Depresi, Anak Kabur Dari Pesantren Ibu Niat Bunuh Diri

Depresi, Anak Kabur Dari Pesantren Ibu Niat Bunuh Diri

detaktangsel.com PONDOK AREN - Seorang ibu menangis histeris mendatangi Asrama Pondok Pesantren Di Kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, setelah mengetahui anaknya hilang.

Diduga, anaknya menghilang lantaran malu setelah dikeluarkan pihak asrama dari dalam kelas saat akan mengikuti ujian tertulis, lantaran belum melunasi SPP.

Bersama suaminya, ibu Nurani mencari keberadaan anaknya yang hilang di salah satu asrama pondok pesantren di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin sore.

Nurani tak henti-hentinya menangis, meski sejumlah pengasuh asrama sekolah berusaha untuk membujuknya. Bahkan ibu Nurani mengancam akan mengakhiri hidupnya bila anaknya tidak ditemukan.

"Saya gak mau tahu, bagaimana caranya anak saya harus ketemu. Jika tidak ketemu juga, berarti saya tidak ada lagi di dunia ini," cetus Nurani.

SANTRI KABUR 4

Menurut pengakuan ibu Nurani, anaknya, Ayu Safitri, 15 tahun yang duduk di bangku kelas empat atau setara kelas satu SMK, hendak mengikuti ujian tertulis, tiba-tiba dikeluarkan pihak asrama sekolah dari dalam kelas, lantaran belum melunasi SPP.

Diduga lantaran depresi dan merasa malu dengan teman-temannya, sang anak meninggalkan pondok pesantren, hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sementara Pengasuh Ponpes Al Amanah Al Gontory KH Sundusi Ma'mun membantah kalau pihaknya telah mengeluarkan anak didiknya dari dalam kelas, lantaran belum membayar tanggungan iuran SPP. Sepanjang ia mengurusi Ponpes tersbeut, belum pernah ada kejadian seperti ini.

"Gak bener itu..!!! Pihak kami tidak mungkin melakukan hal itu. Kalaupun ada, itu hanyalah salah paham. Karena, saya sudah bertemu dengan pihak orangtua sebelum kejadian ini," tegas Ma'mun.

Kejadian ini membuat ibu korban shok dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Keluarga berharap pihak asrama bertangggung jawab dan membantu mencari keberadaan anaknya tersebut.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online