Print this page

Masyarakat Minta Kawasan Setu Dan Serpong Jadi Kawasan Bisnis

Suasana reses Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Moh Saleh Asnawi di Setu. Suasana reses Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Moh Saleh Asnawi di Setu. Hendra

detaktangsel.com SETU-Kecamatan Setu dan Serpong, selama ini dinilai masyarakat sebagai salah satu kawasan paling pinggir di Kota Tangsel yang sangat memerlukan perbaikan dan penataan agar kedepannya bisa lebih baik lagi.

Penataan serius itu, bertujuan agar membuat masyarakat di Kecamatan Setu dan Serpong semakin merasakan nilai lebih dari sekedar pembangunan yang saat ini tengah gencar-gencarnya dilakukan pemerintah daerah setempat agar tingkat kesejahteraan dan pendapatan warga tidak lagi timpang. Adanya keinginan tersebut, terlihat saat berlangsungnya kegiatan Reses Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Moh Saleh Asnawi, di Kecamatan Setu, Selasa (31/1/2017).

"Dari reses tadi bisa kita lihat banyaknya aspirasi masyarakat, dan tentunya Reses tidak hanya sekedar mendegar aspirasi tetapi juga ajang penyampaian hasil kinerja dewan. Dan salah satunya yang saya sampaikan ialah tentang usulan saya terhadap perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dimana Setu dan Serpong harus menjadi kawasan bisnis dan kuliner," ungkap Saleh Asnawi.

Menurut dia, dengan adanya perubahan RTRW tersebut, ia berharap kesejahteraan masyarakat di kecamatan itu akan meningkat dengan sendirinya. Sehingga, sangat dibutuhkan pengembangan di daerah ini."Dimana ada pusat perkembangan bisnis dan kuliner pasti akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Tinggal nanti kita bina masyarakatnya agar ikut bersaing, itu yang saya sampaikan pada kegiatan reses tadi," katanya.

Saleh menuturkan, ada beberapa aspirasi yang disampaikan pada reses kali ini, diantaranya soal dunia pendidikan, soal infrastruktur, dan juga tentang pelatihan-pelatihan keterampilan bagi masyarakat."Alhamdulillah, sudah hampir 80 hingga 90 persen terakomodir usulan warga yang saya sampaikan ke pemerintah daerah," tandasnya.

Usman (37) salah satu warga Kecamatan Setu mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Sebab, adanya reses bagi pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai sopir angkot ini, dirinya bisa langsung menyampaikan beragam aspirasi."Kami sangat berharap apa yang sudah saya sampaikan bisa terealisasi. Soalnya beberapa aspirasi yang kami sampaikan selalu terealisasi dengan baik," tandasnya.

Related items