Tanggulangi Bencana Banjir, Polres Tangsel Siap Bantu Pemkot

Tanggulangi Bencana Banjir, Polres Tangsel Siap Bantu Pemkot

detaktangsel.com PONDOK AREN--Memasuki musim penghujan yang mulai merata di beberapa wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jajaran Polres Tangsel bakal membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana banjir. Sebab, seperti yang kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, sebagian wilayah di Tangsel selalu menjadi bulan-bulanan banjir. Untuk itu, sebagian personel kepolisian bakal disiagakan jika sewaktu-waktu bencana banjir datang.

Kapolres Tangsel, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Ayi Supardan mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kesiapsiagaan bencana banjir. Bahkan, apel gabungan pun sudah dilakukan beberapa hari lalu.

"Untuk menanggulangi bencana banjir, apel bersama Pemkot Tangsel dan BPBD sudah kita lakukan," ujar Kapolres, kemarin.

Menurut Ayi, saat ini ada 40 titik rawan banjir yang ada di Tangsel. Dia pun berharap tahun ini akan ada pengurangan terhadap titik banjir sehingga tidakenimbulkan dampak yang cukup berarti.

"Kita berharap tidak terlalu parah banjir yang ada," katanya.

Untuk mengetahui kesiapan jajaran kepolisian menghadapi banjir tahun ini, lanjut Ayi, koordinasi antar semua pihak perlu dilakukan.

"Kita bersama dengan pemkot dan dinas terkait untuk sama-sama menjaga dan bersiaga, karena tahun ini sudah masuk musim hujan," katanya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, pemkot sudah melakukan antisipasi untuk mengurangi titik banjir dari 40 tahun ini sudah berkurang sekitar 20 titik. Antisipasi yang dilakukan pemkot Tangsel yakni dengan perbaikan gorong-gorong, drainase serta pengerukan Situ yang ada di Tangsel

"Kita sudah melakukan penataan banjir dan sosialisasi terkait kebersihan seperti dilarang buang sampah dan lainnya," katanya.

Dirinya pun mengatakan banjir di Tangsel akibat genangan air, karena ada beberapa wilayah di Tangsel yang memang daerah cekungan sehingga pembuatan drainase, dan perbaikan gorong-gorong menjadi pekerjaan rumah untuk pemkot.

"Kita pun akan melakukan rapat teknis terkait penangan banjir dengan berbagai pihak," tandas Bang Ben, sapaan Benyamin Davnie.

Sementara Kepala BPBD Uci Sanusi menjelaskan, armada perahu karet yang dimiliki BPBD sebanyak 5 unit, tahun ini tidak ada penambahan. Meski begitu, Uci memastikan penambahan perahu karet akan dilakukan di tahun 2016 mendatang.

"Kita sudah siap untuk perahu dan lainnya, tidak hanya ada di BPBD, perahu karet pun disiapkan diwilayah banjir, seperti komplek Maharta, Kayu Gede, Cipayung Mas dan lainnya," pungkasnya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online