroho, warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi, sekira pukul 11.00 diduga sedang mandi di bibir Bengawan Madiun, tak jauh dari rumahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berselang 30 menit kemudian, Suyatno, salah seorang perangkat desa setempat, menemukan sejumlah perlengkapan yang diduga milik korban. Perlengkapan yang tegeletak di bibir bengawan itu antara lain baju, celana dan sabun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Lantaran pemiliknya tidak ada. Sedangkan barang-barangnya ada, maka perangkat desa dan keluarga korban langsung melaporkan ke pihak berwenang,&#8221; kata sumber di BPBD setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat kepolisian setempat sesaat setelah kejadian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak keluarga hingga kini masih menunggu upaya yang dilakukan para pencari korban. Keluarga berharap, korban segera dapat ditemukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat keamanan setempat menghimbau, masyarakat agar waspada terhadap segala kemungkinan buruk terkait dampak musim penghujan. (fin)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/tim-sar-gabungan-sisir-bengawan-madiun-lanjutkan-pencarian-pemuda-hanyut">Tim SAR Gabungan Sisir Bengawan Madiun, Lanjutkan Pencarian Pemuda Hanyut</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.detaktangsel.com/tim-sar-gabungan-sisir-bengawan-madiun-lanjutkan-pencarian-pemuda-hanyut/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek di Madiun &#8216;Tamatkan&#8217; Hidupnya di Atas Rel KA, Diduga Jengkel Sakit Menahun</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/kakek-di-madiun-tamatkan-hidupnya-di-atas-rel-ka-diduga-jengkel-sakit-menahun</link>
					<comments>https://www.detaktangsel.com/kakek-di-madiun-tamatkan-hidupnya-di-atas-rel-ka-diduga-jengkel-sakit-menahun#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 16:20:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=768</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kakek-di-madiun-tamatkan-hidupnya-di-atas-rel-ka-diduga-jengkel-sakit-menahun">Kakek di Madiun &#8216;Tamatkan&#8217; Hidupnya di Atas Rel KA, Diduga Jengkel Sakit Menahun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, MADIUN – Diduga merasa depresi karena sakit menahun, seorang kakek di Madiun, Jawa Timur, &#8216;menamatkan&#8217; hidupnya dengan menabrakkan diri pada kereta api yang melintas cepat, Jumat (23/2/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban pun tewas dalam kondisi memilukan. Anggota tubuhnya berkeping-keping diantara perlintasan rel, di Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, akibat hantaman si &#8216;naga besi&#8217; Pasundan relasi Surabaya &#8211; Bandung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban diketahui bernama Nyamiran, 74 tahun, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan. Informasi dari beberapa tetangga korban, sebelum akhirnya &#8216;berhasil&#8217; bunuh diri, korban sudah tiga kali melakukan tindakan sama namun digagalkan keluarga dan tetangganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolsek Mejayan, Kompol Agustinus Herianto, kepada jurnalis di lokasi kejadian mengatakan, sebelum terjadinya peristiwa itu korban sempat beberapa kali melakukan hal yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, jelas Kompol Agustinus, beberapa tetangga korban sempat menegur korban yang keluar rumah berjalan kaki. Namun, korban meminta agar para tetangga tidak perlu mengurusinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Informasi yang kami kumpulkan diduga korban jengkel menanggung sakit komplikasi menahun. Korban sebelumnya sempat tiga kali digagalkan keluarga dan tetangganya saat hendak bunuh diri,&#8221; kata Kompol Agustinus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban sudah berulangkali melakukan upaya pengobatan penyakitnya, baik alternatif maupun medis. Namun upaya itu gagal, hingga korban putus asa dan memilih bunuh diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim Inafis Polres Madiun yang berusaha melakukan evakuasi jasad korban, mengumpulkan ceceran anggota tubuh korban. Petugas melakukan pencarian ceceran tubuh korban di sepanjang rel KA, tak kurang tiga puluh meter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dilakukan olah tempat kejadian, dan memintai sejumlah keterangan saksi, polisi segera mengevakuasi dan mengirim jasad korban ke RSUD Caruban. (fin)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kakek-di-madiun-tamatkan-hidupnya-di-atas-rel-ka-diduga-jengkel-sakit-menahun">Kakek di Madiun &#8216;Tamatkan&#8217; Hidupnya di Atas Rel KA, Diduga Jengkel Sakit Menahun</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.detaktangsel.com/kakek-di-madiun-tamatkan-hidupnya-di-atas-rel-ka-diduga-jengkel-sakit-menahun/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
