Zaenal Mutaqin Didesak Mundur

Zaenal Mutaqin Didesak Mundur

detakserang.com- CIPOCOK JAYA, Aliansi Warga Nahdliyin (Awan) Banten gruduk Kantor PWNU Banten, Kamis (3/4). Mereka mendesak Zaenal Mutaqin segera mundur sebagai Rois Suriyah di organisasi kemasyarakatan sosial keagamaan tersebut. Alasan kelompok ini mendesak mundur menyusul Zaenal Mutaqqin tertangkap tangan ketika berada di salah satu tempat hiburan malam di Kota Jambi, beberapa waktu yang lalu.

Ratusan massa memulai aksi dengan melakukan long march dari Stadion Maulana Yusuf Kota Serang menuju Kantor Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Banten di Jalan Raya Jakarta, Kemang Cipocok Jaya, Serang.

Aksi long march ini diikuti ratusan satri Aliansi Warga Nahdliyin. Mereka membawa berbagai spanduk bernada kecaman agar Zaenal Mutaqin segera letakan jabatan.

Dalam aksi, Awan menyuarakan PBNU agar segera mengambil alih kepengurusan PWNU Banten. Selain mencopot Zaenal Mutaqin, mereka juga menuntut membekukan kepengurusan PWNU di bawa kepemimpinan Zaenal Mutaqqin dan kroni-kroninya. Langkah ini untuk mengembalikan citra dan nam baik PWNU Banten.

Kehadiran pengunjuk rasa mendapat respon positif PWNU. Kedua belah pihak melakukan diskusi. Sedikitnya delapan perwakilan Awan diterima jajaran PWNU Banten dan membahas tuntutan tersebut.

"PWNU diminta segera membersihkan nama baik PWNU Banten dengan memecat Zaenal Mutaqqin dan kroni-kroninya," kata Arip Samsiar sebagai koordinator aksi.

Arip menambahkan, pihaknya tidak puas dengan hasil diskusi. Karena jajaran PWNU berkelip akan melakukan pertemuan kembali dengan seluruh pengurus cabang untuk membahas hal ini.

"Saya rasa pengurus sangat lamban menanggapi hal ini. Dampaknya sangat dirasakan pengurus di tingkat kabupaten/kota. Karena, penangkapan Zaenal Mutaqqin tersebut mencoreng nama baik NU di mata masyarakat," tandasnya.

Menanggapi desakan Awan, Sekretaris PWNU Banten Endan Mursada menjelaskan, pihaknya telah melakukan rapat klarifikasi terkait masalah ini. Alhasil, sudah dikirim ke masing-masing PCNU Kabupaten/Kota.

Endan mengatakan, mungkin meraka yang melakukan aksi hari ini belum mendapatkan hasil dari rapat klarifikasi. Itu adalah salah satu langkah yang telah PWNU Banten.

"Jajaran PWNU) Banten sangat malu dengan aksi yang dilakukan hari ini. Kami sangat menyayangkan, kenapa mereka tidak datang baik-baik dan dibicarakan bersama perihal tuntutan tersebut," tandasnya. (Mow)

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online