Budayakan Standar Mutu dan Keselamatan

Budayakan Standar Mutu dan Keselamatan

detaktangsel.com Setu-Sistem mutu dan Keselamatan selama ini hanya dikaitkan lebih kepada kebutuhan dan tujuan sesaat semata, khususnya dalam pembangunan Indonesia.

Namun, mutu dan Keselamatan belum dibangun menjadi budaya. Atas kondisi ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengajak masyarakat membudayakan Mutu dan Keselamatan dalam pembangunan sumber daya manusia, penguasaan dan pemanfaatan IPTEK melalui penelitian dan penerapannya menuju inovasi berkelanjutan.

Wakil Kepala LIPI mengatakan, mutu dan Keselamatan merupakan dua hal yang menjadi keharusan dalam menciptakan produk dan layanan dalam pembangunan di Indonesia. Mutu sangat terkait dengan kualitas, sedangkan Keselamatan melekat pada proses penjamin mutu. Ini untuk meningkatkan daya saing produk dan layanan yang terintegrasi.

"Dalam lingkup nasional harus memiliki kekuatan sendiri. Maka seluruh aset nasional harus memiliki mutu dan daya saing internasional," katanya saat memberikan keterangan pers di Puspiptek, Selasa (30/8).

Menurutnya, aspek mutu dan Keselamatan atas penggunaan produk elektronik perlu implementasi dan peningkatan sehingga tercipta kerangka kerja berbudaya mutu dan Keselamatan. "Apabila sudah menjadi budaya, maka mutu dan Keselamatan akan melekat pada semua produk yang mempunyai daya saing," ujarnya.

Sementara, kepala P2 SMTP LIPI Agus Fanar Syukri menjelaskan, untuk membudayakan Mutu dan Keselamatan sebagai salah satu standar produk dan layanan. "Ide konstruktif diperlukan untuk membangun riset yang mampu berdaya saing di tingkat nasional," terangnya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online