Pameran 'Lenggahing Harjuno' Teladani Sosok Sultan dan Pengabdian untuk Rakyat

Pameran 'Lenggahing Harjuno' Teladani Sosok Sultan dan Pengabdian untuk Rakyat

Detaktangsel.com, Nasional - Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo beserta sang istri menghadiri pembukaan Temporer Lenggahing Harjuno dengan tema 'Sultan, Takhta, dan Kedaulatan' yang diselenggarakan di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran Yogyakarta mulai tanggal 20-22 Oktober 2023. Kegiatan ini merupakan perayaan 80 tahun usia Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Pembukaan pameran Temporer Lenggahing Harjuno ini menyajikan tiga karya seni ciptaan Sultan Hamengkubuwono X, yaitu Wayang Wong lakon Gana Kalajaya, Beksan Ajisaka, dan Bedhaya Mintaraga.

Wayang wong dengan lakon 'Gana Kalajaya' merupakan wayang wong yang tercipta pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono X, tentang kelahiran Batara Gana/Dewa Ganesha dalam versi Kraton Yogyakarta.

Dimana sebagai tokoh sentral dalam pertunjukan ini Batara Gana digambarkan sebagai dewa sakti berbadan manusia berkepala gajah dan memiliki gading yang kuat.

Sementara diambilnya tema 'Sultan' merupakan piwulang adiluhur dan adiluhung yang dituangkan dengan berbagai seni pertunjukan. Selain itu, pada konteks 'Takhta dan Kedaulatan' merupakan bagian dari ketokohan Sultan merujuk pada sosok tunggal yakni pimpinan tertinggi dalam institusi kebudayaan Kraton secara daulat bertahta dan diakui.

Pengageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya, GKR Bendara mengatakan, melalui pameran ini, Kraton Yogyakarta juga mengundang masyarakat untuk kembali mengenal Sang Sultan. Dimana Sultan merupakan sosok pemimpin tertinggi dari institusi budaya di Kraton sekaligus sebagai Gubernur DIY.

“Serat Lenggahing Harjuno ini sebagai representasi dari daulat kebudayaan dan piwulang menjadi gambaran bagi siapapun yang membacanya. Mulai dari proses penyusunan narasi-narasi pameran yang didalamnya tidak hanya fakta yang diperoleh, tetapi juga memiliki nilai-nilai yang mendidik,”jelas GKR Bendara.

Ia berharap, pameran ini mampu membuat masyarakat meneladani sosok sang Sultan yang memiliki banyak prestasi, pengorbanan dan memberikan pengabdian bagi rakyatnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengungkapkan, angka delapan dalam momentum 80 tahun ini menjadi refleksi dari amanat leluhur untuk tetap teguh memegang prinsip hamangku, hamengku, hamengkoni.

"Prinsip ini yang menjadi dasar dalam meneguhkan tahta untuk rakyat serta takhta bagi kesejahteraan kehidupan sosial dan budaya rakyat. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini menjadi gambaran perjalanan dalam memegang prinsip hamangku, hamengku, hamengkoni,"ungkapnya.

Ia berharap, perayaan 80 tahun ini dapat diartikan sebagai tombak dari segala perubahan. Agar senantiasa bersama masyarakat untuk berefleksi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

"Mari bersama-sama untuk terus berefleksi, berkontemplasi demi kemajuan bumi pertiwi. Semoga pameran bertajuk Lenggahing Harjuno ini dapat menggugah untuk terus berjuang dengan memberikan yang terbaik di setiap hal,"jelas Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Selanjutnya, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo bersama istri sangat menikmati pertunjukan Lenggahing Harjuno. Terlebih yang diperlihatkan selaras dengan kehidupan saat ini yang diharapkan masyarakat terus berjuang dan memberikan yang terbaik dalam di setiap hal di kehidupan.

"Kota Yogyakarta yang kental dengan seni budaya ini sudah tidak asing lagi. Bahkan bisa dilihat dengan pagelaran yang saat ini dilakukan antusias masyarakat yang melihat luar biasa. Semoga dari sini Kota Yogyakarta akan semakin istimewa dengan kehadiran Sultan yang sampai saat ini juga terus mengajak kita untuk melestarikan seni budaya yang ada,"ujarnya.

Untuk itu, bagi masyarakat Kota Yogyakarta yang ingin melihat secara langsung rangkaian 'Lenggahing Harjuno' sejak tanggal 20-22 Oktober 2023, dapat membeli tiket hanya dengan Rp 5 ribu melalui pemesanan online dengan laman link bit.ly/PembukaanpameranLenggahingHarjuno ataupun offline yang bisa dibeli secara langsung ke lokasi acara.

Sedangkan untuk pameran akan menampilkan jejak sejarah Sultan Hamengkubuwono X sejak menjadi sosok pangeran muda hingga berbagai capaian dan paradigma kebudayaan yang dicanangkan saat menjadi Sultan dan Gubernur.

Pameran ini dapat dikunjungi pada Selasa-Minggu pukul 08.30-14.00 WIB sesuai jam operasional kunjungan wisata Keraton Yogyakarta hingga tanggal 28 Januari 2024.

Adapun tiket masuk wisata yang ingin mengunjungi pameran dengan harga tiket masuk Rp 15 ribu untuk wisata domestik dan Rp 20 ribu untuk mancanegara. Tiket ini bisa didapatkan melalui loket tiket di Pelataran Kamandungan Lor (Keben) Keraton Yogyakarta. (Rls)

Go to top

Copyright © 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online