<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WWF Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/wwf/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/wwf</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Jun 2024 13:21:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>WWF Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/wwf</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>World Water Forum ke-10 Hasilkan Kesepakatan Pendanaan Proyek Infrastruktur Air di IKN dan Banten</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/world-water-forum-ke-10-hasilkan-kesepakatan-pendanaan-proyek-infrastruktur-air-di-ikn-dan-banten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 13:21:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[IKN]]></category>
		<category><![CDATA[WWF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1460</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/world-water-forum-ke-10-hasilkan-kesepakatan-pendanaan-proyek-infrastruktur-air-di-ikn-dan-banten">World Water Forum ke-10 Hasilkan Kesepakatan Pendanaan Proyek Infrastruktur Air di IKN dan Banten</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BALI, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  &#8211; World Water Forum ke-10 menghasilkan aksi rencana konkret dengan penandatanganan kesepakatan pendanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong dan nota kesepahaman mengenai Net-Zero Water Supply Infrastructure Project di Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nota kesepahaman itu ditandatangani usai&nbsp;High Level Panel (HLP1)&nbsp;World Water Forum ke-10 di Nusantara 2 Room, Bali International Convention Center (BNDCC), Bali, Selasa (21/5/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini adalah dua hasil konkret dari forum ini sejak World Water Forum ke-10 ini digelar. Ini baru dua dan akan ada lagi kesepakatan-kesepakatan lainnya dari forum ini,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang juga merupakan Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesepakatan pendanaan SPAM Regional Karian-Serpong ditandatangani oleh Country Head of International Finance Corporation (IFC) Euan Marshal, Principal Investment Specialist at Asia Development Bank (ADB) Yuichiro Yoi, Director General of Infrastructure Finance Department K-Exim Jae-Sun Shim, Managing Director Development Bank of Singapore Kunardy Darma Lie, dan Presiden Direktur PT Karian Water Service, Kyeong Yun Jeong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SPAM Regional Karian-Serpong merupakan Proyek Strategis Nasional berkapasitas 4.600 liter/detik. SPAM ini diharapkan dapat memberikan akses air minum kepada 1,84 juta penduduk yang tinggal di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Proyek SPAM Regional Karian-Serpong memiliki nilai investasi sebesar Rp2,4 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan adanya penandatangan kesepakatan pendanaan ini, saya optimistis proyek ini akan segera selesai,” kata Basuki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil nyata lain dari World Water Forum ke-10 adalah nota kesepahaman mengenai proyek&nbsp;Net-Zero Water Supply Infrastructure Project&nbsp;di IKN Nusantara. MoU itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti dan Wakil Presiden K-Water Han Seong Yong. K-Water merupakan perusahaan milik negara Korea Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dua kesepakatan ini memperlihatkan bahwa pemerintah Indonesia selalu berupaya membuat pendanaan inovatif,” ujar Basuki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Basuki juga menegaskan bahwa dukungan Pemerintah Korea akan mempercepat pembangunan SPAM lainnya di IKN tahun ini.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya Kementerian PUPR telah membangun satu proyek SPAM berkapasitas 300 liter per detik di IKN yang direncanakan beroperasi pada Juli 2024. (Yandi/Firda Puri/TR/Elvira Inda Sari/RED)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/world-water-forum-ke-10-hasilkan-kesepakatan-pendanaan-proyek-infrastruktur-air-di-ikn-dan-banten">World Water Forum ke-10 Hasilkan Kesepakatan Pendanaan Proyek Infrastruktur Air di IKN dan Banten</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak WWF bagi Pariwisata RI, Ketum Asparnas: Okupansi Penginapan-Ekonomi Lokal Naik</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/dampak-wwf-bagi-pariwisata-ri-ketum-asparnas-okupansi-penginapan-ekonomi-lokal-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 09:52:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[WWF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1383</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dampak-wwf-bagi-pariwisata-ri-ketum-asparnas-okupansi-penginapan-ekonomi-lokal-naik">Dampak WWF bagi Pariwisata RI, Ketum Asparnas: Okupansi Penginapan-Ekonomi Lokal Naik</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  Jakarta –  Bali menjadi tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 mulai 18-25 Mei 2024. Ajang ini memiliki dampak bagi sektor pariwisata RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WWF diharapkan membawa dampak signifikan dan pengaruh bagi pariwisata Indonesia. Terutama para tamu negara yang menghabiskan waktu di Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mulai dari peningkatan jumlah wisatawan, peningkatan pendapatan ekonomi lokal, promosi global untuk destinasi wisata Indonesia, pengembangan infrastruktur pariwisata, hingga peningkatan kesadaran lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CEO SpaceX dan Tesla Inc, Elon Musk, ikut meramaikan WWF saat ia tiba di Bali, Minggu (19/5/2024). Di sana, Musk meresmikan peluncuran layanan internet berbasis satelit bernama Starlink di Puskesmas di Denpasar, Bali, dan resmi beroperasi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapannya, kehadiran Starlink untuk pemerataan layanan internet di Indonesia dan mengurangi kebutaan internet hingga daerah terpencil di Indonesia. Termasuk memperkuat sektor pariwisata di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita punya market besar. Jaringan internet kita nggak terlalu bagus yang ada saat ini. Dengan Starlink, sangat membantu. Bukan hanya untuk pariwisata tapi untuk di daerah-daerah terpencil, kepulauan, kapal-kapal, dan lainnya,” kata Ketua Umum Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas), Ngadiman Sudiaman, Rabu (22/5/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ngadiman menuturkan, sebelumnya, ia telah menjajal Starlink. “Beberapa teman-teman sudah pakai. Sudah dijalankan dan bagus. Harga juga nggak terlalu mahal. Dengan paket itu, serta dengan kecepatan tinggi dan koneksi bagus, tentu ini sangat membantu. Khususnya di daerah terpencil, pulau, termasuk saat kapal berjalan,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, jika dulu orang selalu berpikiran bahwa memakai satelit itu mahal. Namun, dengan Starlink, sangat membantu sekali untuk Indonesia. &#8220;Tapi, buat Elon Musk, market kita juga besar. Kita negara kepulauan. Sebenarnya dia butuh kita, bukan cuma kita yang butuh dia,” tukas akademisi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, kedatangan Musk ke WWF secara langsung memberi dampak bagi sektor pariwisata. ”Saat para tamu dan delegasi datang, membuat macet jalan. Artinya, kita happy. Okupansi hotel dan transportasi naik, sewa kendaraan habis, dan sebagainya. Itu menggerakkan pengusaha UKM berjalan. Sektor di ekonomi lokal juga hidup. Manfaatnya pasti banyak. Saya rasa itu sangat bagus dan positif untuk perkembangan pariwisata di Indonesia,” jawabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain hal itu, ada beberapa manfaat WWF bagi pariwisata di Indonesia dan pelaku usaha pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita lebih dikenal lagi. Biasanya, kalau tamu datang ke Bali, mereka akan singgah ke daerah-daerah lain yang terjangkau dari Bali. Bisa ke Lombok, Labuan Bajo, Sumba, hingga Sumbawa. Permasalahannya cuma satu, pemerintah harus cepat tanggap melakukan penerbangan yang banyak dan rutin ke sektor-sektor daerah wisata yang akan dituju,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi demikian yang membuat yang dikritisi Ngadiman. “Jangan terlalu lama, transit sana-sini. Misalnya, di Bali, harus direct ke daerah wisata. Bali atau Lombok boleh, lah dijadikan home. Jangan, misalnya, kita mau terbang dari Bali ke Rote. Apakah bisa langsung ke Sumba? Pasti, kan ke Kupang dulu. Naik, terus turun lagi. Jadi, tolong itu dihidupkan,” kata pemilik Hotel Loccal Collection Labuan Bajo, itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka itu, ia mengimbau Pemerintah Indonesia membuat kebijakan agar penerbangan jarak pendek, frekuensi penerbangannya ditambah. Bandara juga diperbaiki.</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dampak-wwf-bagi-pariwisata-ri-ketum-asparnas-okupansi-penginapan-ekonomi-lokal-naik">Dampak WWF bagi Pariwisata RI, Ketum Asparnas: Okupansi Penginapan-Ekonomi Lokal Naik</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
