Tahun Ini, Bazda Tangsel Menargetkan Rp 2,5 M dari Pengumpulan Zakat

Ketua Bazda Tangsel, Endang Saefudin Ketua Bazda Tangsel, Endang Saefudin

detaktangsel.com PONDOK AREN - Bedah rumah dan Beasiswa bagi pelajar tidak mampu menjadi prioritas utama yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Bedah rumah dan Beasiswa, didapat dari hasil pengumpulan yang dilakukan Bazda Tangsel periode 2014 yang mencapai Rp,2,4 Miliar. Sementara untuk 2015, Bazda Tangsel memasang target pendapatan dari zakat sebesar Rp,2,5 M.

Ketua Bazda Kota Tangsel, Endang Saefudin mengatakan, dari hasil pengumpulan zakat tahun 2014 akan disalurkan pada awal 2015. Pihaknya, sudah menyiapkan program-program bantuan dan santunan bagi warga kurang mampu. Program-program tersebut diantaranya bea siswa, bedah rumah, santunan guru ngaji, perbaikan masjid, mushala dan sarana-sarana keagamaan.

"Tahun ini 29 rumah warga yang akan dibedah," ungkapnya saat ditemui di Pondok Aren, Kamis (26/3).

Dikatakan Endang, selain memberikan beberapa bantuan pihaknya juga memberikan santuan kepada 58 guru Tempat Pengajian Al Qur'an (TPQ), TPA serta guru majlis taklim di kelurahan-kelurahan yang ada di kota Tangsel.

"Tiap kelurahan 4 orang guru yang dapat santunan," ujarnya.

Menurutnya sasaran program tahun 2015 ini masih sesuai dengan visi Bazda yakni layak kesehatan, layak makan, layak tempat tinggal dan layak keilmuan. Untuk itu, Bazda Kota Tangsel akan memprioritaskan sasaran program yang sesuai dengan visi misi tersebut.

"Kalau bedah rumah, syarat sasaran harus punya tanah, rumah tidak layak huni dan pemiliknya kaum duafa," ucapnya.

Agar bantuan tepat sasaran, menurutnya, pihaknya juga akan memberikan pengawasan penggunaan anggaran program-program tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengawasan agar alokasi
anggaran tepat sasaran.

"Setelah dikucurkannya bantuan bedah rumah, Kami akan awasi agar tepat sasaran," ujarnya.

Selain bedah rumah, lanjut Endang, Bazda bakal menyalurkan bantuan untuk beasiswa bagi pelajar mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA.

"Uang bea siswa tersebut kami akan berikan secara stimulan kepada kepala sekokah yang
bersangkutan, agar penggunaannya tepat sasaran," katanya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online