Warga Keluhkan Jalan Berlubang Bandara Soekarno Hatta

Tampak jalan berlubang di Jl Perimeter selatan dan utara Bandara Soetta Tampak jalan berlubang di Jl Perimeter selatan dan utara Bandara Soetta

detaktangsel.com Kota TANGERANG - Warga pengguna Jalan Perimeter selatan dan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta mengeluhkan jalan rusak yang berlubang, padahal jalan tersebut merupakan akses jalan satu-satunya menuju Bandara Soetta.

Menurut pantuan wartawan detakbanten.com, saat melintas dijalan tersebut terlihat banyak lubang berkisar 10 hingga 20 cm yang berjarak tidak jauh dari lubang satu ke lubang lainnya.

Fuji (43) salah satu warga Selapajang Jaya Kecamatan Neglasari yang dijumpai di lokasi, mengeluhkan jalan berlubang di Jalan Perimeter Selatan dan Perimeter Utara. Pasalnya jalan tersebut sudah lama belum diperbaiki, yang tentunya ini sangat berbahaya dan rawan kecelakaan apalagi dimusim penghujan.

"Ya, tentunya dengan adanya jalan berlubang bisa mengakibatkan kecelakaan, apalagi dengan kondisi cuaca seperti ini. Jalan berlubang dikala hujan dipenuhi oleh air, yang tidak terlihat oleh pengguna jalan karena samar. Dari situlah banyak warga yang melalui jalan tersebut seringkali jatuh," ujar Fuji salah satu warga yang kebetulan bekerja di Bandara Soetta.

Menurutnya, selain banyaknya jalan berlubang, Fuji juga keluhkan kurangnya penerangan jalan umum (PJU) diwaktu malam diarea jalan tersebut.

"Terkadang kalau saya bekerja shift malam melewati jalan perimeter selatan dan utara jalan terlihat samar disebabkan penerangannya remang remang, ya pernah juga saya jatuh," katanya lagi.

Hal serupa juga dikeluhkan Alex salah satu tukang ojek yang sering melintas dijalan itu, pasalnya jalan rusak di perimeter selatan dan utara sudah banyak memakan korban. Walaupun kecelakaan tersebut tidak parah dan tidak memakan korban. Pengendara roda dua lah yang sering menjadi korbannya.

Seperti dua hari yang lalu, saat hujan deras pengguna motor Vega berwarna merah saat melewati perimeter utara, mereka terpental hingga ke teralis pembatas jalan Bandara Soetta.

"Beruntung kedua pemuda tersebut tidak apa-apa, hanya lecet yang saya lihat ketika saya menolong keduanya," kata Alex .

Selanjutnya, dari peristiwa tersebut saya berharap kepada pihak Bandara Soetta untuk memperbaiki jalannya untuk menghindari kecelakaan yang akan terulang kembali. "Syukur syukur tidak ada lagi," katanya .

Sementara Yudis Tiawan kabag humas dan protokoler PT. Angkasa Pura II Bandara Soetta saat dikonfirmasi lewat telepon genggamnya tidak bisa dihubungi, hanya beberapa kalimat yang dijelaskannya melalui sms yang mengatakan, PT. Angkasa Pura II Bandara Soetta sudah mengontak pemborong untuk memperbaiki jalan tersebut, hanya saja terkendala dengan musim penghujan.

"Pemborong tidak mau mengerjakan dikala musim penghujan karena dikhawatirkan rugi. Makanya patuhi rambu-rambu yang ada, jangan melebihi dari 40 KM dan waspada, agar selamat sampai tujuan juga warga supaya bersabar," ujar Yudis.

"Dari pihak bandara sudah berupaya memperbaiki sebagian jalan berlubang dengan menyemen dan menutupi lubang dengan konblok untuk sementara waktu, sambil menunggu dari pihak pemborong untuk mengerjakannya," jelas Yudis. (Ades)

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online