Februari 2016, Peredaran Narkoba Di Tangsel Meningkat 20 Persen

Februari 2016, Peredaran Narkoba Di Tangsel Meningkat 20 Persen

detaktangsel.com TANGSEL--Jumlah pemakai dan pengedar narkoba di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kian hari semakin memprihatinkan. Bahkan jumlahnya semakin meningkat. Hal ini terbukti dari hasil pengungkapan Yang dilakukan jajaran Polres Tangsel terhadap peredaran gelap barang haram tersebut di sejumlah Polsek yang ada di kota pemekaran itu.

Kapolres Kota Tangsel, AKBP Ayi Supardan mengatakan, kasus peredaran narkoba selama bulan Februari 2016, mengalami kenaikan mencapai 20%.

"Jika pada Januari lalu jumlah kasus narkoba ada 15 kasus, namun selama Februari meningkat menjadi 18 kasus. Ini artinya ada peningkatan 20 %," kata Ayi di kantornya, Sabtu (5/3/2016).

Menurutnya, dari 21 orang yang di amankan bersama barang bukti narkoba jenis Sabu seberat 231,78 gram dan ganja sebanyak 43,9 gram ini, 18 orang diantaranya terbukti menjadi pengedar.

"18 orang ini menjadi pengedar narkoba jenis sabu," sambung Ayi seraya menjelaskan bahwa kawasan Ciputat, merupakan zona merah peredaran sabu.

Di akui Ayi, peredaran narkotika jenis Sabu dan ganja di Kota Tangsel di pasok dari Jakarta. Hal ini di sebabkan Kota Tangsel merupakan penyangganya ibu kota serta salah satu daerah urban. Sehingga jaringan pengedar narkotika bisa leluasa mengedarkan berbagai jenis narkotika.

"Jaringannya tidak terbatas pada teritorial kota besar saja, Tangsel juga menjadi tujuan peredaran narkoba," beber Ayi.

Sangsi hukum yang akan di sangkakan kepada pengedar dan pengguna narkoba, Ayi menegaskan bahwa tidak ada ampun bagi para pengedar. Hal ini, lanjut Ayi, sesuai dengan pasal 114, pasal 112, pasal 111 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, penjara seumur hidup bakal di jalani para pengedar narkoba.

"Penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda mulai dari Rp,1 Miliyar hingga Rp,10 Miliyar," tandasnya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online