mtb-ROCKERS, Komunitas Kendaraan Zero Polusi Tangerang Selatan

MTB ROCKERS saat siap-siap blusukan dengan gowes di wilayah Tangsel MTB ROCKERS saat siap-siap blusukan dengan gowes di wilayah Tangsel

detaktangsel.com PAMULANG - Kebanyakan masyarakat masa kini lebih bergantung pada pemakaian kendaraan bermotor dalam setiap aktivitasnya. Dimana kendaraan bermotor turut berkontribusi meningkatkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ujung-ujungnya akan berdampak pada global warming.

Berbeda halnya dengan sejumlah masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) yang tergabung dalam mtb-ROCKERS yang memiliki visi membudayakan aktivitas bersepeda sebagai sarana transportasi alternatif, baik di lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja serta sebagai sarana olah raga yang menyenangkan, multi guna, dan ramah lingkungan.

Ya itulah, Mountain Bike ROCKERS (mtb-ROCKERS) sebuah komunitas sepeda yang berdiri sejak 10 Mei 2003 yang diprakasai oleh Syarif Rodjali bersama pendiri lainya yaitu Nunu Sumpono, Joko Abiyoso, Mahali dan Achmad Riyandi.

MTB1Berawal dari sekelompok orang saat berbincang-bincang dan canda gurau di dalam gerbong kereta jurusan Sudimara-Tanah Abang. Lalu, terlintaslah sebuah gagasan untuk bagaimana dapat mengenal lingkungan dan mempererat tali silaturahim persaudaraan dari para penggemar sepeda serta pecinta lingkungan hidup. Maka, terbentuklah keinginan membangun sebuah wadah komunitas yang bernama mtb-ROCKERS.

Uniknya pemilihan nama komunitas sepeda ini agar terdengar keren, terinspirasi berdasarkan atas penumpang yang saat itu terdiri dari rombongan cowok, cewek dan kereta Sudimara. Maka tercetuslah kata 'ROCKERS' (Rombongan Cowok Cewek Kereta Sudimara) atau sering diplesetkan (Rombongan Cowok Cewek Keren Sekali).

Rockers memang terdengar keren, tapi tahukah anda, Rockers yang indetik dengan penampilan rambut gondrong, celana ketat, dan berwajah garang. Ternyata dalam komunitas ini tidak terlalu ditonjolkan. Namun bila kita mengetahui komunitas mtb-ROCKERS yang berusia 12 tahun, lebih terlihat para Roki alias Rombongan aki-aki.

Meski terlihat seperti itu mtb-ROCKERS tidak memandang berapa usianya, apa jabatannya, dan berapa penghasilannya. Terbukti dalam komunitas itu telah tergabung anggota-anggota yang berusia 13 tahun hingga 65 tahun.

Bambang Budi Santoso yang akrab disapa Ukang BBS mengungkapkan, Sejalan dengan perkembangannya mtb-ROCKERS dari tahun ketahun, jumlah anggotanya saat ini diperkirakan lebih dari 100 orang, namun dikarenakan komunitas yang mengedepankan asas keterbukaan dan fleksibel, siapa saja boleh masuk dan keluar tanpa syarat, sehingga yang aktif hingga saat ini sekitar 60an anggota.

"Dari tahun ke tahun anggota mtb-ROCKERS sebenarnya sudah ratusan, namun yang aktif hingga saat ini sekitar 60 orang. Namun dikarenakan komunitas ini terbuka dan fleksibel, siapa saja dapat masuk dan keluar, seperti patah tumbuh hilang berganti,"ungkap Sekretaris mtb-ROCKERS, saat diwawancara khusus dengan detaktangsel.com, Minggu (18/1).

IMG 0635Sementara itu, Bendaraha mtb-ROCKERS, Andi menambahkan, anggota mtb-ROCKERS terdiri dari berbagai kalangan profesi, ada yang dari wirausaha, pelajar, mahasiswa, eksekutif, direktur, hingga sampa ada yang pensiun. Dalam komunitas ini status itu setara saat mereka berkumpul dalam komunitas Mtb-Rockers.

"perlu diingat, meski kita dari berbagai kalangan yaitu pengusaha, pelajar, hingga ada yang sudah pensiun. Tapi kalau kita sudah berkumpul status kita sama dan setara tanpa perbedaan."tambah Andi.

Komunitas kendaraan Zero Polusi, mtb-ROCKERS yang beralamat di Perumahan Bukit Indah Blok D17 No. 1, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Setiap Sabtu pagi, didepan Gerbang Perumahan Wira Makmur. Berkumpul untuk gowes bersama dengan tujuan rute yang telah dimusyawarahkan.

Seperti biasa, umumnya hingga saat ini tujuan mtb-ROCKERS sering kali ke Mpok Cafe di Jalur Pipa Gas (JPG), dimana terdapat jalur trex wisata dan jalur yang cukup ekstrem. Terkadang ada beberapa anggota mengalami kecelakan ringan maupun berat saat melintasi trex yang dilaluinya. Namun, hal tersebut tidak membuat gentar dan jera pada mereka. Tak hanya itu, terkadang pada hari Minggu, terkadang sebagian anggota mtb-ROCKERS ikut serta meramaikan Car Free Day (CFD).Baca juga ' MTB ROCKERS, Komunitas Gowes Pamulang'

Komunitas yang memiliki motto ROCKERS SEJATI TIDAK DILIHAT DARI SEBERAPA JAUH DIA MENINGGALKAN TEMANNYA, TETAPI SEBERAPA DEKAT DIA DENGAN TEMANNYA YANG PALING BELAKANG tak hanya menyalurkan hobi semata. Namun, mereka selalu mencontohkan bagaimana beralih dengan kendaraan tanpa polusi. Seperti halnya yang telah dilakukan salah satu anggota aktif mtb-ROCKERS yaitu Budi Prasetyo hingga saat ini Bike To Work (BTW) yaitu bekerja menggunakan sepeda dengan jarak 20 Km (Pamulang-Jakarta).

Tak hanya itu, dalam komunitas ini ada juga sebutan bagi anggota perempuan yaitu lady Rockers, salah satunya adalah Mae Amitriono, anggota aktif yang pernah meraih medali mewakili Mtb-Rockers dalam acara (AUDAX) Gowes Jarak Jauh 200 KM yang diselenggarakan di Jakarta.

Go to top

Copyright © 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online