>
Print this page

KPU RI Santunai Petugas Pemungutan Suara Yang Wafat Saat Pemilu

detaktangsel.com PONDOK AREN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan santunan kematian kepada petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia, selama menjalani tugasnya.

Evi Novida Ginting Manik, komisioner KPU RI mengaku santunan kepada petugas yang wafat ini, sebagai rasa belasungkawa atas pahlawan demokrasi yang telah berjuang menjalani tugasnya mengawal proses pemungutan suara.

"Ini serentak kita lakukan di 4 rumah KPPS, di Jakarta dan Tangsel, kita sudah hadir di dua rumah di Tangsel. Ini bentuk belasungkawa kita berupa santunan, kemudian kepada yang lainnya akan kita lakukan hal yang sama, kita berikan kepada KPU Provinsi untuk melakukannya,” ucap Evi usai memberikan santunan kepada keluarga Almarhum Hanafi, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Jumat (3/5/2019).

Dia mengungkapkan, sampai malam kemarin, Kamis 2 Mei 2019, pihaknya mendapat laporan ada 412 petugas yang meninggal di seluruh Indonesia.

“Kita sudah menyelesaikan juknis, nanti tentu ada prasarat untuk dipenuhi dalam pemberian santunan ini. Terakhir yang saya dapat tadi malam berjumlah 412 petugas,” katanya.

Untuk percepatam penyaluran santunan bagi petugas yang wafat, pihaknya berharap KPU di Provinsi, kota dan kabupaten ikut membantu dalam memenuhi prasarat yang telah ditetapkan.

“Kita harap teman-teman di daerah provinsi atau kota membantu kita untuk memenuhinya, sehingga penyalurannya lebih cepat. Untuk santunanya sendiri, bagi yang meninggal dunia memperoleh 36 juta dan yang sakit 8 sampai 30 juta, tergantung pada penyakitnya,” beber Evi.

Evi jelaskan, untuk prasarat dimaksud harus dibuktikan dengan SK yang menyatakan bila yang bersangkutan adalah penyelenggara pemilu.

"Kan ada surat meninggalnya, kepentingan administrasi yang harus dipenuhi karena ini santunan dari APBN jadi harus bisa dipertanggung jawabkan,” terang dia.

Di Tangsel sendiri, ada 4 petugas KPPS meninggal dunia, yakni Mangsud, anggota KPPS Pakujaya, Hanafi ketua KPPS Jurang Mangu Timur dan Petugas Linmas KPPS Kelurahan Muncul, Taufik Hidayat serta petugas Linmas di Paku Alam, Jumadi.

Related items