Asiiiik, Jalan Ke Kawasan Puspiptek Jelang WTA Mulai Terlihat Mulus

pengendara roda dua saat melintas di ruas jalan yang mulai terlihat mulus di perempatan Muncul, Kecamatan Setu. pengendara roda dua saat melintas di ruas jalan yang mulai terlihat mulus di perempatan Muncul, Kecamatan Setu.

detaktangsel.com SETU--Akses menuju lokasi Tangsel Global Innofation Forum (TTGIF)-World Technopolis Association (WTA) yang akan di pusatkan di kawasan Puspiptek Serpong, Selasa, 20 September 2016 esok terus dilakukan perbaikan. Salah satunya akses jalan menuju area pelaksanaan di Kecamatan Setu.

Pantauan di sejumlah ruas jalan ke arah pusat penelitian dan teknologi terbesar di tanah air itu sudah tampak lebih baik. Setidaknya, ada tiga ruas jalan dari arah pintu Tol BSD yang akan dilintasi tamu event skala internasional tersebut. Kondisinya, saat ini mulai terlihat mulus.

Dari catatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBSMDA) Kota Tangsel, ruas jalan itu antara lain Jalan Rawa Buntu Raya, Jalan Taman Tekno dan Jalan Puspiptek Raya. Kewenangan tiga ruas jalan ini dimiliki instansi berbeda.

"Kalau ruas jalan Taman Tekno, itu sudah diserahkan oleh pengembang BSD pada tahun ini. Untuk pelsakanaan hotmixnya dilakukan oleh kami (DBMSDA Tangsel). Sedangkan untuk ruas jalan Rawa Buntu Raya, itu sebagian masih milik BSD," kata Kabid Bina Marga DBSMDA Kota Tangsel, Aris Kurniawan kepada wartawan, Minggu (18/9).

Sedangkan ruas jalan Puspiptek Raya, Aris jelaskan, kewenangannya ada pada Pemprov Banten melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR). Seluruh ruas jalan ini, kata dia, dibenahi untuk menyambut pelaksanaan event skala internasional yang bakal mengundang ilmuan dari luar negeri itu.

"Nah, kalau jalan taman Tekno itu nantinya akan kita jadikan percontohan pedestrian untuk ruas jalan kota di Kota Tangsel. itu jalan panjangnya 1,2 Kilometer dengan lebar 9 dikali 2 meter. Nanti akan ada tambahan pekerjaan lain di jalan itu," beber Aris.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kota Tangsel Retno Prawati menambahkan, pada pelaksanaan TGIF-WTA tersebut DBMSDA Kota Tangsel telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan akses. Salah satunya dengan Pemprov Banten dan Pengembang BSD.

"Karena ruas jalan di Tangsel ini kewenangannya bukan hanya Pemkot Tangsel, kita juga koordinasi dengan pihak lain. BSD pun memberikan bantuan hotmix untuk ruas jalan yang masih kewenangan mereka," ungkapnya.

Menurutnya, selama pelaksanaan TGIF-WTA 2016 ini pihaknya juga menghentikan sementara waktu pelaksanaan perbaikan Jalan Buaran-Viktor. Kata dia, hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan di kawasan tersebut.

"Jadi nantinya pelaksanaan betonisasi di Jalan Viktor Buaran itu dihentikan sementara. Setelah itu dilanjutkan setelah pelaksanaan Tangsel GIF 2016," pungkas Retno.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online