<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bogor Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/bogor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/bogor</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 May 2025 09:45:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Bogor Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/bogor</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 10:50:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[family gathering]]></category>
		<category><![CDATA[kasiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detaktangsel.com/?p=5735</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran">Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p> <a href="https://www.detaktangsel.com/">detaktangsel.com</a> &#8211; BOGOR &#8211; Keluarga besar Kasiran mengadakan Family Gathering guna mempererat tali kekeluargaan dan penutupan arisan di Villa Lily, Puncak, Bogor, Minggu (4-5-2025).</p>



<p>Acara family gathering ini merupakan kegiatan yang ke dua, dan akan terus dilaksanakan tiap tahun. Diikuti sekitar 30 anak cucu dari Mbah Kasiran yang berdomisili Jabodetabek.</p>



<p>&#8220;Acara ini rutin dilaksanakan tiap tahun, hanya buat silahturahmi diantara keluarga besar Kasiran,&#8221; ujar Manda ketua pelaksana family gathering tahun ini.</p>



<p>Manda mengatakan kekompakan dan kebersamaan keluarga Kasiran selama ini selalu solid dalam merekat persaudaran.</p>



<p>&#8220;Kami (Keluarga Kasiran) selalu saling kompak jika ada kesulitan atau musibah pada keluarga besar Kasiran.&#8221; Jelasnya.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan Riko, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempererat persaudaran. &#8220;Selama satu tahun kita sibuk dengan aktifitas kerja, jadi selain lebaran ini lebih menyatukan keluarga Kasiran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu Bendahara besar keluarga Kasiran Dewi menjelas acara ini terlaksana dengan lancar dan sukses karena solidnya.</p>



<p>&#8220;Jadi acara ini terlaksana karena tiap arisan bulannya pada mau ngumpul uang untuk acara family gathering, ga ada sponsor ni.&#8221; Jelas Dewi.</p>



<p>Adapun Keluarga Kasiran yang ikut dalam family gathering terdiri dari, Keluarga Iam, Heri, Manda, Dewi, Arif, Lisa, Riko, Deva, Boby, Bella dan Raihan, serta suami/Istri dan anak-anaknya.</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/solidnya-family-gathering-keluarga-besar-kasiran">Solidnya Family Gathering Keluarga Besar Kasiran</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FOTO: Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/foto-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025-sukses-digelar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 06:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[capgomeh]]></category>
		<category><![CDATA[imlek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detaktangsel.com/?p=5208</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/foto-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025-sukses-digelar">FOTO: Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detaktangsel.com/">detaktangsel.com</a> BOGOR &#8211; Sejumlah peserta memainkan atraksi saat Bogor Street Festival, Cap Go Meh 2025 di jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). Capgomeh Bogor Street Festival 2025 merupakan festival kebudayaan yang dihelat pada tanggal 15 kalender lunar Cina sebagai puncak perayaan Tahun Baru Imlek. (Foto: Detak/Aip Kurniawan)</p>


<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/foto-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025-sukses-digelar">FOTO: Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025 Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 04:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[KLH]]></category>
		<category><![CDATA[KLHK]]></category>
		<category><![CDATA[LCPKS]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah Cair]]></category>
		<category><![CDATA[sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4398</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar">Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>BOGOR, detak.co.id – Sejumlah pakar yang terdiri dari akademisi, kementerian/lembaga terkait, peneliti, dan pelaku industri membahas tantangan, peluang serta inovasi pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) yang berkelanjutan.</p>



<p>Pembahasan tersebut, sebagaimana dimuat pada laman majalah Sawit Indonesia, bahwa melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘Permasalahan dan Strategi Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit secara Optimal dan Berkelanjutan’, yang diadakan Pusaka Kalam dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).</p>



<p>Masing-masing pemateri menyampaikan dari perspektif dalam rangka membahas strategi dan teknologi inovatif untuk pengelolaan LCPKS yang optimal dan berkelanjutan sebagai upaya mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.</p>



<p>Ketua Dewan Pakar Pusaka Kalam, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, DEA, mengatakan pentingnya perubahan mindset dari anggapan bahwa Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) itu berbahaya bagi lingkungan dan tidak bernilai ekonomi menjadi sebuah sumberdaya yang bernilai ekonomi tinggi jika dikelola secara profesional.</p>



<p>“LCPKS seharusnya dipandang sebagai “harta karun”, mengingatkan dungan haranya yang sangat berharga bagi peningkatan produktivitas tanaman kelapa sawit. LCPKS adalah harta karun yang kaya kandungan hara dan dapat meningkatkan produktivitas jika dikelola secara profesional,” ujarnya.</p>



<p>Land Application (LA) menjadi salah satu teknologi utama yang saat ini sedang menjadi perbincangan. Land application adalah teknik pengelolaan limbah cair dengan cara mengalirkan limbah ketanah. LA merupakan salah satu cara untuk mengurangi beban limbah yang harus diolah secara aerobik.</p>



<p>LA dapat dilakukan pada limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) yang mengandung unsur-unsur yang dapat menyuburkan tanah, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Dengan penerapan LA, produksi kelapa sawit bisa meningkat tanpa memunculkan resiko negatif terhadap lingkungan.</p>



<p>Pendekatan tersebut memungkinkan pemanfaatan LCPKS sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah dan menggantikan bahan kimia sintetis.</p>



<p>Sedangkan, Prof. Dr. Eng. Ir. Udin Hasanudin, M.T. dari Universitas Lampung menjelaskan methane yang merupakan salah satu gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global tinggi, dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.</p>



<p>“Teknologi ini tidak hanya mengurangi emisi secara signifikan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan biogas untuk memenuhi kebutuhan energi di perkebunan,” jelasnya.</p>



<p>Dr. Ir. Basuki Sumawinata, M.Agr. selaku peneliti Pusaka Kalam sekaligus tim penyusun roadmap pengelolaan LCPKS, menambahkan walaupun limbah yang memiliki BOD bernilai 100 mg/L dibuang kesungai juga sangat berbahaya bagi lingkungan dan memiliki potensi terjadinya fenomena eutrofikasi yang pada gilirannya dapat merusak biota perairan.</p>



<p>“Selain berbahayanya tindakan pembuangan limbah kesungai, hal tersebut juga menjadi sia-sia karena banyak kandungan hara yang terbuang secara percuma. Adapun upaya untuk menghindari terjadinya emisi karbon dalam Land Application (LA), perlunya pengukuran Eh.</p>



<p>&#8220;Nilai Eh di bawah -150 mV menunjukkan potensi metana yang tinggi, sedangkan nilai di atas -150 mV relatif aman,” kata Dr. Basuki.</p>



<p>Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Suprihatin dari FATETA IPB University menyoroti dampak negatif Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Polutan utama dalam LCPKS mencakup bahan organik seperti BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand), minyak/lemak, nutrien, serta TSS (Total Suspended Solids).</p>



<p>“Tanpa pengolahan yang tepat, komponen-komponen ini dapat menimbulkan kerusakan serius pada lingkungan. Pentingnya pengolahan LCPKS sebelum dilepaskan kelingkungan, guna meminimalkan dampak negatifnya,” kata Prof Suprihatin.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia berbagai teknologi untuk pengolahan LCPKS, baik teknologi konvensional maupun yang lebih maju (advanced technology). Setiap teknologi, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.</p>



<p>&#8220;Pemilihan teknologi yang paling sesuai harus mempertimbangkan tigaa spek utama, yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta disesuaikan dengan kondisi lokasi dan kebijakan pengelola perusahaan,” tambah Prof Suprihatin.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Dr.Haskarlianus Pasang dari PT SMART Tbk megutarakan LA tidak hanya mendukung efisiensi agronomi, tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Ia menambahkan, pendekatan ini menjawab tantangan keterbatasan bahan organik yang sering dihadapi di sektor perkebunan kelapa sawit.</p>



<p>Selain Land Application, teknologi Methane Capture (MC) juga menjadi sorotan yang tidak kalah penting sebagai salah satu opsi untuk menurunkan emisi Green house Gases (GHG) atau gas rumah kaca dengan cara menangkap gas methane yang dihasilkan dari proses dekomposisi secara anaerobik.</p>



<p>Ir. Achmad Fathoni, M.P. dari First Resources menyoroti peluang besar dari pemanfaatan LCPKS melalui pendekatan LA dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan penurunan emisi gas rumah kaca. Disamping itu, penerapan methane capture juga dapat dipertimbangkan menjadi salah satu alternatif pilihan lainnya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.</p>



<p>Selain presentasi dari narasumber, ada sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyusun rekomendasi strategis. Dalam diskusi mampu merumuskan beberapa langkah praktis yang diharapkan dapat diimplementasikan oleh pemerintah.</p>



<p>Kegiatan diskusi ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengelola LCPKS secara optimal dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi kontribusi signifikan baik dalam rangka pengurangan emisi gas rumah kaca juga sebagai sumberdaya dengan potensi besar untuk penambahan daya energi listrik dan pemanfaatan biogas sebagai penggerak kendaraan bermotor. (Zal/red)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/potensi-besar-limbah-cair-sawit-dibahas-sejumlah-pakar">Potensi Besar Limbah Cair Sawit Dibahas Sejumlah Pakar</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 09:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Almuktabar]]></category>
		<category><![CDATA[berita banten]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Banten]]></category>
		<category><![CDATA[kota serang]]></category>
		<category><![CDATA[kotaserang]]></category>
		<category><![CDATA[kp3b]]></category>
		<category><![CDATA[pemprovbanten]]></category>
		<category><![CDATA[pjgubernurbanten]]></category>
		<category><![CDATA[sekdabanten]]></category>
		<category><![CDATA[serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=4098</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024">Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>KAB. BOGOR, detak.co.id &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul International Convention Center (SICC) Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (7/11/2024). Rakornas dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.</p>



<p>“Kita mendapat pengarahan langsung dari Bapak Presiden&#8217; dan ditutup oleh Bapak Wakil Presiden,” ungkapnya.</p>



<p>Pengarahan Presiden Prabowo lanjutnya, beberapa hal yang menjadi mandat penyelenggara pemerintahan daerah dan pemerintah pusat. Astacita menjadi peta jalan untuk pembangunan Indonesia dalam rentang lima tahun ke depan.</p>



<p>“Penekanan beliau, kita harus sinergi dalam mewujudkan agenda kerja pembangunan lima tahun ke depan. Dimana antara pusat dan daerah harus saling memperkuat,” ungkap Al Muktabar.</p>



<p>Dalam rangka itu, lanjutnya, harus menjalankan pemerintahan yang good and clean government mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban. Khusus perencanaan harus benar-benar terfokus menjawab apa yang menjadi kebutuhan rakyat.</p>



<p>“Agenda pencapaian kesejahteraan rakyat adalah hal yang harus dan wajib kita laksanakan. Pada dasarnya apa yang diarahkan Bapak Presiden, kita telah meresponnya di tahapan &#8211; tahapan yang telah kita rencanakan sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah untuk di Provinsi Banten telah kita optimalkan,” ucapnya.</p>



<p>“Begitu juga dengan kesertaan, kebersamaan, dan pelibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Sinergi dengan aparat penegak hukum telah kita lakukan dioptimalkan sehingga kita akan efektif, efisien, dan akuntabel dalam rangka menjalankan pemerintahan untuk pencapaian sebesar &#8211; besarnya kesejahteraan rakyat,” tambah Al Muktabar.</p>



<p>Dijelaskan, dalam fokus perencanaan, sebagian besar agenda kerja APBD untuk rakyat. Biaya penunjang harus seminimal mungkin. “Untuk Provinsi Banten, prinsip &#8211; prinsip itu sudah kita laksanakan,” ucapnya.</p>



<p>Dikatakan, dalam arahannya, Wakil Presiden memberi penekanan tidak ada visi misi lain, tidak ada garisan kebijakan lain selain kebijakan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang menjadi pedoman untuk mencapai Indonesia Emas 2045.</p>



<p>Masih menurut Al Muktabar, berbagai kebijakan yang akan digulirkan di Provinsi Banten makin jelas. Seperti makan bergizi gratis, penanganan stunting dan gizi buruk, serta kemiskinan ekstrem. Juga apresiasi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman&nbsp;RI Maruarar Sirait dalam menggulirkan program rumah gratis untuk masyarakat kurang mampu.</p>



<p>Ditegaskan, Pemprov Banten selalu menerapkan asas teknokratik mengimplementasikan kebijakan nasional. “Mudah &#8211; mudahan kita bisa mencapai apa yang kita rencanakan bersama itu untuk sebesar &#8211; besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Al Muktabar.</p>



<p>Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan berlangsungnya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 merupakan langkah strategis untuk menyatukan para pengambil keputusan dan kebijakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengaku Rakornas itu menjadi momen penting baginya. Menjadi kesempatan pertamanya untuk bisa berbicara kepada seluruh pengambil keputusan di Indonesia.</p>



<p>Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M Tito Karnavian menyebutkan Rakornas penting dilakukan agar nantinya kebijakan di daerah bisa efektif mendukung program prioritas, sejalan dengan visi Astacita dari Presiden Prabowo.</p>



<p>Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tahun 2024 mengambil tema &#8220;Implementasi Astacita Menuju Indonesia Emas Tahun 2045&#8221;. Dalam rapat koordinasi ini, para peserta dari berbagai instansi tersebut akan mengikuti panel-panel sesi diskusi sejalan dengan langkah mewujudkan visi Astacita untuk menciptakan Indonesia Emas 2045. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/pj-gubernur-banten-al-muktabar-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-pemerintah-daerah-2024">Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 08:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1682</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor">H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p> <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8211; H.Agus Kosasih warga Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, adalah sosok pria yang ulet dan gigih dalam mengembangkan pertanian di desanya. Dengan keilmuan dan pengetahuannya di bidang pertanian, H. Agus berhasil mengembangkan pisang barangan jumbo merah dilahan sekitar rumahnya.</p>



<p>Tak tanggung &#8211; tanggung, hampir sekitar 11.000 pohon pisang barangan jumbo merah sudah tertanam secara bertahap dan untuk yang tahap pertama ada sekitar 7000 pohon pisang barangan jumbo merah siap berbuah terhampar luas diatas tanah berkontur perbukitan. Selain ketua kelompok tani (Gapoktan) Saung Alam Tangkil Mandiri, H.Kosasih juga seorang Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), sehingga dalam pengembangan pisang barangan ini, ia sudah menjalin kemitraan dan merangkul beberapa petani yang ada di Kecamatan Caringin, Cigombong dan Cijeruk untuk di jadikan plasma atau mitra pengembangan pisang barangan jumbo merah di Kabupaten Bogor.</p>



<p>Kepada awak media ia menceritakan, awal mulanya tertarik menanam pohon pisang barangan jumbo ini. Kenapa komoditi pisang barangan jumbo merah yang saya pilih, selain bisa di tanam dengan sistim tumpang sari, pisang barangan jumbo merah ini juga memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Jadi dalam satu hamparan lahan, kita bisa memanfaatkan dua keuntungan panen, yang pertama panen tumpang sari dan yang kedua panen pisang barangan jumbo merah.</p>



<p>&#8220;Mulai dari kakek, bapak hingga dirinya bisa berangkat berhaji ke tanah suci, semuanya hasil dari berdagang pisang. Hasil panen pisang dari Desa Tangkil dulu jamannya orang tua saya, dibawa ke pasar &#8211; pasar yang ada di Bogor, bahkan ke pasar induk Kramat jati di Jakarta. Namun seiring berjalanya waktu, sekarang Perusahaan- Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi pisang, mulai berdatangan dan membeli hasil panennya langsung ke kebun- kebun milik petani,&#8221; ujarnya, Minggu (30/6/2024).</p>



<p>Banyak kalangan yang beranggapan bahwa pisang barangan jumbo ini, tidak akan tumbuh baik di wilayah kabupaten Bogor. Karena pisang barangan jumbo ini merupakan pisang yang berasal dari daerah sumatera yaitu Aceh dan Medan. Akan tetapi hal itu sudah terbantahkan, faktanya pisang barangan yang saya tanam, tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang sangat memuaskan.</p>



<p>&#8220;Karena sering mewakili Kabupaten Bogor dalam program pertanian dan menjadi pilot projek percontohan, melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) wilayah VI ( Kecamatan Caringin, Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor mengajukan permohonan bibit kepada Ditjen Perkebunan dan Holtikultura Kementerian Pertanian RI. akhirnya saya diberikan bibit pisang barangan jumbo, untuk di tanam dan dijadikan sebagai kebun pisang barangan jumbo merah percontohan di Kabupaten Bogor. Pengembangan plasma &#8211; plasma binaan Saung Alam Tangkil Mandiri ini sudah merambah luas hingga ke Cianjur dan daerah Cigudeg serta Cibadak Kabupaten Sukabumi, &#8221; jelasnya.</p>



<p>Iya menambahkan, bahwa wilayah Kabupaten Bogor secara geografis memiliki letak yang sangat strategis untuk pengembangan pertanian modern. Selain memiliki lahan pertanian yang subur, juga infrastruktur transportasinya sangat baik dan mudah di akses dari manapun. Sehingga memudahkan para petani dalam menjual hasil produksi ke pasar- pasar besar yang ada di Jakarta maupun kota- kota besar lainya.</p>



<p>Dirinya sangat berterima kasih kepada Ditjen Hutbun Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bogor serta BPP wilayah VI, yang selama ini sudah bersinergi dan bekerjasama, sehingga perkebunan pisang barangan saya ini menjadi pilot projek percontohan di Kabupaten Bogor. (Cep)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/h-agus-kosasih-sang-pelopor-pisang-barangan-jumbo-merah-dari-kabupaten-bogor">H. Agus Kosasih, Sang Pelopor Pisang Barangan Jumbo Merah dari Kabupaten Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2024 09:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Cai]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1413</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor">Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,&nbsp;&nbsp;Bogor –&nbsp;Warga Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menggelar tradisi &#8216;Sedekah Cai&#8217; di bantaran Sungai Cikaniki, Kampung Jatake-Nutug (Janut), pada Minggu (26/5/2024). Tradisi ini diadakan dengan penuh kemeriahan dan suka cita.</p>



<p>Kasepuhan Kampung Janut, Abah Adih Goler mengatakan &#8216;Sedekah Cai&#8217; merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu di Desa Bantar Karet dan kegiatan ini merupakan simbol rasa syukur warga atas keberkahan air yang melimpah dari Sang Maha Pencipta.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMG_0296-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-1418"/><figcaption class="wp-element-caption">Seorang pria menari saat acara adat Sedekah Cai. (Foto: Aip Kurniawan/Detak)</figcaption></figure>



<p>&#8220;Air ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat, terutama untuk lahan pertanian dan kegiatan sehari-hari,&#8221; kata Abah Adih Goler ditemui dilokasi.</p>



<p>Selain itu Abah Adih juga menyebut &#8216;Sedekah Cai&#8217; juga bertujuan untuk mengingatkan warga akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.</p>



<p>&#8220;Tradisi ini memperkuat silaturahmi antar warga, menciptakan kerukunan dalam kehidupan sosial masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="1414" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Sedekah-Cai-Tradisi-Warisan-Leluhur-Masih-Dijaga-Warga-Kampung-Janut-Bogor-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-1414"/><figcaption class="wp-element-caption">Masyarakat adat Kampung Janut sedang melakukan ritual Sedekah Cai. (Foto:Aip Kurniawan/Detak)</figcaption></figure>
</figure>



<p>&#8220;Saya mengapresiasi tahun ini acara Sedekah Cai sangat meriah dan berjalan dengan baik berkat anak-anak muda di Desa Bantar Karet yang mau turut ikut peran menjaga dan melestarikan kegiatan ini,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu Ketua Desa Wisata Bantar Karet, Yosef Saputra mengatakan dengan diadakannya acara ini masyarakat dapat lebih memperhatikan lagi terhadap lingkungan seperti merawat sungat dengan tidak membuang sampah ke sungai.</p>



<p>&#8220;Jadi pengingat kita untuk lebih menjaga alam, menjaga sungai sebagai sumber kehidupan,&#8221; kata Yosef.</p>



<p>Acara &#8216;Sedekah Cai&#8217; dimulai dengan ritual adat dan diiringi dengan kesenian khas Sunda seperti Jaipongan dan gamelan. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, termasuk gotong royong membersihkan Sungai Cikaniki dan melepas ikan ke sungai.</p>



<p>&#8216;Sedekah Cai&#8217; biasanya dilaksanakan setiap bulan Hapit atau bulan Dzulqa&#8217;dah, bulan ke-11 dalam kalender Islam, yang jatuh setelah bulan Syawal dan sebelum bulan Dzulhijjah.***</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/sedekah-cai-tradisi-warisan-leluhur-masih-dijaga-warga-kampung-janut-bogor">Sedekah Cai Tradisi Warisan Leluhur Masih Dijaga Warga Kampung Janut Bogor</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Bogor Book Party, Bima Arya Mengaku Senang Ruang Publik Untuk Kegiatan Positif</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/hadiri-bogor-book-party-bima-arya-mengaku-senang-ruang-publik-untuk-kegiatan-positif</link>
					<comments>https://www.detaktangsel.com/hadiri-bogor-book-party-bima-arya-mengaku-senang-ruang-publik-untuk-kegiatan-positif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2024 14:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[bima arya]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=695</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/hadiri-bogor-book-party-bima-arya-mengaku-senang-ruang-publik-untuk-kegiatan-positif">Hadiri Bogor Book Party, Bima Arya Mengaku Senang Ruang Publik Untuk Kegiatan Positif</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, BOGOR &#8212; Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan rasa senangnya ketika banyak fasilitas ruang publik yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seperti taman yang digunakan komunitas untuk kegiatan positif, salah satunya membaca.</p>



<p>“Menurut saya membaca adalah investigasi paling berharga, karena itu jangan pernah sia-sia atau ragu kalau membeli buku. Saya merasa senang bisa hadir karena ketika di taman banyak orang yang membaca itu merupakan tren positif yang bisa menjadi mainstream dan membuat orang bangga tidak hanya bagi pribadi, tapi bisa menular kepada orang lain,” kata Bima Arya dalam acara Bogor Book Party yang digelar Komunitas Indonesia Book Party Chapter Bogor (IBP) di Bogor Creative Center (BCC), Minggu (18/2/2024).</p>



<p>Dia menyampaikan, membaca buku bersama komunitas merupakan kegiatan yang penting dan ini adalah mimpinya ketika membangun tempat-tempat nyaman, seperti Taman Ekspresi, Taman Sempur, Taman Heulang, Taman Peranginan, BCC dan lainnya.</p>



<p>“Targetnya itu kurang lebih seperti ini,” ujarnya.</p>



<p>Kepada para anggota Indonesia Book Party Chapter Bogor, Bima Arya menuturkan bahwa buku itu jangan ‘dimakan’ sendiri karena akan bahaya jika salah tafsir dari banyak perspektif dan banyak imajinasi yang ada di dalam buku. Buku yang sering dibaca harus relevan dengan konteks atau dinamika yang sedang terjadi.</p>



<p>Dalam membaca ditegaskan Bima Arya, harus seimbang antara fiksi dan non fiksi. Dengan membaca buku fiksi akan melatih rasa dan imajinasi, sementara non fiksi berkaitan dengan perspektif, pemikiran, motivasi yang bisa membuat pembacanya tetap menjejak di bumi.</p>



<p>“Kalau terlalu sering baca buku fiksi akan membuat seperti hidup di dunia lain. Untuk itu membaca buku fiksi dan non fiksi harus seimbang,” ungkap Bima Arya.</p>



<p>Terakhir Bima Arya menyampaikan banyak anak muda yang banyak membaca tapi tidak memiliki empati sosial. Sebaliknya yang suka gaul tidak pernah baca buku yang bisa berdampak logikanya tidak kuat, tidak bisa fokus.</p>



<p>“Kalau kita suka baca, aktif organisasi dan bisa menyeimbangkan semua, maka akan membentuk karakter. Pengalaman adalah guru terbaik, tapi yang lebih top adalah learning from other people experience is the best guard, karena setiap orang memiliki kemampuan berbeda dalam menjalani pengalaman. Gagal atau suksesnya seseorang adalah pembelajaran yang berharga. Dengan membaca buku biografi tokoh kita bisa mempelajari pengalamannya dalam meraih kesuksesan,” kata Bima Arya yang hadir didampingi Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati dan Kepala Diarpus Kota Bogor, Rudiyana.</p>



<p>Koordinator Indonesia Book Party Chapter Bogor, Bakti Setia Legawa menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas yang baru terbentuk pada 14 Januari 2024 ini dimaksudkan untuk memfasilitasi orang-orang yang senang atau hobi membaca maupun yang senang menulis.</p>



<p>Indonesia Book Party Chapter Bogor berawal dari Jakarta Book Party. Untuk setiap kegiatan yang rutin dilaksanakan, agenda terdiri dari kegiatan silent reading selama 40 menit, dilanjut sharing session selama satu jam lebih, kemudian menyampaikan isi dan hasil membaca dan surprise activity diisi game.</p>



<p>“Harapan ke depan lebih banyak masyarakat yang tahu komunitas Bogor Book Party dan kita juga berkeinginan untuk memfasilitasi para penulis lokal yang potensinya tidak kalah dan belum berani dalam mempublish hasil karyanya karena terkendala banyak hal,” kata Bakti.</p>



<p>Ke depan Bogor Book Party akan masuk ke sekolah guna mengedukasi, menyosialisasikan dan menyampaikan bahwa membaca itu penting dan bagian dari investasi masa depan.“Bahkan Rasulullah pertama kali mendapat wahyu adalah iqra atau membaca,” ungkapnya.</p>



<p>Tesa Dwi Saputra, salah seorang penulis menambahkan, Bogor Book Party menjadi ruang bagi semua untuk bisa membaca dengan lebih leluasa bersama orang-orang yang memiliki frekuensi sama.</p>



<p>“Selain itu sebagai penulis saya berupaya menumbuhkan literasi melalui tulisan dan mengedukasi masyarakat untuk membaca. Saat ini Indonesia Book Party sudah hadir di 27 daerah seluruh Indonesia,” katanya.(Prokompim).</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/hadiri-bogor-book-party-bima-arya-mengaku-senang-ruang-publik-untuk-kegiatan-positif">Hadiri Bogor Book Party, Bima Arya Mengaku Senang Ruang Publik Untuk Kegiatan Positif</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.detaktangsel.com/hadiri-bogor-book-party-bima-arya-mengaku-senang-ruang-publik-untuk-kegiatan-positif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
