HUT RI Ke 71, Hatrick Sang Spesialis Rudal

Kapten Arh Didik Wahyudi saat menjadi komandan upacara HUT RI Ke 71 di Lapangan Cilenggang, Serpong Kapten Arh Didik Wahyudi saat menjadi komandan upacara HUT RI Ke 71 di Lapangan Cilenggang, Serpong

detaktangsel.com PONDOK AREN--Menjadi Komandan upacara terutama pada peringatan hari bersejarah yang pernah terjadi di Indonesia semisal HUT RI, menjadi kebanggan tersendiri bagi prajurit TNI dalam mengemban amanah negara yang dibebankan di pundaknya.

Begitupun yang baru saja di alami Kapten Arh Didik Wahyudi, prajurit yang ngepos di Koramil 19 Pondok Aren ini, mengaku merasa bangga dapat menjalankan tugas sebagai komandan upacara pada peringatan HUT RI Ke 71 di Lapangan Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (17/8) lalu.

Bukan hanya sekali saja, Didik yang merupakan spesialis rudal buatan Inggris dan Polandia seperti rudal Rapier dan Poprad ini menjadi Komandan upacara HUT RI tersebut. Di ketahui, Didik baru saja mencetak hattrick sebagai komandan upacara HUT RI di lingkungan Pemkot Tangsel sejak tahun 2014, 2015 dan 2016 kemarin.

"Alhamdulillah, rasanya senang dapat menjalankan tugas yang di bebankan kepada saya. Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus saya jalani," katanya di Pondok Aren, Kamis (18/8).

Pria yang sebelumnya bertugas di markas detasemen pertahanan udara 003 Cikupa, Tangerang itu mengakui jika menjadi komandan upacara HUT RI tersebut, dirinya di tuntut untuk fokus sesuai arahan petinggi TNI. Sebab, pria yang terbilang cukup fasih dalam berbahasa Inggris ini, menjadi komandan upacara terutama pada peringatan HUT RI harus melalui seleksi ketat yang dilakukan petinggi-petinggi TNI.

"Saya bersyukur bisa lolos, dan akhirnya terpilih kembali jadi komandan upacara," tuturnya.

Ditanya apakah dirinya siap jika suatu saat kembali di tunjuk menjadi komandan upacara pada HUT RI yang akan datang, Didik yang kini di karuniai dua orang srikandi hasil perkawinannya dengan Mei Triani Spd ini tak bisa berandai-andai. Sebab, sebagai prajurit TNI, dirinya harus patuh kepada perintah atasan.

"Kalau itu saya ngak bisa berandai-andai. Yang penting saya menjalani sebaik-baiknya tugas yang di bebankan kepada saya di koramil ini terutama bagai mana saya lebih dekat dengan masyarakat," tandasnya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online