Bangunan Sekolah Hanya Tiang, Pemkot Tangsel Cuek

Bangunan Sekolah Hanya Tiang, Pemkot Tangsel Cuek

detaktangsel.com- SERPONG, Malang nian nasib siswa-siswi SD Negeri Rawa Buntu I, Kecamatan Serpong, hingga saat ini mereka harus belajar menumpang di SMP Negeri II, Dan harus masuk siang semua, sementara sebentar lagi menjelang tahun penerimaan murid baru.

Masalah tersebut harus dialami para murid dikarenakan sampai saat ini bangunan sekolah sama sekali belum selesai, bahkan hanya baru berdiri tiang-tiang pondasi saja.

Impian memiliki bangunan sekolah yang bagus dan bertingkat dalam waktu dekat ini pun sepertinya akan pupus, pasalnya Pemkot tangsel sudah memasuki bulan ke 4 Tahun 2014 belum terlihat akan adanya kelanjutan pekerjaan pembangunan gedung salahsatunya SDN Rawa Buntu 1 kembali.

Program Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany untuk membangun sekolah menjadi bagus dan bertingkat seakan diabaikan saja oleh Dinas Tata Kota dan Permukiman Kota Tangsel, pasalnya Dinas Tata Kota dan Permukiman tidak mengutamakan kelanjutan pembangunan sekolah yang mangkrak, sehingga terlihat bukan prioritas utama di awal tahun ini, kerena sampai sekarang tanda-tanda anggaran kelanjutan Tambah ruang kelas belum terlihat di LPSE.

Gimana dengan nasib murid-murid belajar? Gimana dengan penerimaan murid baru?

Pertanyaan tersebut yang dilontarkan ketua LSM Perkotaan Nusantara, Andi Nawawi, saat di minta konfirmasi, Senin (14/4).

"Seharusnya, Airin lebih mengutamakan kelanjutan pembangunan sekolah yang terhenti tersebut, kasihan dengan nasib murid-murid, masak Bu Airin tega melihat siswa belajar numpang dan masuk siang semua." ujarnya.

Andi berharap, Walikota Tangsel konsentrasi dengan kelanjutan pembangunan yang terhenti terutama pembangunan sekolah-sekolah karena sangat penting untuk proses belajar dan kenyaman belajar siswa.

Kemungkinan terkaitnya pembangunan sekolah SDN I Rawa Buntu dengan kasus KKN suami Walikota Tangsel, TB Chaeri Wardana atau Wawan, Andi mengatakan bisa saja terjadi karena kalau dilihat dari kontraktor yang membangun gedung sekolah tersebut diduga ada hubungan dengan Wawan yang saat ini di tahanan KPK.

"Bisa saja ada kaitannya, yang lebih tahu pasti KPK," imbuhnya.

Seperti diketahui Tambah Ruang kelas SDN Rawa Buntu I, Kecamatan Serpong yang berdekatan dengan kantor Dinas Pendidikan KotaTangsel tersebut, menggunakan angggaran tahun 2013 dengan nilai kontrak Rp 5.862.940.000 dan sebagai pelaksana PT Surtini Jaya Kencana.

Sementara Kepala Dinas Tata Kota, Dendi Priyandana saat didatangi ke kantor tidak berada di tempat dan saat dihubungi via seluler Hpnya mati.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online