Dor...Satu Tewas, Empat Kawanan Ranmor Berhasil Diringkus Polsek Serpong

Dor...Satu Tewas, Empat Kawanan Ranmor  Berhasil Diringkus Polsek Serpong

detaktangsel.comSERPONG - Polsek Serpong menembak mati seorang pelaku pencurian sebanyak 13 unit sepeda motor dari empat pelaku yang diringkus Polsek Serpong di Lampung,Kemarin.

Pelaku AK (25)meninggal dunia akibat luka tembak pada bagian punggung tembus dada sebelah kiri karena sempat melawan petugas, dan HR (24) diamankan dengan luka tembak pada bagian kaki, JL (22) luka tembak dibagian kaki dan YN (22) luka tembak pada bagian kaki.

Keempat pelaku merupakan pemain lama dan sudah berhasil melakukan modusnya di 70 tempat kejadian.Kapolsek Serpong Kompol Arman menjelaskan Minggu (28/12) sekitar Pukul 04.00 Wib, anggota polsek serpong menangkap tiga pelaku curanmor asal Lampung yaitu HR,JL dan YN.

Kemudian dari keterangan tersangka, ada satu orang yang kabur yaitu AK.Selanjutnya,petugas polsek melakukan pengejaran dan pelaku kabur menuju Merak.

"Petugas melakukan pengejaran ke Merak.namun tersangka AK sudah naik ke Kapal menuju Bakauheuni,"ungkapnya.

Esok harinya sekitar Pukul 02.00 Wib, tersangka berhasil ditemukan disemak-semak rawa-rawa. Dan pada saat akan diamankan, AK menembaki anggota dengan menggunakan senjata api berbentuk Revolver rakitan (dorlock).

"Ak berhasil diamankan dengan luka tembak dibagian dadan dan kaki,dan AK meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit,"jelasnya.

Menurut pengakuan sementara dari para tersangka yang diamankan mengaku sudah melakukan pencurian di 70 tkp yang ada diwilayah Tangerang,Jakarta Barat dan Polda Banten.Polisi mengamankan barang bukti berupa 13 unit sepeda motor berbagai merek, satu buah gagang leter T dan 7 mata kunci letter T, satu buah senjata api rakitan,satu pisau komando, dua butir peluru call 38 SPC dan tiga selongsong peluru serta 6 unit handphone.Pelaku dikenakan pasal 365 dan 363 KUHP.

Sementara salah seorang tersangka HR mengatakan dirinya sebagai tukang ojek yang mengantar AK untuk melakukan aksinya. Setiap melakukan aksi dirinya menerima uang sebesar Rp 200 ribu.

"Saya cuma mengantar AK untuk melakukan aksinya,"ungkap HR yang mengalami luka tembak pada bagian kakiHR mengaku sudah melakukan aksinya di 17 lokasi yang berbeda. " Uda 17 lokasi dan ada sepeda motor yang dijual,"katanya.

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online