Print this page

Kolonel Beben, Nyatakan Diri Siap 'Tempur' di Pilkada Tangsel 2020

detakbanten com SERPONG UTARA--Deretan nama-nama beken mulai ramai memperebutkan kendaraan politik jelang Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) tahun depan. Mulai dari anak Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin yakni Siti Nur Azizah, Benyamin Davnie, Heri Gagarin, Tb Rahmad Sukendar, Drajat Sumarsono, adik kandung walikota Tangsel Airin Rachmi Diany yakni Aldrin Ramadian, Tomi Patria hingga Kemal Pasya.

Dari nama-nama tersebut, kini muncul kandidat lain yang namanya tak kalah beken bin mentereng yang menyatakan diri maju di Pilkada Tangsel nanti, siapa lagi kalau bukan Beben Nurfadilah.

Beben Nurfadilah merupakan TNI aktif yang kini menjabat Kepala Bidang Media Massa Kemenko Polhukam. Bahkan, Beben yang berpangkat Kolonel ini, mantap menyatakan diri melanjutkan karirnya menjadi kepala daerah.

Ia pun mendatangi Sekretariat PDI Perjuangan Kota Tangsel di Ruko Venice Blok JD/09, Graha Raya Bintaro, Serpong Utara. Usut punya usut, kedatangan kolonel Beben bersama rombongannya itu, untuk mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan Bawalkot yang diambilnya beberapa hari lalu.

Beben Nurpadilah sudah memantapkan diri melanjutkan kiprahnya sebagai calon Wali Kota Tangsel di Pilkada 2020 mendatang.

"Saya kesini mengembalikan formulir pendaftaran, semua sudah saya isi sesuai format yang sudah ada di situ. Sudah ada tanda tangannya, istilahnya kontrak untuk saya yang mendaftar melalui PDIP ini,” ungkap Beben, Sabtu (14/9/2019).

Ia pun mengaku sudah mantap ingin membangun Kota Tangsel, sebab, Tangsel merupakan tanah kelahiranya. Jika dukungan masyarakat menginginkan dirinya berkiprah sebagai calon wali kota, ia pun siap meninggalkan dunia militer.

"Saya masih aktif sebagai TNI angkatan Udara, sudah 28 tahun berdinas. Kalau mengundurkan diri kan, ada prosesnya sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 Pasal 47, dimana disebutkan prajurit TNI yang akan menduduki jabatan sipil harus mengundurkan diri, harus keluar,” beber Beben.

Sebagai putra daerah, Ia menjelaskan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk membangun dan memajukan kota yang telah membesarkannya ini.

 ”Pertama saya jelas niat lah ya. Saya ingin Tangsel lebih maju lagi. Tangsel sudah maju dibawah kepemimpinan bu Airin dan Pak Benyamin. Tapi kan saya sebagai putra daerah, harus turun juga untuk sama-sama mewujudkan Tangsel lebih makmur, lebih sejahtera dan lebih adil untuk kesejahteraan masyarakat Tangsel kedepanya,” tutur Kolonel Beben.

Dikatakan Beben, peluangnya untuk menerapkan visi-misi dan idenya akan lebih terakomodir jika berada dalam sebuah lingkaran pemerintah.

“Kalau kita, saya di luar pemerintahan kan nggak bisa secara langsung membangun Tangsel. Bisanya cuman mensupport, mendorong saja. Ga terlalu efektif,” ujar dia.

Soal mendapatkan kendaraan politik, Beben jelaskan, siapapun masih berkesempatan diusung partai. Baik dari PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra dan partai pokitik lainnya.

"Saya daftar ke PDIP salah satunya yang sudah buka pendaftaran. Nanti ke partai lain juga. Komunikasi dengan Demokrat, Gerindra sudah. Kemarin dengan Pak Sekjen Gerindra juga sudah komunikasi” jelasnya.

Disinggung siapa yang akan menjadi pasangannya dalam Pilkada nanti, Beben mengaku akan siap di pasangkan dengan kandidat lain asalkan sama-sama memiliki visi-misi yang sama.

“Kalau untuk pasangan, kita lihat saja nanti. Bisa dengan siapa saja. Yang penting sepaham dalam membangun Tangsel kedepan,” pungkasnya.