Print this page

Dindik Berlakukan PPDB SD dengan Sistem Zonasi

detaktangsel.com Serpong-Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Taryono menjelaskan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Tahun 2017, berdasarkan Permendikbud nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB 2017 dan Perwal Tangsel nomor 15 tahun 2017 tentang PPDB 2017. Untuk tahun ini, penerimaan peserta Didik baru berdasarkan zonasi.

"Tidak adalagi desakan atau memaksakan karena dengan sistem zonasi akan lebih mengakomodir masyarakat terdekat. Pelaksanaan PPDB 2017 berdasarkan Zonasi terdekat lokasi sekolah," katanya pada Senin (3/6/2017).

Menurutnya, zonasi untuk menghindarkan berebutnya ke sekolah favorit, sehingga akan mendorong semua sekolah jadi sekolah favorit. Zonasi SD sesuai dengan wilayah kecamatan, jadi ada tujuh zona PPDB SD.

"Zonasi SMP Zona I yakni (Serpong dan Serpong Utara): SMPN 1, 7, 11, 15, 16, 19 dan 22. Zona II yakni (Pamulang dan Setu): SMPN 4, 8, 9, 17, 18, 20, 21

dan zona III yakni (Ciputat, Ciptim, Pondok Aren): SMPN 2, 3, 5, 6, 10, 12, 13 dan 14. Jadi sistem zona akan mendorong terbangunnya kualitas sekolah yang merata," katanya.

Menurutnya pendidikan itu ada ukurannya, pertama rata-rata lama sekolah, di Tangsel sudah 12 tahun lama pendidikannya, kalau dirata-ratakan angka 11,6 tahun. Sedangkan, angka melek huruf, untuk datanya sudah mencapai 92 persen. Untuk serapan Anggaran pendidikan dari tahun ke tahun semakin baik.

"Tahun lalu,mendekati 90 persen, tahun ini harapannya 95 persen, sekarang kita bertambah ringan dengan adanya SMA dan SMK dipegang oleh Provinsi, sehingga anggaran untuk itu diahlikan ke SD,SMP di Tangsel, lokusnya untuk penambahan ruang kelas," terangnya.

Dalam lima tahun terakhir sudah ada 792 kelas baru yang sudah dibangun, sedangkan tahun ini sebanyak 30 ruang kelas yang akan dibangun. "Sementara untuk alokasi anggaran dinas pendidikan tahun ini mencapai Rp430 miliar," tandasnya.

Related items