<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Narkoba Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/narkoba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/narkoba</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Jan 2026 03:15:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Narkoba Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/narkoba</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Trump Unggah Foto Maduro Diborgol dan Mata Tertutup</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/trump-unggah-foto-maduro-diborgol-dan-mata-tertutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 03:07:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[amerika serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[trump]]></category>
		<category><![CDATA[venezuela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detaktangsel.com/?p=7554</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/trump-unggah-foto-maduro-diborgol-dan-mata-tertutup">Trump Unggah Foto Maduro Diborgol dan Mata Tertutup</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detaktangsel.com NEW YORK – Ketegangan geopolitik di Amerika Latin mencapai puncaknya setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengunggah foto penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump memperlihatkan Maduro dalam kondisi tangan diborgol dan mata tertutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam foto tersebut, Maduro tampak mengenakan pakaian olahraga abu-abu, dikelilingi oleh personel militer. Unggahan ini menyusul operasi militer mendadak yang dilancarkan AS di Caracas pada malam sebelumnya, 2 Januari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan resmi menyebutkan bahwa Maduro ditahan di atas kapal perang Angkatan Laut AS, USS Iwo Jima, saat kapal tersebut melintasi perairan Karibia menuju New York. Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih kendali sementara atas Venezuela untuk memastikan transisi pemerintahan yang aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, telah tiba di New York untuk menghadapi serangkaian dakwaan federal yang berat. Keduanya dituduh terlibat dalam jaringan narkoterorisme (narco-terrorism) dan penyelundupan narkoba internasional yang telah lama menjadi target Departemen Kehakiman AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penangkapan ini memicu gelombang protes dan kecaman internasional. Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menyebut tindakan tersebut sebagai &#8220;penculikan ilegal&#8221; dan pelanggaran kedaulatan. Di sisi lain, sekutu Venezuela seperti Rusia dan Iran mengutuk keras intervensi militer AS tersebut, sementara sebagian warga Venezuela di pengasingan menyambut berita ini dengan perayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga saat ini, situasi di Caracas dilaporkan masih tegang dengan kehadiran militer yang signifikan di titik-titik strategis. (Aip)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/trump-unggah-foto-maduro-diborgol-dan-mata-tertutup">Trump Unggah Foto Maduro Diborgol dan Mata Tertutup</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Amerika Serikat Tangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro?</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/kenapa-amerika-serikat-tangkap-presiden-venezuela-nicolas-maduro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 03:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[amerika serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[trump]]></category>
		<category><![CDATA[venezuela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detaktangsel.com/?p=7551</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kenapa-amerika-serikat-tangkap-presiden-venezuela-nicolas-maduro">Kenapa Amerika Serikat Tangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro?</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">detaktangsel.com INTERNASIONAL &#8211; Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026 didasari oleh beberapa dakwaan berat sebagai berikut:</p>



<p class="wp-block-paragraph">AS mendakwa Maduro sebagai pemimpin Kartel de los Soles (Kartel Matahari), sebuah organisasi yang dituduh menyelundupkan ratusan ton kokain ke Amerika Serikat selama lebih dari 20 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maduro dituduh berkonspirasi dengan kelompok pemberontak FARC untuk menggunakan narkoba sebagai senjata guna merusak stabilitas masyarakat AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah AS sebelumnya telah menawarkan hadiah sebesar US$50 juta (sekitar Rp815 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya. Nilai ini merupakan salah satu hadiah tertinggi dalam sejarah program imbalan narkotika AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penangkapan ini dilakukan melalui operasi skala besar yang melibatkan pasukan khusus (seperti Delta Force) di Caracas pada 3 Januari 2026, atas perintah pemerintahan Donald Trump.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maduro telah tiba di New York dengan pengawalan ketat untuk menghadapi dakwaan di pengadilan federal, dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak Venezuela memberikan respons keras atas penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Presiden Delcy Rodríguez mengecam operasi militer AS sebagai serangan biadab terhadap kedaulatan negara dan menuntut pembebasan segera Maduro serta istrinya, Cilia Flores.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Venezuela mendesak AS untuk memberikan &#8220;bukti kehidupan&#8221; (proof of life) karena sempat kehilangan kontak setelah serangan di Caracas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pertahanan Vladimir Padrino López menyatakan negara dalam status darurat militer dan menegaskan bahwa Venezuela akan melawan kehadiran pasukan asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Luar Negeri Yván Gil Pinto meminta pertemuan darurat dengan Dewan Keamanan PBB untuk melaporkan pelanggaran hukum internasional oleh AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendukung setia Maduro segera menggelar aksi unjuk rasa di depan istana kepresidenan Miraflores di Caracas untuk memprotes intervensi AS.<br>Ketidakpastian Kepemimpinan: Meskipun Delcy Rodríguez sempat disebut-sebut sebagai pemimpin baru untuk menjaga stabilitas, terdapat laporan bahwa AS berencana mengelola transisi pemerintahan secara langsung, yang memicu ketegangan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemimpin oposisi, seperti María Corina Machado, melihat kejadian ini sebagai peluang untuk transisi demokrasi, meskipun suasana di berbagai wilayah tetap tegang dan penuh kecemasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, pihak berwenang Venezuela menganggap tindakan AS sebagai upaya penggulingan kekuasaan ilegal dan &#8220;perang kolonial&#8221; yang membahayakan stabilitas kawasan Amerika Latin. (Aip)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kenapa-amerika-serikat-tangkap-presiden-venezuela-nicolas-maduro">Kenapa Amerika Serikat Tangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro?</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Musnahkan 20 Kg Sabu dari Dua Jaringan Narkotika</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/bnn-musnahkan-20-kg-sabu-dari-dua-jaringan-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2024 07:01:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4344</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-musnahkan-20-kg-sabu-dari-dua-jaringan-narkotika">BNN Musnahkan 20 Kg Sabu dari Dua Jaringan Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, detak.co.id &#8211; Badan Narkotika Nasional memusnahkan barang bukti narkotika berupa 20.221,35 gram sabu dengan total 9 orang tersangka di halaman parkir kantor BNN, Jalan MT.Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Pemusnahan barang bukti narkotika kesepuluh yang telah menyelamatkan lebih dari 40 ribu jiwa pada tahun 2024 ini merupakan hasil pengungkapan dari 2 kasus narkotika. Berikut kronologis kedua kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus Pertama<br>Pengungkapan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 19.987 gram hasil kolaborasi BNN bersama Ditjen Bea Cukai serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat dan hasil scientific investigation yang dilakukan petugas BNN, terdapat pengiriman narkotika jenis sabu dari wilayah Medan, Sumatera Utara ke wilayah Bogor, Jawa Barat.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" data-id="4346" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/11/BNN-Musnahkan-20-Kg-Sabu-dari-Dua-Jaringan-Narkotikarh-700x400.jpeg" alt="" class="wp-image-4346"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="4347" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/11/BNN-Musnahkan-20-Kg-Sabu-dari-Dua-Jaringan-Narkotikaa-700x400.jpeg" alt="" class="wp-image-4347"/></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas BNN bersama Bea dan Cukai serta BNN Provinsi Sumut pada 17 Oktober 2024 selanjutnya melakukan penyergapan terhadap sebuah mobil berwarna merah di sebuah area SPBU di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, Jawa Barat. Saat dilakukan penggeledahan petugas BNN berhasil menemukan total 20 bungkus narkotika jenis sabu seberat 19.987 gram yang disembunyikan secara terpisah. 7 (tujuh) bungkus sabu disembunyikan di bawah kursi supir, 6 (enam) bungkus sabu di bawah kursi depan sebelah kiri, dan 7 (tujuh) bungkus sabu di pintu bagasi belakang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga orang berinisial M, AH, dan AS, yang saat penyergapan berada di tempat kejadian perkara diamankan petugas BNN bersama seluruh barang bukti. Berdasarkan hasil interogasi diketahui bahwa peredaran gelap narkotika ini merupakan bagian dari jaringan Aceh – Sumatera Utara – Jawa yang dikendalikan oleh MI dan inisial I. Selanjutnya Tim BNN melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengamanan dan intelijen Kemenimipas, hasilnya terungkap bahwa jaringan ini dikendalikan oleh sepasang suami istri a.n Suriana dan Juliadi yang saat ini berada di Bangkok, Thailand.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus Kedua<br>Petugas BNN RI bersama BNNP Kepulauan Riau serta Ditjen Bea dan Cukai mengamankan 260,35 gram sabu dari Jaringan antar Provinsi Kepri – NTB di Pelabuhan Fery Internasional Batam Center, pada Kamis (24/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Barang bukti berupa sabu yang dikemas dalam 3 bungkusan berbentuk kapsul tersebut disembunyikan oleh tersangka HS di dalam perutnya. Berdasarkan keterangan tersengka barang bukti tersebut rencananya akan dibawa ke Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menindaklanjuti informasi dari tersangka HS, petugas kemudian menangkap AS di Bima, Nusa Tenggara Barat selaku penerima sabu. Selanjutnya petugas menangkap AM (orang memerintahkan AS) dan S (orang yang memerintahkan HS). Keduanya AM dan S diamankan di Taman Ria, Kota Bima, NTB. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-musnahkan-20-kg-sabu-dari-dua-jaringan-narkotika">BNN Musnahkan 20 Kg Sabu dari Dua Jaringan Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhir Petualangan Salihin Al-Saleh &#8216;Pablo Escobar&#8217; Palangkaraya di &#8216;Pulau Kematian&#8217;</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/akhir-petualangan-salihin-al-saleh-pablo-escobar-palangkaraya-di-pulau-kematian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 14:21:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[palangkaraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4199</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/akhir-petualangan-salihin-al-saleh-pablo-escobar-palangkaraya-di-pulau-kematian">Akhir Petualangan Salihin Al-Saleh &#8216;Pablo Escobar&#8217; Palangkaraya di &#8216;Pulau Kematian&#8217;</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">PALANGKARAYA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>  &#8211; Sosok Salihin alias Saleh yang viral menjadi &#8216;Pablo Escobar&#8217; di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, resmi menghuni Lapas Karanganyar di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (6/11). Bandar besar narkoba di Kampung Puntun, Palangkaraya, yang dikenal licin tersebut akhirnya merasakan jeruji dengan penjagaan super ketat di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemindahan Salihin alias Saleh yang diamankan Tim Gabungan BNN dan BNN Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu (4/9), ke Lapas yang kerap dijuluki sebagai “Pulau Kematian” tersebut bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya sebagai bandar besar narkoba yang meresahkan, serta kemampuannya melepaskan diri dari jerat hukum dengan vonis bebas dari Pengadilan Negeri Palangka Raya, hingga akhirnya buron selama dua tahun, melatarbelakangi pemindahannya ke Lapas yang dihuni narapidana kelas kakap tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikawal sepuluh petugas kemanan dan didampingi seorang dokter, pemindahan Saleh berjalan lancar tanpa adanya gangguan. Saleh yang sebelum pelariannya divonis penjara selama 7 tahun dan denda Rp 1 miliar, kini harus menjalani masa hukumannya di pulau steril yang tertutup bagi masyarakat sipil tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan tak mungkin, vonis hukuman yang dijatuhkan Mahkamah Agung atas permohonan kasasi dari Kejaksaan Negeri Palangka Raya yang dikabulkan pada 25 Oktober 2022 silam itu meningkat dari 7 tahun menjadi pidana maksimal, yaitu hukuman mati. Pasalnya selama buron, gembong narkoba Saleh terus berupaya mengembangkan bisnis haramnya dan membangun kerajaan narkoba di wilayah kekuasaannya bersama komplotannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, Salihin alias Saleh diamankan di Jl. Rindang Banua Gang Sayur, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Rabu (6/11). Bersama Saleh, Tim Gabungan juga mengamankan tersangka lainnya yang terbukti membantu bisnis narkoba Saleh, yaitu E dan M alias U, dengan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 902.538.000,- yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika. Selain disangkakan pasal dalam UU Narkotika, Saleh juga akan dijerat dengan UU tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/akhir-petualangan-salihin-al-saleh-pablo-escobar-palangkaraya-di-pulau-kematian">Akhir Petualangan Salihin Al-Saleh &#8216;Pablo Escobar&#8217; Palangkaraya di &#8216;Pulau Kematian&#8217;</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Ditiru, Senang Susah Bersama dan Kompak Bisnis Narkoba, Satu Keluarga Masuk Bui</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/jangan-ditiru-senang-susah-bersama-dan-kompak-bisnis-narkoba-satu-keluarga-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2024 14:18:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[banten]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=3210</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/jangan-ditiru-senang-susah-bersama-dan-kompak-bisnis-narkoba-satu-keluarga-masuk-bui">Jangan Ditiru, Senang Susah Bersama dan Kompak Bisnis Narkoba, Satu Keluarga Masuk Bui</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> KOTA SERANG, Sebuah rumah mewah berdiri di sebuah Kompleks Purna Bakti, RT.14/ RW.01, Lingkungan Gurugui, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. Namun, siapa sangka, di balik kemewahan hunian itu, menyimpan sebuah bisnis haram yang dikendalikan oleh narapidana kasus narkoba, Beny Setiawan. Tak tanggung-tanggung, Beny membangun kerajaan bisnis haramnya dengan mengajak istri, anak, dan menantunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sehari, pabrik narkotika rumahan tersebut dapat memroduksi hingga 80 ribu butir narkotika jenis PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beny yang merupakan lulusan SMA 75 Jakarta Utara, memiliki ketertarikan membuat sebuah pil berdasarkan eksperimen sendiri serta informasi yang Ia peroleh dari buku. Menurutnya, bisnis ini bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika dibandingkan dengan usaha lainnya, seperti menjadi penyuplai minyak goreng merek Minyak Kita dan air minum kemasan Celebrity yang sebelumnya Ia jalankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua bisnis terakhir tersebut, merupakan usaha Benny bersama sang anak, Andrei. Dalam pengakuannya, bisnis yang dijalankannya itu kadang naik turun. Sampai akhirnya Ia tergiur untuk membangun pabrik narkotika jenis PCC di rumahnya tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Awalnya air, berjalan hanya beberapa ratus galon saja. Kalau untuk minyak, sudah lama saya rintis. Tujuannya, agar anak-anak saya punya usaha. Sementara itu, usaha minyak tidak berjalan, karena memang tidak punya duit. Minyak itu juga kerja sama dengan orang dengan modal dua miliar dan itu berjalan begitu saja,&#8221; ungkap Beny.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis Keluarga<br>Selama menjalankan bisnis haram, Beny memiliki perkiraan aset mencapai Rp 10 miliar, terdiri dari 2 rumah, 4 mobil merk Alphard, Baleno, Serena dan mobil box. Adapun pengatur keuangan adalah istri Beny bernama Reni Aria, sebab Beny berada di Lapas Kelas II Pemuda Tangerang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sini sang istri memiliki peran melakukan transaksi pembayaran pembelian bahan baku berupa Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol dengan nilai transaksi hingga Rp 600 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jejak Beny Setiawan dalam mengolah bisnis narkoba mengalir ke sang anak. Andrei yang berperan sebagai kurir pengantar hasil produksi, diupah sebesar Rp 450 juta dari dua kali pengantaran yang dilakukannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, menantu Beny bernama Lutfi, memiliki peran yang tak kalah penting dengan membantu produksi pembuatan PCC bersama Jafar yang merupakan &#8220;koki&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisnis gelap Beny Setiawan akhirnya berhasil dibongkar oleh Badan Narkotika Nasional pada Jumat (27/9). Di mana ditemukan barang bukti dengan total 971.000 butir narkotika jenis PCC dan berjuta ton bahan obat keras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas tindak tanduk bisnis gelap tersebut, Beny Setiawan dan keluarganya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI Marthinus Hukom dalam beberapa kesempatan mengingatkan bahwa narkoba adalah ancaman kemanusiaan yang harus segera diatasi. Karena itu, BNN terus berupaya untuk menjadi benteng-benteng moral dan benteng masyarakat agar tidak terpapar peredaran gelap narkotika. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/jangan-ditiru-senang-susah-bersama-dan-kompak-bisnis-narkoba-satu-keluarga-masuk-bui">Jangan Ditiru, Senang Susah Bersama dan Kompak Bisnis Narkoba, Satu Keluarga Masuk Bui</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN-POLRI-BC Gagalkan Penyeludupan Sabu dari Thailand dan Selamatkan Puluhan Ribu Anak Bangsa</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/bnn-polri-bc-gagalkan-penyeludupan-sabu-dari-thailand-dan-selamatkan-puluhan-ribu-anak-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 05:37:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=2902</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-polri-bc-gagalkan-penyeludupan-sabu-dari-thailand-dan-selamatkan-puluhan-ribu-anak-bangsa">BNN-POLRI-BC Gagalkan Penyeludupan Sabu dari Thailand dan Selamatkan Puluhan Ribu Anak Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">ACEH DARUSSALAM, detak.co.id &#8211; Kolaborasi Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polri serta Bea dan Cukai dalam upaya pemberantasan narkotika kembali membuahkan hasil. Sebanyak 29.251,54 gram atau 29,25 kilogram narkotika jenis sabu asal Thailand berhasil disita oleh Tim Gabungan dari 6 (enam) orang tersangka, di sekitar perairan Kuala Idi, Idi Rayeuk Kab. Aceh Timur, Aceh, pada Minggu (8/9).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggagalan upaya penyelundupan sabu dari Thailand ke Indonesia melalui jalur perairan Aceh ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan akan adanya pengiriman narkotika yang dilakukan oleh jaringan Malaysia-Indonesia. Atas informasi tersebut, BNN melakukan penyidikan dan berhasil mendeteksi sebuah kapal oskadon (kapal nelayan) di Perairan Aceh yang diduga membawa narkotika jenis sabu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil pendeteksian, pada Minggu (8/9), BNN kemudian bersama Polda Aceh, serta Bea dan Cukai melakukan pemantauan terhadap kapal oskadon tersebut yang saat itu tengah dalam kondisi mogok dan berjarak 20 mil dari Pantai Kuala Idi, Aceh. Tim Gabungan mengamankan 3 (tiga) orang anak buah kapal (ABK), masing-masing berinisial JP alias PU, SA alias BA, dan AL, serta menyita 50 bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas di dalam tiga karung warna putih, setelah sebelumnya dibuang oleh tersangka dan ditemukan dalam keadaan basah tiap bungkusnya. Setelah dilakukan penimbangan, total berat narkotika jenis sabu yang disita adalah sebanyak 29.251,54 gram. Para tersangka mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu dari seseorang berbahasa Thailand di sekitar perairan Pulau Adang, Thailand.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pengembangan yang dilakukan, di hari yang sama, Tim Gabungan berhasil mengamankan 3 (tiga) orang tersangka lainnya di dua lokasi berbeda. Tersangka PH alias PU yang diketahui merupakan Koordinator Kapal, diamankan di Pelabuhan Perikanan Idi, Blang Geulumpang, Aceh Timur, sedangkan tersangka MK dan MN alias NA diamankan di sebuah tambak yang berada di kawasan Gempong Kuta Lawa, Idi, Aceh Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ancaman Hukuman:<br>Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) sub Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terungkapnya upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan oleh jaringan sindikat narkotika internasional ini merupakan bukti nyata bahwa narkotika adalah ancaman global terorganisir yang tidak mengenal batas negara sehingga membutuhkan kerja sama lintas negara dalam upaya penanggulangannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adanya upaya penyelundupan yang masif dan berulang melalui jalur perairan Indonesia juga menunjukkan bahwa permintaan terhadap narkotika di Indonesia masih sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh propaganda yang dilakukan oleh jaringan sindikat narkotika melalui informasi yang menyesatkan untuk menurunkan resistensi terhadap penyalahgunaan narkotika. Di sisi lain, korban penyalahgunaan narkotika dianggap sebagai kenakalan remaja yang lumrah namun mendapatkan stigma negatif di lingkungan masyarakat, sehingga menghalangi mereka untuk mendapatkan bantuan pemulihan melalui rehabilitasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mengagalkan upaya penyelundupan narkotika sebanyak 29.251,54 gram atau 29,25 kilogram ini, BNN bersama Polri serta Bea dan Cukai dapat menyelamatkan 58.503 anak bangsa dari potensi penyalahgunaan narkotika, serta mampu menghemat anggaran biaya rehabilitasi sampai dengan Rp 50 miliar, yang harus dikeluarkan oleh negara jika sabu tersebut berhasil diedarkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BNN terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya ancaman narkotika. Marilah bersama-sama membentengi diri dan keluarga, menciptakan lingkungan yang harmonis, menghindari pergaulan yang berisiko, serta hidup sehat tanpa narkoba, untuk mewujudkan Indonesia Bersinar, Bersih Narkoba. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-polri-bc-gagalkan-penyeludupan-sabu-dari-thailand-dan-selamatkan-puluhan-ribu-anak-bangsa">BNN-POLRI-BC Gagalkan Penyeludupan Sabu dari Thailand dan Selamatkan Puluhan Ribu Anak Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Sindikat Narkotika, BNN RI dan Bakamla Perketat Pengawasan Wilayah Perairan Indonesia</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/cegah-sindikat-narkotika-bnn-ri-dan-bakamla-perketat-pengawasan-wilayah-perairan-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 11:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1847</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/cegah-sindikat-narkotika-bnn-ri-dan-bakamla-perketat-pengawasan-wilayah-perairan-indonesia">Cegah Sindikat Narkotika, BNN RI dan Bakamla Perketat Pengawasan Wilayah Perairan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, &#8211; Ancaman narkotika terus berevolusi dengan modus operandi yang semakin kompleks dan canggih. Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., mengungkapkan hasil pemetaan yang dilakukan BNN bahwa 90% penyelundupan narkotika yang terjadi di Indonesia dilakukan melalui jalur laut. Sebab itu dibutuhkan pengawasan yang ketat terhadap wilayah perairan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BNN dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla), yang dilakukan Kepala BNN RI dan Kepala Bakamla, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla, di R. Muh. Hatta-Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (10/7).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatangan MoU dengan Bakamla sebagai otoritas laut ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan kejahatan narkotika yang banyak memanfaatkan celah kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI berharap melalui kerja sama ini, baik BNN dan Bakamla dapat membangun “trust” yang baik serta berpijak pada moral standing yang benar serta berpegang teguh kepada undang-undang untuk kepentingan bangsa dan negara, sehingga kerja sama dapat berjalan secara optimal dan konkret.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap setelah MoU ini ada tindak lanjut seperti PKS (Perjanjian Kerja Sama) yang lebih teknis lagi dan bahkan kalau memungkinkan Kita membentuk Satgas di daerah-daerah yang sangat rawan agar lebih konkret melihat permasalahan narkotika di laut seperti apa,” kata Kepala BNN RI lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepakat dengan Kepala BNN RI, Kepala Bakamla juga menginginkan adanya peningkatan kerja sama secara teknis sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kerangka kerja sama Bakamla dengan BNN ini harus terus ditingkatkan dan dikembangkan secara bersama-sama dalam berbagai bentuk dan metode shingga secara nyata dapat dirasakan oleh bangsa ini,” ujar Kepala Bakamla.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya optimis, MoU ini dapat berjalan selaras sehingga berdampak bagi masa depan bangsa Indonesia, mewujudkan Indonesia yang aman serta generasi yang sehat tanpa narkoba.(Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/cegah-sindikat-narkotika-bnn-ri-dan-bakamla-perketat-pengawasan-wilayah-perairan-indonesia">Cegah Sindikat Narkotika, BNN RI dan Bakamla Perketat Pengawasan Wilayah Perairan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Study Visit Dua Negara ke BNN RI dalam Penanggulangan Masalah Narkotika</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/study-visit-dua-negara-ke-bnn-ri-dalam-penanggulangan-masalah-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 06:08:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1768</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/study-visit-dua-negara-ke-bnn-ri-dalam-penanggulangan-masalah-narkotika">Study Visit Dua Negara ke BNN RI dalam Penanggulangan Masalah Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, &#8211; Penanganan permasalahan narkotika di Indonesia kembali menarik perhatian negara lain. Strategi dan kebijakan yang disusun dan diimplementasikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading institution dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia diakui sebagai langkah-langkah penanganan yang holistik dan komprehensif sehingga menjadi referensi bagi negara lain. Hal tersebut dibuktikan dengan study visit yang dilakukan negara lain ke BNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sebelumnya menerima kunjungan dari Fiji, BNN kembali menerima study visit yang dilakukan oleh Delegasi Ministry of Women, Early Childhood and Community Wellbeing Development Sarawak, Malaysia, pada Jumat (5/7).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 11 orang Delegasi Sarawak, Malaysia, yang dipimpin oleh Datu Felicia Tan Ya Hua, disambut hangat oleh Kepala BNN RI Marthinus Hukom yang didampingi oleh Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN, Deputi Pemberantasan BNN, Plt. Deputi Rehabilitasi BNN, Kepala Pusat Laboratorium BNN, Kepala Biro Humas dan Protokol, serta jajaran kedeputian BNN, di Ruang Rapat Tan Satrisna-Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan, Kepala BNN RI memaparkan tentang situasi dan kondisi permasalahan narkotika di Indonesia serta pendekatan-pendekatan yang dilakukan BNN guna mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, Kepala BNN RI juga menyampaikan salah satu strategi yang tengah gencar dilakukan BNN, yaitu penguatan wilayah perbatasan. Dijelaskan bahwa penguatan wilayah perbatasan diperlukan sebab kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan panjang garis pantai pulau-pulau nusantara mencapai 85.000 km menjadi pintu masuk serta jalur peredaran gelap narkotika. Diketahui bahwa sebanyak 80% penyelundupan narkotika dari luar negeri dilakukan melalui jalur laut. Hal ini disampaikan, mengingat perbatasan Indonesia dan Malaysia mencakup perbatasan daratan di Pulau Kalimantan dan perbatasan laut di sepanjang Selat Malaka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan juga bahwa dalam rangka pencegahan narkotika, BNN menitikberatkan intervensi program pencegahan melalui penguatan ketahanan keluarga dan teman sebaya. Pasalnya berdasarkan survei yang dilakukan, diketahui bahwa banyak remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika akibat rapuhnya ketahanan keluarga serta pengaruh lingkungan teman sebaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendengar penjelasan Kepala BNN RI beserta jajaran, Pimpinan Delegasi Sarawak, Malaysia, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan serta penerimaan BNN terhadap kunjungan yang dilakukan. Diakui bahwa Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap dalam menunjang kebutuhan penanganan permasalahan narkotika. Dalam diskusi, dibahas lebih dalam tentang program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika. Delegasi Sarawak, Malaysia, juga menanyakan terkait rehabilitasi bagi warga negara asing yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Hasil diskusi menyebutkan, baik Indonesia maupun Malaysia tidak memiliki kewenangan dalam merehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika yang merupakan warga negara asing. Oleh sebab itu, kedua belah pihak berencana membahas hal tersebut lebih lanjut sebagai salah satu poin kerja sama yang dapat dijajaki antara keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengakhiri kunjungannya, Delegasi Sarawak, Malaysia, diajak berkeliling BNN melihat Museum Narkotika pertama di Indonesia, Pranidha Ranajaya Ghanavara, serta berkunjung ke Institusi Penerima Wajib Lapor yang merupakan tempat pelayanan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/study-visit-dua-negara-ke-bnn-ri-dalam-penanggulangan-masalah-narkotika">Study Visit Dua Negara ke BNN RI dalam Penanggulangan Masalah Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Do&#8217;a Bersama Lintas Agama bersama Kepala BNN RI</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/peringatan-hari-bhayangkara-ke-78-doa-bersama-lintas-agama-bersama-kepala-bnn-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 11:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1638</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/peringatan-hari-bhayangkara-ke-78-doa-bersama-lintas-agama-bersama-kepala-bnn-ri">Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Do&#8217;a Bersama Lintas Agama bersama Kepala BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menghadiri Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78, di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir dalam acara, Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Muhammad Jusuf Kalla, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Jenderal TNI H. Agus Subiyanto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Polri Presisi Membangun Negeri Menuju Indonesia Emas”. Diketahui, ada kurang lebih 3.200 orang yang hadir, terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan organisasi kemasyarakatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78, Polri melaksanakan berbagai perlombaan bidang keagamaan yang diikuti oleh perwakilan anggota dari Polda seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk merawat keimanan dan ketakwaan dan pengembangan bakat dalam bidang keagamaan. Selain itu, ada juga bakti kesehatan, bakti sosial, penanaman pohon, dan ketahanan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan masing-masing perwakilan agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu, membaca doa untuk kebaikan Indonesia dan juga institusi Polri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir acara, dilakukan penyerahan piala kepada para pemenang lomba. Diharapkan kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan menjadi ciri khas bangsa yang semuanya terawat dan terjaga di dalam bingkai NKRI. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/peringatan-hari-bhayangkara-ke-78-doa-bersama-lintas-agama-bersama-kepala-bnn-ri">Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Do&#8217;a Bersama Lintas Agama bersama Kepala BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Enam Ratus Ribu Jiwa Selamat dari Ancaman Bahaya Narkotika</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/peringati-hari-anti-narkotika-internasional-enam-ratus-ribu-jiwa-selamat-dari-ancaman-bahaya-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 10:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1616</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/peringati-hari-anti-narkotika-internasional-enam-ratus-ribu-jiwa-selamat-dari-ancaman-bahaya-narkotika">Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Enam Ratus Ribu Jiwa Selamat dari Ancaman Bahaya Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">DUMAI, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  &#8211; Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika menjadi ancaman nyata bagi bangsa Indonesia. Hal tersebut dibuktikan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang kembali menyita barang bukti narkotika dari sejumlah wilayah di tanah air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024, BNN RI pada periode April hingga Juni bekerja sama dengan TNI, Polri, Ditjen Bea dan Cukai, serta Ditjen Pemasyarakatan telah menyita sebanyak 112.823,29 gram sabu; 806.114,80 gram ganja; 457,25 gram ganja sintetik; dan 3.125,26 gram serta 11.531 butir ekstasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh barang bukti yang disita merupakan hasil dari pengungkapan 128 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 220 tersangka. Berdasarkan penyitaan seluruh barang bukti tersebut, BNN RI telah menyelamatkan 640.234 jiwa dari ancaman bahaya narkotika serta menyelamatkan bangsa Indonesia dari kerugian sosial ekonomi dampak buruk peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari total barang bukti yang disita oleh BNN pusat dan BNN provinsi sebagaimana disebutkan di atas, sebanyak 56.911,79 gram sabu, 41.529,66 mililiter sabu cair, 652.296,40 gram ganja, 6.460 butir ekstasi dimusnahkan di Taman Bukit Gelanggang, Dumai, setelah sebelumnya disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium dan ilmu pengetahuan. Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari pengungkapan 47 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 80 tersangka di wilayah Sumatera, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pemusnahan di Dumai, pada kesempatan yang sama BNN Provinsi Kalimantan Barat dan BNN Provinsi Kalimantan Utara juga melakukan pemusnahan barang bukti narkotika. BNN Provinsi Kalimantan Barat memusnahkan sebanyak 19.872,2 gram sabu dari hasil pengungkapan 1 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 4 tersangka di wilayah Kalimantan Barat hasil kerja sama dengan Kodam XII/Tanjungpura. Sementara itu, BNN Provinsi Kalimantan Utara melakukan pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 4.123,94 gram yang merupakan hasil dari pengungkapan 2 kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan 10 tersangka di wilayah Kalimantan Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, BNN RI memiliki kewajiban dalam melakukan pemusnahan barang bukti maksimal tujuh hari setelah barang bukti tersebut mendapatkan ketetapan dari Kejaksaan Negeri setempat. Pemusnahan barang bukti ini menegaskan komitmen BNN RI bahwa negara hadir untuk memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang merupakan ancaman bagi keberlangsungan bangsa dalam membangun Indonesia Emas, Indonesia Maju, Indonesia yang bersih narkoba (Bersinar). (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/peringati-hari-anti-narkotika-internasional-enam-ratus-ribu-jiwa-selamat-dari-ancaman-bahaya-narkotika">Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Enam Ratus Ribu Jiwa Selamat dari Ancaman Bahaya Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR RI Dukung Tambahan Anggaran BNN RI dan P4GN untuk Indonesia Bersinar</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/dpr-ri-dukung-tambahan-anggaran-bnn-ri-dan-p4gn-untuk-indonesia-bersinar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 14:34:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1534</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dpr-ri-dukung-tambahan-anggaran-bnn-ri-dan-p4gn-untuk-indonesia-bersinar">DPR RI Dukung Tambahan Anggaran BNN RI dan P4GN untuk Indonesia Bersinar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, detak.co.id &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Marthinus Hukom jalani rapat perdana dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Gedung Nusantara II Paripurna Lt.1, Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin (10/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat kerja kali ini membahas tiga agenda, yaitu Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) BNN Tahun 2025, Penjelasan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2022, serta Penjelasam Kebutuhan Anggaran BNN Provinsi hasil Kunjungan Kerja Reses DPR.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI menjelaskan, untuk memberantas kejahatan peredaran gelap narkotika, pagu indikatif BNN tahun 2025 mengalami penurunan cukup signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tercatat Rp 98,62 miliar atau 6,35% dibanding DIPA Awal BNN 2024, dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 1,45 triliun.Kemudian, berdasarkan pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2022, BNN meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bahkan Pada periode 2006-2022 BNN telah menindaklanjuti rekomendasi BPK sebanyak 419 atau 95,23 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait optimalisasi pelaksanaaan tugas serta fungsi penanggulangan narkotika, BNN mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 608.679.234.000,- dengan empat klaster usulan, seperti Program Prioritas Nasional, Program Prioritas Lembaga, Program Prioritas Rutin, serta Pelaksanaan Tugas dan Fungsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan untuk strategi ke depan, BNN membawa visi Mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) dengan menerapkan lima strategi, yaitu penguatan kolaborasi, penguatan intelijen, penguatan wilayah pesisir, penguatan wilayah perbatasan, serta pendekatan iconic dan tematik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendengar dan melihat pemaparan Kepala BNN RI, dalam kesimpulan Rapat Kerja, Komisi III DPR RI mengapresiasi dan mendukung program BNN untuk mewujudkan Indonesia Bersinar serta akan memperjuangkan usulan tambahan pagu anggaran pada tahun 2025 di Badan Anggaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Satu, Komisi III DPR RI dapat menerima penjelasan Kepala BNN RI atas tindaklanjut hasil pemeriksaan BPK tahun 2022. Dua, Komisi III DPR RI dapat menerima penjelasan usulan program BNN sesuai dengan Pagu Indikatif tahun anggaran 2025 sebesar Rp 1,45 triliun dan akan memperjuangkan usulan tambahan sebesar Rp 608.679.234.000,-,&#8221; ujar Pimpinan Rapat Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dpr-ri-dukung-tambahan-anggaran-bnn-ri-dan-p4gn-untuk-indonesia-bersinar">DPR RI Dukung Tambahan Anggaran BNN RI dan P4GN untuk Indonesia Bersinar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN RI : Perlu Penelitian Lebih Lanjut terhadap Daun Kratom</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/bnn-ri-perlu-penelitian-lebih-lanjut-terhadap-daun-kratom</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 01:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1517</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-ri-perlu-penelitian-lebih-lanjut-terhadap-daun-kratom">BNN RI : Perlu Penelitian Lebih Lanjut terhadap Daun Kratom</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANDUNG, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>  – Tanaman Kratom berada dalam status hukum yang ambigu di Indonesia. Meskipun tidak dilarang secara eksplisit, namun pemerintah telah menyatakan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan dan risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daun kratom diketahui memiliki kandungan aktif yaitu alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine. Kedua bahan aktif ini memiliki efek sebagai obat analgesik atau pereda rasa sakit. Senyawa aktif mitragynine yang terkandung dalam kratom inilah yang berpotensi menimbulkan kecanduan layaknya mengonsumsi narkotika. Efek yang dirasakan dari konsumsi kratom adalah perasaan relaks dan nyaman, serta euphoria berlebihan jika kratom digunakan dengan dosis tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hal tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menginisiasi kegiatan dalam rangka menyusun rekomendasi regulasi terkait kratom melalui Bimbingan Teknis Kerja Sama Penentuan Arah Kebijakan Penanganan Tanaman Kratom di Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (6/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Guru Besar Farmasi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kegiatan tersebut membedah permasalahan dari berbagai sudut pandang dalam upaya menentukan arah kebijakan penanganan tanaman kratom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membuka kegiatan tersebut, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI, Drs. Agus Irianto, S.H., M.Si., M.H., Ph.D., dalam sambutannya berharap agar diskusi ini dapat menghasilkan saran dan rekomendasi terkait kratom yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pemangku kepentingan dalam menyusun regulasi yang terkoordinasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita harus memberikan gambaran kepada pimpinan, mau dibawa ke mana pengaturannya seperti apa Kita juga tidak bisa putuskan melarang atau tidak melarang atau membolehkan, paling tidak Kita punya gambaran apa yang harus Kita sarankan dari banyaknya stakeholder yang Kita undang untuk mencari langkah terbaiknya seperti apa dan segera harus dirumuskan,” ujar Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI menegaskan bahwa permasalahan kratom ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus mendapatkan perhatian khusus sebelum menimbulkan kerusakan pada masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pandangan dari para narasumber serta diskusi yang dilakukan, disimpulkan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap kratom untuk memahami lebih dalam manfaat serta risiko yang terkait dengan penggunaannya. Penelitian ini penting untuk memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi regulasi dan pengawasan penggunaan kratom di Indonesia. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/bnn-ri-perlu-penelitian-lebih-lanjut-terhadap-daun-kratom">BNN RI : Perlu Penelitian Lebih Lanjut terhadap Daun Kratom</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Regulasi Soal Kratom menjadi Tanggung Jawab Bersama</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/regulasi-soal-kratom-menjadi-tanggung-jawab-bersama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 09:47:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1514</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/regulasi-soal-kratom-menjadi-tanggung-jawab-bersama">Regulasi Soal Kratom menjadi Tanggung Jawab Bersama</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BANDUNG, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>  &#8211; Tanaman Kratom berada dalam status hukum yang ambigu di Indonesia. Meskipun tidak dilarang secara eksplisit, namun pemerintah telah menyatakan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan dan risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daun kratom diketahui memiliki kandungan aktif yaitu alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine. Kedua bahan aktif ini memiliki efek sebagai obat analgesik atau pereda rasa sakit. Senyawa aktif mitragynine yang terkandung dalam kratom inilah yang berpotensi menimbulkan kecanduan layaknya mengonsumsi narkotika. Efek yang dirasakan dari konsumsi kratom adalah perasaan relaks dan nyaman, serta euphoria berlebihan jika kratom digunakan dengan dosis tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hal tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menginisiasi kegiatan dalam rangka menyusun rekomendasi regulasi terkait kratom melalui Bimbingan Teknis Kerja Sama Penentuan Arah Kebijakan Penanganan Tanaman Kratom di Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (6/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Guru Besar Farmasi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kegiatan tersebut membedah permasalahan dari berbagai sudut pandang dalam upaya menentukan arah kebijakan penanganan tanaman kratom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membuka kegiatan tersebut, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI, Drs. Agus Irianto, S.H., M.Si., M.H., Ph.D., dalam sambutannya berharap agar diskusi ini dapat menghasilkan saran dan rekomendasi terkait kratom yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pemangku kepentingan dalam menyusun regulasi yang terkoordinasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita harus memberikan gambaran kepada pimpinan, mau dibawa ke mana pengaturannya seperti apa Kita juga tidak bisa putuskan melarang atau tidak melarang atau membolehkan, paling tidak Kita punya gambaran apa yang harus Kita sarankan dari banyaknya stakeholder yang Kita undang untuk mencari langkah terbaiknya seperti apa dan segera harus dirumuskan,” ujar Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI menegaskan bahwa permasalahan kratom ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus mendapatkan perhatian khusus sebelum menimbulkan kerusakan pada masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pandangan dari para narasumber serta diskusi yang dilakukan, disimpulkan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap kratom untuk memahami lebih dalam manfaat serta risiko yang terkait dengan penggunaannya. Penelitian ini penting untuk memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi regulasi dan pengawasan penggunaan kratom di Indonesia. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/regulasi-soal-kratom-menjadi-tanggung-jawab-bersama">Regulasi Soal Kratom menjadi Tanggung Jawab Bersama</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebih 40.000 Anak Bangsa Diselamatkan dari Gempuran Candu Narkotika</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/lebih-40-000-anak-bangsa-diselamatkan-dari-gempuran-candu-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 04:23:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1511</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/lebih-40-000-anak-bangsa-diselamatkan-dari-gempuran-candu-narkotika">Lebih 40.000 Anak Bangsa Diselamatkan dari Gempuran Candu Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KALBAR, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> &#8211; Narkotika masih menjadi ancaman paling mengkhawatirkan bagi seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gempuran narkotika kian mencari jalannya untuk terus menyerang generasi bangsa tanpa pandang bulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai modus operandi digunakan oleh jaringan sindikat narkotika untuk menyusupkan narkotika, mencari untung dari kerusakan manusia yang disebabkan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kasus tindak pidana narkotika terbaru yang cukup menyita perhatian adalah pengagalan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 21,2 Kg yang dilakukan oleh Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 16/TK, di di Desa Semunying Jaya, Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (30/5) lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Temuan ini kemudian diserahkan oleh Pangdam XII/Tanjungpura kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin (3/6), untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Marthinus Hukom menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., beserta jajarannya atas keberhasilannya dalam mencegah masuknya narkotika jenis sabu ke wilayah Indonesia yang secara langsung turut menyelamatkan 42.400 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya penyelundupan narkotika yang berasal dari Malaysia dan melibatkan 2 (dua) orang Warga Negara Malaysia ini merupakan bukti bahwa jaringan sindikat narkotika internasional terus bekerja dan Indonesia masih menjadi pasar potensial bagi para pelaku kejahatan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun di sisi lain, keberhasilan pengagalan upaya penyelundupan yang dilakukan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK membuktikan kepada masyarakat bahwa aparat mampu melakukan pencegahan terhadap ancaman apapun yang menyerang bangsa dan negara. Kepala BNN RI mengatakan, ini adalah pesan khusus bagi jaringan sindikat narkotika bahwa Indonesia tidak akan pernah tinggal diam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sinergitas dan integritas aparat penegak hukum bersama seluruh elemen bangsa yang secara nyata memberikan kontribusinya, bahu membahu melakukan upaya P4GN, menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka prevalensi penyalahguna narkotika sampai titik terendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya sampaikan kepada para bandar bahwa kalian sedang menghadapi kekuatan negara, bukan lagi kekuatan institusi semata. Kami tidak tinggal diam dan kami melawan!&#8221; tegasnya Kepala BNN. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/lebih-40-000-anak-bangsa-diselamatkan-dari-gempuran-candu-narkotika">Lebih 40.000 Anak Bangsa Diselamatkan dari Gempuran Candu Narkotika</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 10:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1508</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas">Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KALBAR, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>  –  Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menutup kunjungan kerjanya di provinsi &#8220;seribu sungai&#8221; dengan mengunjungi kantor BNN Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (6/5).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kunjungannya tersebut, Kepala BNN RI memberikan arahan kepada para Kepala BNN Kabupaten/Kota dan jajaran BNN Provinsi Kalimantan Barat. Menurut<br>Marthinus Hukom, ada dua poin penting yang menjadi penekanan dalam arahan tersebut, yaitu terkait membangun nilai dalam menyatukan gagasan serta membangun sinergitas bukan rivalitas dalam menjalankan tugas. Kepala BNN RI meyampaikan bahwa pentingnya memiliki nilai yang sama dari setiap pegawai BNN mengingat adanya heterogenitas dalam organisasi BNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam bekerja di instansi BNN kita perlu melakukan penyatuan gagasan karena terdapat beragam latar belakang di instansi ini, ada polisi, PNS, PPPK, dan PPNPN,&#8221; ucap Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyatuan gagasan tersebut menurut Kepala BNN RI dapat dimulai dengan membangun nilai, sehingga penyatuan gagasan tersebut bukan berupa penyatuan yang dipaksakan melainkan atas dasar kesadaran dari nilai-nilai yang sama yang dimiliki oleh seluruh pegawai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita memiliki Catur Dharma Tara, Mars BNN, dan sumpah jabatan, itu merupakan nilai-nilai yang mengikat sehingga kita hadir utuh dalam menjalankan tugas yang kita emban, jangan menganggap itu semua hanya narasi tanpa nilai,&#8221; tegas Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan tersebut Marthinus Hukom juga mengingatkan terkait rivalitas dalam menjalankan tugas. Ia berpesan kepada para anggotanya agar tidak terjebak dalam rivalitas, tetapi sebaliknya justru harus memperkuat sinergitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tinggalkan rivalitas itu, kalau ada rivalitas maka akan ada tarik menarik kepentingan sehingga masing-masing ingin terlihat menonjol, sebaliknya kita harus bicara tentang kerja sama,&#8221; pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI mencontohkan, dalam penjagaan perbatasan dari ancaman kejahatan narkotika yang masuk ke Indonesia misalnya, BNN tidak memiliki kewenangan di sana tetapi ada Bea dan Cukai, TNI, serta Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP). Maka memerlukan sinergitas, dimana kewenangan berada pada mereka, namun BNN tetap memegang kontrol dan menjadi lembaga yang koordinatif. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas">Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
