<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belanda Archives - Detaktangsel.com</title>
	<atom:link href="https://www.detaktangsel.com/tag/belanda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/belanda</link>
	<description>Berita dan Informasi Tangsel Seketika Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Sep 2024 13:16:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.detaktangsel.com/wp-content/uploads/2024/01/logodetak-mini-80x80.jpg</url>
	<title>Belanda Archives - Detaktangsel.com</title>
	<link>https://www.detaktangsel.com/tag/belanda</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belanda Kembalikan 288 Artefak ke Indonesia</title>
		<link>https://www.detaktangsel.com/belanda-kembalikan-288-artefak-ke-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 13:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.detak.co.id/?p=3042</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/belanda-kembalikan-288-artefak-ke-indonesia">Belanda Kembalikan 288 Artefak ke Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.detak.co.id/">detak.co.id</a> NASIONAL &#8211; Belanda mengembalikan hampir 300 artefak kepada Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jumat (20/9/2024). Artefak tersebut adalah empat patung peninggalan kerajaan Hindu-Buddha dan 284 artefak dari invasi Puputan Badung.</p>



<p>Sebelumnya, koleksi ini disimpan di Wereldmuseum, Belanda.</p>



<p>Empat patung Hindu-Buddha meliputi patung Bhairava, Nandi, Ganesha, dan Brahma yang dibawa ke Belanda dari Jawa pada paruh pertama abad ke-19.</p>



<p>Sedangkan, 284 benda dari Koleksi Puputan Badung meliputi senjata, koin, perhiasan, dan tekstil yang dibawa ke Belanda setelah perang melawan kerajaan Badung dan Tabanan di Bali selatan pada tahun 1906.</p>



<p>&#8220;Ini adalah kedua kalinya kami mengembalikan benda-benda yang seharusnya tidak pernah berada di Belanda, berdasarkan rekomendasi dari Komite Koleksi Kolonial. Pada masa kolonial, benda-benda budaya sering dijarah, atau berpindah tangan tanpa sengaja dengan cara lain. Pengembalian benda-benda ini penting terkait dengan ganti rugi materiil,&#8221; ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Eppo Bruins.</p>
<p>The post <a href="https://www.detaktangsel.com/belanda-kembalikan-288-artefak-ke-indonesia">Belanda Kembalikan 288 Artefak ke Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.detaktangsel.com">Detaktangsel.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
