<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BNN RI Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/bnn-ri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/bnn-ri</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jul 2024 12:22:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>BNN RI Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/bnn-ri</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terima LHP BPK, BNN RI Komitmen untuk Wujudkan Good Governance</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/terima-lhp-bpk-bnn-ri-komitmen-untuk-wujudkan-good-governance</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 12:22:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Good Governance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=2152</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/terima-lhp-bpk-bnn-ri-komitmen-untuk-wujudkan-good-governance">Terima LHP BPK, BNN RI Komitmen untuk Wujudkan Good Governance</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">JAKARTA, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., didampingi Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, S.H., S.I.K., M.M., dan Inspektur Utama BNN RI, Drs. Wahyono, M.H., CFrA., CGCAE., menghadiri acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) Tahun 2023 Entitas Pemeriksaan di Lingkungan Auditorat Utama Keuangan Negara (AKN) I.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara tersebut, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Nyoman Adhi Suryadnyana, S.E., M.E., M.Ak., CSFA., CertDA., CGCAE., GRCE., CFrA., CIISA., ChFA., secara resmi menyerahkan LHP kepada Kepala BNN RI dan pimpinan kementerian/lembaga (K/L) lainnya, di Ruang Auditorium BPK RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (25/7).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan BPK kepada sejumlah K/L termasuk di dalamnya BNN merupakan langkah penting dalam rangka memberikan opini kewajaran informasi keuangan yang disajikan pada laporan keuangan. Adapun pemeriksaan ini didasarkan pada beberapa aspek, diantaranya kesesuaian dengan standar akuntansi K/L, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), kepatuhan terhadap undang-undang serta kecukupan pengungkapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, BPK juga berperan penting sebagai Quality Assurance Pemerintah dalam pencapaian visi dan misi dengan memastikan adanya “Good Governance” pada setiap K/L. Salah satu indikator Good Governance adalah opini hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan mendapat predikat opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” oleh BPK, maka suatu K/L akan lebih mudah memperoleh kepercayaan terhadap publik, meningkatkan rating dan citra positif pada stakeholder, mendorong pencapaian visi dan misi pemerintah, serta menjadi cerminan akuntabilitas atas tata kelola keuangan yang baik,&#8221; ujar Nyoman Adhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BPK berharap dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya, K/L dapat berkomitmen memperbaiki kelemahan maupun ketidakpatuhan serta temuan berulang dengan menyediakan SDM dan infrastruktur yang diperlukan, mendorong peran Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam menjamin tata kelola yang baik, mengintensifkan sinergi dan koordinasi lintas K/L melalui pelaksanaan rekomendasi atas pemeriksaan tematik, serta mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/terima-lhp-bpk-bnn-ri-komitmen-untuk-wujudkan-good-governance">Terima LHP BPK, BNN RI Komitmen untuk Wujudkan Good Governance</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi bersama BNN RI Bahas Tata Kelola dan Riset soal Kratom</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/presiden-jokowi-bersama-bnn-ri-bahas-tata-kelola-dan-riset-soal-kratom</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 05:31:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1594</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/presiden-jokowi-bersama-bnn-ri-bahas-tata-kelola-dan-riset-soal-kratom">Presiden Jokowi bersama BNN RI Bahas Tata Kelola dan Riset soal Kratom</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, JAKARTA &#8211; Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, menggelar rapat internal tentang kebijakan dalam penanganan, pemanfaatan, dan perdagangan tanaman Kratom, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/6).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait, diantaranya Menteri Perdagangan, Menteri Perekonomian, Menteri Pertanian, Kepala Staf Kepresidenan, dan Kepala BNN RI, guna membahas aturan tata kelola dan riset terkait tanaman Kratom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa Kratom memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh, terlebih jika digunakan dengan dosis tinggi. Namun hingga kini budidaya dan konsumsi Kratom masih belum diatur dalam Undang-Undang Narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, sejak tahun 2022 BNN telah merehabilitasi 133 orang yang diketahui merupakan penyalah guna Kratom dengan ciri-ciri klinis seperti halnya yang terjadi pada penyalah guna Zat Opioid seperti: kecemasan, tegang, muntah, pusing, mual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun kebijakan dari lembaga terkait seperti Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah melarang penggunaan Kratom dalam obat bahan alam. UNODC tetap pada kebijakannya bahwa Kratom dan semua turunannya berada dalam pengawasan WHO (under WHO surveillance) yang akan terus memonitor literatur scientific dan perkembangan Kratom di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sikap BNN Berdasarkan Surat Edaran BNN 2019 (SE Kepala BNN Nomor B/3985/X/KA/PL.02/2019/BNN tahun 2019), terkait peredaran dan penyalahgunaan Kratom di Indonesia mendukung keputusan Komnas Perubahan Penggolongan Narkotika dan Psikotropika bahwa tanaman Kratom sebagai Narkotika Golongan I, sehingga diperlukan intervensi Sustainable Alternatif Development tanaman Kratom, khususnya di wilayah Kalimantan dan melakukan sosialisasi bahaya mengonsumsi Kratom.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil berbagai riset, rekomendasi UNODC, dan beberapa aturan ataupun kebijakan lembaga terkait, maka BNN mengusulkan untuk dilakukan penelitian teknis tentang Kratom dan selama masa rekomendasi tersebut BNN menyarankan agar Kratom dan semua turunannya tidak digunakan kecuali untuk kepentingan penelitian. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/presiden-jokowi-bersama-bnn-ri-bahas-tata-kelola-dan-riset-soal-kratom">Presiden Jokowi bersama BNN RI Bahas Tata Kelola dan Riset soal Kratom</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 10:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1508</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas">Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">KALBAR, <a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>  –  Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menutup kunjungan kerjanya di provinsi &#8220;seribu sungai&#8221; dengan mengunjungi kantor BNN Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (6/5).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kunjungannya tersebut, Kepala BNN RI memberikan arahan kepada para Kepala BNN Kabupaten/Kota dan jajaran BNN Provinsi Kalimantan Barat. Menurut<br>Marthinus Hukom, ada dua poin penting yang menjadi penekanan dalam arahan tersebut, yaitu terkait membangun nilai dalam menyatukan gagasan serta membangun sinergitas bukan rivalitas dalam menjalankan tugas. Kepala BNN RI meyampaikan bahwa pentingnya memiliki nilai yang sama dari setiap pegawai BNN mengingat adanya heterogenitas dalam organisasi BNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam bekerja di instansi BNN kita perlu melakukan penyatuan gagasan karena terdapat beragam latar belakang di instansi ini, ada polisi, PNS, PPPK, dan PPNPN,&#8221; ucap Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyatuan gagasan tersebut menurut Kepala BNN RI dapat dimulai dengan membangun nilai, sehingga penyatuan gagasan tersebut bukan berupa penyatuan yang dipaksakan melainkan atas dasar kesadaran dari nilai-nilai yang sama yang dimiliki oleh seluruh pegawai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita memiliki Catur Dharma Tara, Mars BNN, dan sumpah jabatan, itu merupakan nilai-nilai yang mengikat sehingga kita hadir utuh dalam menjalankan tugas yang kita emban, jangan menganggap itu semua hanya narasi tanpa nilai,&#8221; tegas Kepala BNN RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan tersebut Marthinus Hukom juga mengingatkan terkait rivalitas dalam menjalankan tugas. Ia berpesan kepada para anggotanya agar tidak terjebak dalam rivalitas, tetapi sebaliknya justru harus memperkuat sinergitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tinggalkan rivalitas itu, kalau ada rivalitas maka akan ada tarik menarik kepentingan sehingga masing-masing ingin terlihat menonjol, sebaliknya kita harus bicara tentang kerja sama,&#8221; pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI mencontohkan, dalam penjagaan perbatasan dari ancaman kejahatan narkotika yang masuk ke Indonesia misalnya, BNN tidak memiliki kewenangan di sana tetapi ada Bea dan Cukai, TNI, serta Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP). Maka memerlukan sinergitas, dimana kewenangan berada pada mereka, namun BNN tetap memegang kontrol dan menjadi lembaga yang koordinatif. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kepala-bnn-ri-tinggalkan-rivalitas-dan-bangun-sinergitas">Kepala BNN RI: Tinggalkan Rivalitas dan Bangun Sinergitas</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Kantor Pusat DEA, BNN RI Siap Lanjutkan Kerja Sama</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/kunjungi-kantor-pusat-dea-bnn-ri-siap-lanjutkan-kerja-sama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 11:55:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Pusat DEA]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1395</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kunjungi-kantor-pusat-dea-bnn-ri-siap-lanjutkan-kerja-sama">Kunjungi Kantor Pusat DEA, BNN RI Siap Lanjutkan Kerja Sama</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  Amerika Serikat – Usai berkunjung ke KBRI Washington D.C., Delegasi BNN yang dipimpin oleh Kepala BNN RI Marthinus Hukom melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kantor Pusat Drug Enforcement Administration (DEA) di Virginia, Amerika Serikat, Kamis (16/5).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedatangan Delegasi BNN tersebut disambut hangat oleh Omar Arellano, Deputy Chief of Operations DEA, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Deputy Chief of Operation DEA tersebut menyampaikan situasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika terkini di Amerika Serikat. Omar Arellano menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2023, korban Fentanyl di Amerika Serikat diketahui telah mencapai lebih dari 110 ribu orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi hal tersebut, Delegasi BNN menyampaikan keprihatinan atas situasi narkotika di Amerika Serikat yang baru-baru ini dikategorikan sebagai darurat narkotika atas maraknya penyalahgunaan Fentanyl dan Xylazine. Dalam pertemuan tersebut Kepala BNN RI juga mengulas kembali terkait kerja sama antara BNN dan DEA yang telah terjalin sejak tahun 2008.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh Kepala BNN RI menyampaikan bahwa narkotika merupakan isu global dan hanya bisa ditangani dengan kerja sama erat antar negara dengan saling berbagi data dan informasi. Selain bertemu dengan DEA dalam kesempatan tersebut delegasi BNN juga bertemu dengan pejabat The Organized Crime Drug Enforcement Task Force (OCDETF) yang merupakan satuan tugas independen di bawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OCDETF didirikan pada tahun 1982 guna memerangi kejahatan transnasional terorganisir dan menekan peredaran gelap narkotika di Amerika Serikat. Cara kerja OCDETF yakni dengan menggunakan pendekatan multi-agensi dalam menindak dan memberantas sindikat besar peredaran narkotika, sindikat pencucian uang, dan kejahatan terkait narkotika lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program yang dijalankan oleh OCDETF tersebut beroperasi secara nasional dengan menggabungkan sumber daya dari berbagai lembaga federal, seperti 94 Kantor Kejaksaan, Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak, DEA, FBI, Dinas Pendapatan Dalam Negeri/Internal Revenue Service (IRS), Penjaga Pantai/Coast Guard, Imigrasi serta Bea dan Cukai AS, US Marshalls Service, Divisi Kriminal dan Pajak Departemen Kehakiman AS, serta sejumlah lembaga di negara bagian. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/kunjungi-kantor-pusat-dea-bnn-ri-siap-lanjutkan-kerja-sama">Kunjungi Kantor Pusat DEA, BNN RI Siap Lanjutkan Kerja Sama</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dihadapan SOD DEA, BNN RI Siap Upayakan Kolaborasi dalam Pemberantasan Narkoba</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/dihadapan-sod-dea-bnn-ri-siap-upayakan-kolaborasi-dalam-pemberantasan-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 11:50:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[SOD DEA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1392</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dihadapan-sod-dea-bnn-ri-siap-upayakan-kolaborasi-dalam-pemberantasan-narkoba">Dihadapan SOD DEA, BNN RI Siap Upayakan Kolaborasi dalam Pemberantasan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  Amerika Serikat – Dalam rangka meningkatkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) diperlukan sebuah langkah besar. Salah satunya melalui kolaborasi informasi antar lembaga guna memutus jaringan sindikat narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini dilakukan oleh delegasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) ketika mengunjungi kantor Special Operations Division (SOD), Drug Enforcement Administration (DEA), di Amerika Serikat, pada Rabu (15/5). Pada kesempatan study visit, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., hadir bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), dan diterima oleh Assistant Special Agent In Charge (ASAC) SOD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak SOD menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin sangat baik antara BNN dan DEA selama ini. Dalam pertemuan dijelaskan, SOD merupakan unit khusus dalam struktur DEA yang bertanggungjawab untuk mengoordinasikan dan mendukung investigasi peredaran narkotika berskala besar dengan melibatkan berbagai agensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak berdiri pada tahun 1994, SOD memfasilitasi pertukaran informasi dan kolaborasi antar lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional, untuk menangani dan memutus jaringan sindikat narkotika. Mereka berfokus pada peredaran narkotika tingkat tinggi dan tindak pidana pencucian uang yang berdampak signifikan terhadap aliran narkotika ke Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi disebutkan juga, SOD memiliki peran signifikan bagi agen federal dalam melakukan koordinasi di lapangan terkait antar kasus yang ditangani. Praktis, tidak ada dua agen yang menangani satu kasus yang sama, sehingga tidak tumpang tindih dan operasi berjalan efektif dan efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, SOD memanfaatkan teknologi komunikasi mulai dari telepon, internet, hingga radio. Langkah ini digunakan untuk melakukan investigasi kejahatan transnasional domestik dan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Study visit yang dilakukan Delegasi BNN RI ini diharapkan dapat membuka wawasan yang kemudian dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan Indonesia dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/dihadapan-sod-dea-bnn-ri-siap-upayakan-kolaborasi-dalam-pemberantasan-narkoba">Dihadapan SOD DEA, BNN RI Siap Upayakan Kolaborasi dalam Pemberantasan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Kerja Sama Internasional, Delegasi BNN Study Visit ke National Targeting Center AS</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/perkuat-kerja-sama-internasional-delegasi-bnn-study-visit-ke-national-targeting-center-as</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 03:53:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[bnn]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1374</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/perkuat-kerja-sama-internasional-delegasi-bnn-study-visit-ke-national-targeting-center-as">Perkuat Kerja Sama Internasional, Delegasi BNN Study Visit ke National Targeting Center AS</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>,  Jakarta – Delegasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan study visit ke National Targeting Center (NTC) yang dikelola oleh U.S. Customs and Border Protection, Rabu (15/5). Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat kerja sama internasional dalam upaya peningkatan pengawasan peredaran gelap narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), melihat sarana dan prasarana pusat pemantauan yang tersedia di NTC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui, NTC merupakan sebuah divisi yang berperan penting dalam mengidentifikasi, penargetan, penyaringan, dan intersepsi penumpang maupun barang masuk ke Amerika Serikat. Ia dibentuk sebagai respons atas serangan teroris pada 11 September 2001, dengan tujuan untuk mencegah terulangnya serangan serupa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak berdiri, NTC telah mengalami perkembangan signifikan dalam pengawasan masuknya orang dan barang ke Amerika Serikat. Beberapa langkah penting diambil termasuk melakukan inspeksi fisik kapal (vetting), pemeriksaan dan pendataan detail terhadap seluruh kargo yang masuk ke Amerika Serikat pasca insiden bom cartridge printer tahun 2010.</p>


<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/perkuat-kerja-sama-internasional-delegasi-bnn-study-visit-ke-national-targeting-center-as">Perkuat Kerja Sama Internasional, Delegasi BNN Study Visit ke National Targeting Center AS</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Barang Bukti Narkotika dari Lima Kasus Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/barang-bukti-narkotika-dari-lima-kasus-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 06:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1368</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/barang-bukti-narkotika-dari-lima-kasus-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri">Barang Bukti Narkotika dari Lima Kasus Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, Jakarta — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melaksanakan amanah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan kembali memusnahkan barang bukti narkotika di halaman parkir gedung BNN, pada Selasa (21/5). Sejumlah barang bukti narkotika berupa 1.253,30 gram sabu, 10.472 gram ganja, 67 butir ekstasi, dan 106,18 gram MDMB-INACA dimusnahkan setelah dilakukan penyisihan guna kepentingan uji laboratorium.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemusnahan ke-5 di tahun 2024 ini merupakan hasil dari pengungkapan lima kasus narkotika dengan melibatkan lima orang tersangka. Adapun kronologis ke lima kasus tersebut, sebagai berikut.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Kasus Pertama (LKN 0011)<br>Berdasarkan informasi masyarakat petugas BNN mengamankan sebuah paket berisi 1.059 gram sabu yang berasal dari Alohilan St. Milika Hawaii. Paket yang dikirim oleh Regaio Gift Shop tersebut ditujukan kepada Saber Ahmad yang beralamat di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Petugas yang melakukan pengawasan terhadap paket tersebut kemudian menemukan bahwa yang bersangkutan meminta pegawai resepsionis yang menerima paket untuk mengubah alamat pengiriman ke Auckland, New Zealand dan mengirimkannya kembali melalui jasa pengiriman UPS. Petugas BNN selanjutnya menyita barang bukti narkotika tersebut di Kantor UPS Pasar Minggu.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li>Kasus Kedua (LKN 0014)<br>Petugas BNN mengamankan seorang pria bernisial JI alias Enjot dari sebuah kampus di Jakarta Timur bersama dengan barang bukti 3.717 gram ganja, Jumat (19/4). Pengungkapan berawal dari adanya informasi pengiriman paket narkotika yang akan dikirimkan ke sebuah kampus di kawasan Jakarta Timur. Petugas BNN selanjutnya melakukan penyelidikan di kampus tersebut dan mengamankan tersangka JI alias Enjot yang pada saat itu sedang membawa paket kiriman narkotika.</li>



<li>Kasus Ketiga (LKN 0015 dan LKN 0018)<br>Pengungkapan berawal dari informasi masyarkat akan adanya pengiriman narkotika jenis ganja ke daerah Kota Tegal, Jawa Tengah. Setelah melakukan penyelidikan dan berkoodinasi dengan pihak Kantor Pos Samalanga, Bireun, Aceh, petugas BNN kemudian menangkap seorang pria berinisial AM di Jalan Kepodang, Tegal, Jawa Tengah, Senin (22/4).</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengungkapan tersebut petugas BNN mengamankan 6.795 gram ganja di dalam pipa paralon yang dibungkus dengan kardus coklat. Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di kediaman tersangka AM di wilayan Bojong, Tegal dan kembali menemukan 1,3 gram ganja yang dibungkus dengan kertas coklat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian petugas BNN melakukan pengembangan dan keesokan harinya pada hari Selasa (23/4) petugas BNN melalui timnya melakukan penangkapan terhadap tersangka RA di Dusun Harapan Makmur, Bireuen, Aceh, yang diketahui sebagai pengirim paket ganja tersebut selanjutnya pada hari Selasa (7/5) petugas BNN juga melakukan penangkapan terhadap RS penghubung AM dengan pemilik Barang di wilayah Bendan Kergon Kecamatan Pekalongan Kota Pekalongan, Jawa Tengah.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4">
<li>Kasus Keempat (LKN 0016)<br>Petugas BNN bekerjasama dengan Kanwil Bea dan Cukai Jakarta menangkap seorang pria berinisial SP alias Abot bin Yasmin, Jumat (26/4). Tersangka diamankan di Desa Cibuntu, Bekasi, setelah menerima paket narkotika jenis MDMB-INACA seberat 107,18 gram yang dikirim dari Hongkong.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi MDMB-INACA merupakan bahan dasar dalam membuat tembakau sintesis. Tersangka SP diketahui sebelum tertangkap oleh petugas BNN pernah melakukan pembuatan tembakau sintesis di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Pendidikan, Tambun, Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hasil introgasi yang dilakukan petugas, tersangka SP mengaku mendapat arahan dari seorang warga binaan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, berinisial AS alias Bob. Saat ini tersangka SP dan barang bukti telah diamankan oleh petugas.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li>Kasus Kelima (LKN 0017)<br>Berawal dari pengungkapan kasus narkotika yang melibatkan jaringan antar Provinsi Medan – Jakarta. Petugas BNN bekerjasama dengan BC kanwil Bali, NTT dan NTB melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan penangkapan terhadap pria berinisial Za alias Ucok alias Ziro yang sedang berada di Bali, Sabtu (27/4). Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita 201,30 gram sabu dan 70 butir ekstasi siap edar yang disimpan di dalam sebuah tas di sebua penginapan di daerah Pemecutan, Denpasar, Bali. Berdasrkan keterangan tersangka barang bukti narkotika tersebut didapat dan dibawa dari Banyuwangi, Jawa Timur, atas perintah seorang pria berinisial Bo yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Atas pemusnahan seluruh barang bukti narkotika dari lima kasus tersebut, BNN RI telah menyelamatkan 7.811 jiwa dari ancaman penyalahunaan narkotika. Pemusnahan ini sebagai bukti keseriusan BNN dalam menjalankan amanah Undang-Undang menyelamatkan generasi bangsa dan mewujudkan Indonesia yang Bersih dari Narkoba (Bersinar). (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/barang-bukti-narkotika-dari-lima-kasus-tindak-pidana-narkotika-dimusnahkan-bnn-ri">Barang Bukti Narkotika dari Lima Kasus Tindak Pidana Narkotika Dimusnahkan BNN RI</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kerja Sama, Kepala BNN RI Study Visit ke Markas DEA Amerika Serikat</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/tingkatkan-kerja-sama-kepala-bnn-ri-study-visit-ke-markas-dea-amerika-serikat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 05:59:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=1328</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/tingkatkan-kerja-sama-kepala-bnn-ri-study-visit-ke-markas-dea-amerika-serikat">Tingkatkan Kerja Sama, Kepala BNN RI Study Visit ke Markas DEA Amerika Serikat</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a>, Jakarta &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. melakukan study visit ke markas Drug Enforcement Administration (DEA), di Quantico, Amerika Serikat pada Senin (13/5). Kegiatan ini bertujuan mempelajari proses rekrutmen pegawai, proses pelatihan, serta melihat langsung fasilitas yang dimiliki Badan Narkotika Amerika Serikat tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BNN RI hadir bersama delegasi yang terdiri dari Deputi Berantas, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Kepala PPSDM, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, dan Analis RNP mengikuti agenda Training Academy DEA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti diketahui, DEA memiliki divisi pelatihan internasional yang dapat melatih penegak hukum dari berbagai negara di dunia dalam menanggulangi peredaran gelap narkotika.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" data-id="1331" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/BNN-RI-2-700x400.jpeg" alt="" class="wp-image-1331"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="1330" src="https://www.detak.co.id/wp-content/uploads/2024/05/BNN-RI-3-700x400.jpeg" alt="" class="wp-image-1330"/></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selama study visit, delegasi BNN diberikan kesempatan mempelajari proses pelatihan dasar yang diberikan kepada calon pegawai DEA. Selain itu, Training Academy juga menyediakan program-program pelatihan khusus bagi penegak hukum dari luar DEA, termasuk pelatihan penanganan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), medis taktis, forensik digital, dan lain-lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan BNN ini merupakan bagian dari rangkaian study visit ke beberapa fasilitas DEA lainnya, seperti DEA Headquarters, Special Testing and Research Laboratory, Kantor DEA Divisi El Paso, Pusat Intelijen El Paso, dan Patroli Perbatasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kehadiran BNN ini menjadi bagian dari program DEA, dimana mereka akan mengadakan pelatihan di Jakarta untuk meningkatkan kapasitas penegakan hukum di Indonesia pada bulan Juni 2024 mendatang. Nantinya peserta akan diikuti dari berbagai lembaga penegak hukum di Indonesia, termasuk BNN. (Zal)</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/tingkatkan-kerja-sama-kepala-bnn-ri-study-visit-ke-markas-dea-amerika-serikat">Tingkatkan Kerja Sama, Kepala BNN RI Study Visit ke Markas DEA Amerika Serikat</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
