Balon Gas Meledak, 4 Mahasiswa Luka Bakar

Balon Gas Meledak, 4 Mahasiswa Luka Bakar

detaktangsel.comTANGERANG - Balon gas meledak saat para calon mahasiswa sedang menjalani Ospek di Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Kota Tangerang yang telah melukai 4 orang mahasiswa senior di kampus tersebut.

Belum diketahui sebab pasti kejadiaan naas yang melukai keempat mahasiswa semester V UNIS Kota Tangerang,kejadian tersebut terjadi di Jl.Syekh Yusuf Babakan Kota Tangerang pada pukul 09.40 wib, Sabtu (13/9).

Kurniasih selaku ketua Ospek UNIS mengatakan pihaknya sangat kaget sekali melihat kejadian tersebut, hal yang tidak terduga terjadi begitu saja, "saya juga tidak tahu pasti penyebab pastinya tadi kita semua panitia sudah berada diatas beserta dengan calon mahasiswa baru untuk melihat balon yang akan dilepaskan oleh teman saya," katanya sedih.

Tiba tiba saya dengar teriakan dari bawah dan kita segera bergegas melihat keluar tepatnya diparkiran UNIS tempat dimana kami menyimpan balon gas dan makanan bawaan yang dibawa oleh calon mahasiswa baru, betapa kagetnya kami melihat teman teman panitia di bawah yang tadinya akan melepaskan balon bertuliskan UNIS luka bakar akibat balon gas yang akan dilepaskan telah meledak," tuturnya sedih.

Sementara ketika meminta keterangan dari pihak kampus, Bapak Yudi selaku Humas UNIS mengatakan pihaknya belum tahu pasti terkait meledaknya balon gas tersebut, " ya ,saya baru sampe ke kampus mba,kabar tersebut saya baru tahu via telepon dari panitia dan belum tahu pasti penyebabnya apa,yang saya tahu hari ini ada kegiatan Ospek , yang jelas saya turut prihatin atas kejadian ini,namanya juga musibah," katanya terlihat linglung sambil melihat tempat kejadian dan makanan yang berantakan.

Keempat korban dalam musibah tersebut saat ini di larikan ke UGD Rumah Sakit Usada Insani dengan luka bakar yang cukup parah.

Diketahui bahwa 2 korban luka bakar serius Dika dan Anas dan 2 luka luka ringan terkena percikan api yaitu Asep dan Terry.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online