Warga Kramatwatu Keluhkan Tumpukan Sampah Di Alun-Alun

Tumpukan sampah di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang Tumpukan sampah di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang

detakserang.com- KRAMATWATU, Kotor, bau, dan penuh sampah. Itu yang kali pertama tersirat saat siapapun melintasi Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang. Sebab, Dinas Kebersihan Kabupaten Serang mengumpulkan seluruh sampah kecamatan tersebut di alun-alun. Selanjutnya Sampah diangkut menggunakan truk di malam hari.

Bukannya bersih malah strategi Pemkab Serang ini membuat warga mengeluh. Karena alun alun kini tidak dapat digunakan olah raga dan aktivitas lainnya.

Entah kekurangan lahan atau salah strategi. Yang jelas, ulah Dinas Kebersihan sudah satu tahun lebih dikeluhkan warga. Hal ini karena Alun-alun Kramatwatu merupakan jantung dan pusat kegiatan bagi warga kecamatan tersebut. Mulai dari pusat jajanan kuliner, olahraga hingga kumpul keluarga dilakukan di lokasi ini.

Kini warga Kramatwatu tidak lagi terlihat menggunakan alun alun ini seperti sebelumnya. Sebab, tumpukan sampah membuat tanah di tempat itu becek, bau, serta pemandangan tidak sedap. Hal itu membuat mereka enggan ke alun-alun.

"Kita udah protes, gak ditanggapi sampe sekarang," ujar Iis, pedagang warungan di sekitar alun alun.
Pedagang seperti Iis tentu yang paling d rugikan dengan adanya sampah tersebut. Ia juga mengatakan, banyak pedagang yang akhirnya pindah dan tidak lagi berdagang karena ditinggal pelanggan.

Camat Kramatwatu Nur'saad membenarkan sampah tersebut sengaja dikumpulkan di alun-alun. Alasannya untuk mempermudah proses pengangkutan.(wan)

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online