Peringati Hari Air Sedunia, Airin Tegaskan Pentingnya Air Bagi Kehidupan Di Bumi

Walikota Airin Rachmi Diany bersama Kepala DPU Tangsel saat melepas bibit ikan di kali Jaletreng, kawasan Taman Kota ll, Kecamatan Setu. Walikota Airin Rachmi Diany bersama Kepala DPU Tangsel saat melepas bibit ikan di kali Jaletreng, kawasan Taman Kota ll, Kecamatan Setu.

detaktangsel.com SETU--Air, merupakan salah satu sumber yang teramat penting bagi seluruh kehidupan yang ada di dunia. Untuk itu, keberadaannya harus dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang ada agar keberlangsungan hidup dihari ini hingga dimasa yang akan datang tetap berjalan dengan baik.

Karena pentingnya air bagi seluruh kehidupan di bumi, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota setempat pun, ikut memperingatinya dengan melakukan pelepasan ribuan bibit ikan ke aliran kali Jaletreng, kawasan Taman Kota ll kecamatan Setu, Selasa (2/5/2017).

Pantauan dilokasi, nampak Walikota Airin Rachmi Diany didampingi Kepala DPU, Retno Prawati, melepas bibit ikan dialiran kali Jaletreng tersebut. Tak hanya dihadiri Airin dan Kepala DPU Tangsel, ratusan pelajar berseragam putih-merah dan putih-biru ikut merayakan peringatan hari air sedunia itu.

Walikota Airin Rachmi Diany menjelaskan, diadakannya peringatan hari air dunia dilingkup Pemkot Tangsel untuk menarik perhatian publik tentang pentingnya air dan pentingnya pemanfaatan kembali air limbah buangan.

Airin bilang, Kota Tangsel dari perspektif nasional, merupakan salah satu daerah hindterland (penyangga) ibu kota negara dengan jumlah penduduk yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Karena penyangga ibu kota negara inilah, ke depan Kota Tangsel diyakininya akan menjadi kota megapolitan. Pesatnya pertumbuhan ekonomi dan kepadatan penduduk, mengakibatkan tekanan terhadap ruang lingkungan akan kebutuhan perumahan, pemukiman dan perdagangan jasa beserta fasilitas pendukungnya.

"Air limbah merupakan sumber daya penting dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan. Target ini bertujuan untuk menggunakan kembali air limbah yang bersumber dari rumah tangga, industri dan perkantoran dengan mendaur ulangnya sehingga aman digunakan," kata Airin menjelaskan.

Pengelolaan air yang baik dianggap tidak hanya penting bagi kelanjutan hidup anak-anak di masa mendatang, akan tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan pembangunan. Untuk itu, diperlukan pengendalian pengelolaan air.

Perintah juga mewajibkan bagi setiap bangunan tidak boleh mengakibatkan bertambahnya debit air ke sistem aliran sungai yang dilakukan. Mengelola dan memanfaatkan kembali sistem penampungan air hujan dan air limbah untuk kepentingan internal secara mandiri, menyediakan kolam dan sumur resapan atau tandon-tandon air.

"Kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh stakeholders untuk bersama-sama mendukung upaya pengelolaan air dan air limbah agar menjadi sumber daya dan investasi generasi dimasa mendatang. Dengan memperhatikan semua yang ada,upaya pengelolaan air tidak dapat dilakukan atau hanya ditumpukan kepada pemerintah saja. tetapi perlu peran serta semua pihak untuk mengelola air bagi kehidupan," ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel, Retno Prawati menjelaskan, peringatan Hari Air Sedunia yang dilakukan setiap tahunnya itu, diikuti oleh 100 orang dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari pelajar hingga para penggiat lingkungan yang ada di Tangsel. Hari Air Sedunia yang diadakan kali ini, juga diisi dengan lomba karya tulis yang diikuti pelajar SD dan SMP.

"Kita tidak hanya menyebar benih bibit ikan saja, namun juga memberikan penghargaan terhadap pemenang lomba karya tulis untuk siswa SD dan SMP dalam lomba karya tulis mengenai hari air. Para pemenang ini mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan piala," tandas Retno.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online