<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NASA Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/nasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/nasa</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Oct 2024 14:29:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>NASA Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/nasa</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NASA Gelar Sayembara LunaRecycle Challenge: Cari Solusi Daur Ulang Sampah di Bulan dengan Hadiah Rp46,7 Miliar</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/nasa-gelar-sayembara-lunarecycle-challenge-cari-solusi-daur-ulang-sampah-di-bulan-dengan-hadiah-rp467-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 17:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=3582</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/nasa-gelar-sayembara-lunarecycle-challenge-cari-solusi-daur-ulang-sampah-di-bulan-dengan-hadiah-rp467-miliar">NASA Gelar Sayembara LunaRecycle Challenge: Cari Solusi Daur Ulang Sampah di Bulan dengan Hadiah Rp46,7 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, Teknet &#8211; NASA, badan antariksa Amerika Serikat, baru-baru ini mengumumkan sayembara bertajuk <em>LunaRecycle Challenge</em>, dengan total hadiah mencapai USD 3 juta atau sekitar Rp46,7 miliar. Tantangan ini bertujuan untuk mencari solusi inovatif dalam pengelolaan sampah manusia dan limbah lainnya di Bulan, yang kini menjadi masalah serius dalam misi luar angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak misi Apollo, sebanyak 96 kantong kotoran manusia telah ditinggalkan di Bulan oleh para astronot. Selain kotoran, limbah-limbah lainnya seperti peralatan sains, pakaian, dan kemasan makanan juga turut menjadi beban. Semuanya ditinggalkan untuk memberi ruang bagi pengambilan sampel Bulan. Namun, dalam jangka panjang, sampah ini menimbulkan ancaman terhadap keberlanjutan misi masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan tantangan ini, kami mencari pendekatan inovatif untuk pengelolaan sampah di Bulan, yang bisa juga diterapkan kembali di Bumi demi kepentingan semua,” ujar Amy Kaminski, Eksekutif Program Hadiah, Tantangan, dan Crowdsourcing NASA, Kamis (17/10/2024), seperti dikutip dari IFL Science.</p>



<p class="wp-block-paragraph">NASA menekankan pentingnya beroperasi secara berkelanjutan, baik di luar angkasa maupun di Bumi, seiring dengan upaya eksplorasi dan penelitian mereka. <em>LunaRecycle Challenge</em> diharapkan dapat menghasilkan teknologi baru yang tidak hanya berfungsi di Bulan tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan di Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah <em>Prototype Build Track</em>, yang berfokus pada pembuatan perangkat keras dan sistem untuk mendaur ulang limbah padat di Bulan. Kategori kedua, <em>Digital Twin Track</em>, meminta para peserta merancang replika virtual dari sistem daur ulang lengkap untuk limbah di permukaan Bulan dan menghasilkan produk akhir yang berguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sangat bersemangat melihat solusi apa yang dihasilkan oleh para pesaing global kami,” ujar Kim Krome, Manajer Program Sementara untuk Tantangan Centennial NASA. “Tantangan ini kami harap bisa menjadi katalis positif yang mendekatkan umat manusia ke era baru dalam eksplorasi luar angkasa.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui tantangan ini, NASA berharap bisa membuka jalan bagi teknologi daur ulang yang berkelanjutan, sekaligus menyiapkan fondasi bagi eksplorasi yang lebih maju di luar Bumi. Tim dari seluruh dunia diundang untuk mendaftar dan memberikan kontribusi dalam tantangan ini, yang berpotensi membawa dampak besar bagi masa depan eksplorasi antariksa dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/nasa-gelar-sayembara-lunarecycle-challenge-cari-solusi-daur-ulang-sampah-di-bulan-dengan-hadiah-rp467-miliar">NASA Gelar Sayembara LunaRecycle Challenge: Cari Solusi Daur Ulang Sampah di Bulan dengan Hadiah Rp46,7 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Orang Astronaut AS Terjebak Tak Bisa Pulang ke Bumi</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/dua-orang-astronaut-as-terjebak-tak-bisa-pulang-ke-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2024 14:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=2373</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dua-orang-astronaut-as-terjebak-tak-bisa-pulang-ke-bumi">Dua Orang Astronaut AS Terjebak Tak Bisa Pulang ke Bumi</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, TEKNET &#8211; Dua astronaut Amerika Serikat (AS) yang berangkat dalam misi uji coba ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 5 Juni seharusnya kembali ke bumi dalam beberapa ke depan. Namun, semua yang telah direncanakan harus berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka diperkirakan akan terus di luar angkasa hingga tahun depan. Apa sebabnya?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti dilansir dari BBC News, Barry Butch Wilmore dan Sunita Williams kini masih berada di luar angkasa hampir dua bulan. Keduanya menggunakan pesawat ruang angkasa Boeing Starliner dalam penerbangan pertama dengan awak di dalamnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir RRI, Penerbangan ini dimaksudkan untuk menguji kinerja pesawat baru sebelum digunakan secara regular. Sayang, masalah muncul saat pesawat mendekati stasiun luar angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masalah itu adalah kebocoran dalam sistem propulsi dan beberapa mesin tidak berfungsi. Arti dari propulsi adalah penggerak atau pendorong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski mereka berhasil tiba di stasiun luar angkasa dengan selamat, mungkin memerlukan cara lain untuk kembali ke bumi jika Starliner dianggap tidak aman. Pejabat NASA dalam konferensi pers Rabu (7/8/2024) mengatakan belum ada keputusan pasti tentang langkah selanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan utama NASA adalah mengembalikan Butch dan Suni dengan Starliner, tetapi juga mempertimbangkan opsi lain. Mereka berencana untuk menempatkan dua astronaut tersebut dalam misi yang dijadwalkan akan diluncurkan pada September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misi ini akan membawa mereka kembali ke Bumi pada Februari 2025 menggunakan pesawat SpaceX Crew Dragon. Jika opsi ini diambil, kedua astronaut akan menghabiskan lebih dari delapan bulan di stasiun luar angkasa, jauh lebih lama dari delapan hari yang awalnya direncanakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika Crew Dragon digunakan, Starliner akan dikembalikan ke bumi tanpa awak dengan dikendalikan oleh komputer. Pejabat NASA mengatakan keputusan akhir mungkin akan dibuat dalam waktu satu minggu atau lebih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awal pekan ini, NASA menggunakan roket SpaceX untuk mengirim lebih banyak makanan dan perlengkapan ke ISS, termasuk pakaian tambahan untuk kedua astronaut. Ini adalah misi ketiga Sunita Williams di ISS, sementara Butch Wilmore adalah mantan pilot jet tempur yang telah dua kali terbang ke luar angkasa.</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dua-orang-astronaut-as-terjebak-tak-bisa-pulang-ke-bumi">Dua Orang Astronaut AS Terjebak Tak Bisa Pulang ke Bumi</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDEO: Asteroid Apophis Mengancam Bumi Tahun 2029</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/video-asteroid-apophis-mengancam-bumi-tahun-2029</link>
					<comments>https://www.detaktangsel.com/video-asteroid-apophis-mengancam-bumi-tahun-2029#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 04:48:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Asteroid Apophis]]></category>
		<category><![CDATA[Luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=728</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/video-asteroid-apophis-mengancam-bumi-tahun-2029">VIDEO: Asteroid Apophis Mengancam Bumi Tahun 2029</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, NASIONAL — Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan suatu hari Asteroid akan menghantam Bumi. Salah satu yang dikhawatirkan adalah Asteroid Apophis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apophis memang tidak akan menyerang Bumi dalam waktu dekat, tetapi Asteroid ini telah berada puncak &#8220;daftar risiko berdampak&#8221; dari Badan Antariksa Eropa dan NASA dalam 17 tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Video/VO: Andra</strong></p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/video-asteroid-apophis-mengancam-bumi-tahun-2029">VIDEO: Asteroid Apophis Mengancam Bumi Tahun 2029</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.detaktangsel.com/video-asteroid-apophis-mengancam-bumi-tahun-2029/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
