Jelang Pilgub Banten, Walikota Airin Diminta Netral

Aksi demo HMB di depan Puspemkot Tangsel. Aksi demo HMB di depan Puspemkot Tangsel. Hendra

detaktangsel.com CIPUTAT-Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dilingkup Pemkot Tangsel agar pada pelaksanaan Pilkada Gubernur Banten pada 15 Februari bulan ini, agar tetap netral.

Selain meminta ASN netral, HMB pada pelaksanaan Pilgub Banten 2017 kali ini juga menolak adanya kampanye uang agar kehidupan berdemokrasi di Provinsi Banten menjadi bersih.

Koordinator aksi, Fakih mengatakan ASN sebagaimana Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada pelaksanaan pilkada sebelumnya, disinyalir selalu menjadi sasaran untuk dijadikan objek kekuasaan yang digerakan sesuai selera pemegang kekuasaan.

Padahal, larangan PNS terlibat dalam politik sudah diatur oleh undang-undang nomor 32/2004 tentang Pemerintah Daerah yang dijabarkan melalui pasal 61 ayat 1 dan pasal 62 Peraturan Pemerintah nomor 6/2005, serta Surat Edaran Mendagri nomor 270/4627/tertanggal 21 Desember 2009 yang ditujukan kepada gubernur dan bupati/walikota seluruh Indonesia agar menata semua jajaran PNS untuk menjaga netralitas sikap dalam pilkada.

"Kami berharap, Ibu Airin Rachmi Diany bisa menjaga netralitas sikap politik para Aparatur Sipil Negara. Maka, kami meminta agar ASN yang ada di Tangsel bisa bersikap netral pada Pilgub mendatang," kata Fakih dalam orasinya.

Menanggapi adanya orasi yang disampaikan HMB berjumlah belasan orang tersebut, Sekda Kota Tangsel Muhamad mengatakan bahwa hal tersebut sudah jelas dan tidak pernah ada mobilisasi PNS. Walaupun menurutnya belum ada edaran terkait hal tersebut, dirinya selalu menyampaikan dalam setiap kali upacara berlangsung agar jangan ada PNS Tangsel yang ikut kampanye pada pelaksanaan Pilkada.

"Kami netral dan jika terbukti ada, maka akan mendapat sanksi sesuai dengan undang-undang. Jangan sampai ada PNS Tangsel yang ikut kampanye pilkada," ujarnya.

Go to top