Anggota DPR-RI Fraksi PDIP Soroti Jalan Rusak Di Tangsel

Sekjen PDIP Tangsel, Bambang Triyadi, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Marinus Gea dan ketua PDIP Tangsel, Bayu Murdani saat berlangsungnya sosialisasi empat pilar kebangsaan di sekretariat PDIP Tangsel, Sabtu (9/5) kemarin. Sekjen PDIP Tangsel, Bambang Triyadi, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Marinus Gea dan ketua PDIP Tangsel, Bayu Murdani saat berlangsungnya sosialisasi empat pilar kebangsaan di sekretariat PDIP Tangsel, Sabtu (9/5) kemarin.

detaktangsel.com SETU - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, mendadak menyambangi kantor PDIP Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dewan asal daerah pemilihan Banten III (Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) ini, dalam rangka melakukan reses di daerah pemilihannya berupa kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang berlangsung di aula sekretariat partai berlambang moncong di jalan Lingkar Selatan Kecamatan Setu, Sabtu (9/5) akhir pekan kemarin.

Dihadapan 100 peserta dari unsur Pengurus Anak Cabang (PAC) maupun pengurus PDIP Kota Tangsel dan sejumlah elemen masyarakat lainnya, Marinus Gea mengungkapkan bahwa setiap warga negara wajib menanamkan serta mengimplementasikan empat pilar kebangsaan ditengah derasnya arus globalisasi saat ini. Empat pilar kebangsaan tersebut yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Perlu kesungguhan untuk mengingatkan kembali warga masyarakat serta penyelenggara Negara terhadap UUD 1945. Kondisi di lapangan saat ini masih memprihatinkan. Bahkan remaja pun belum tentu hafal Pancasila," ucap Marinus yang saat itu didampingi Ketua DPC PDIP Tangsel Tb Bayu Murdani dan Sekjennya, Bambang Triyadi.

Dijelaskan anggota Komisi I DPR-RI ini, sosialisasi empat pilar kebangsaan bertujuan untuk memberikan pemahaman utuh kepada semua lapisan masyarakat dan penyelenggara negara terkait tujuan mulia didirikannya bangsa Indonesia.

"Sejak proklamasi hingga saat ini, cita-cita luhur kemerdekaan bangsa belum sepenuhnya terwujud. Masih banyak hak-hak rakyat yang dirampas," beber Marinus Gea.

Salah satu contoh, ujar Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kota Tangerang ini, kondisi jalan di Tangsel khususnya dan Tangerang Raya umumnya, masih banyak yang rusak. Bahkan, belum bisa dibilang layak. Padahal, lanjut Marimus, kekayaan bangsa ini sangat nyata wujudnya dan telah dieksplorasi sedemikian besar.

"Infrastruktur yang menjadi kewajiban pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah belum tertangani secara maksimal. Hasil kekayaan Negara ini belum mampu dikelola dengan baik oleh pembuat kebijakan untuk mensejahterakan rakyatnya. Jika penyelenggara negara yang membuat kebijakan memiliki dan menerapkan empat pilar kebangsaan, pasti hasilnya akan jauh beda," ungkap Marinus Gea yang mengaku telah menemui konstituen dari berbagai lapisan masyarakat mulai tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online