BOGOR-Jajaran Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor dan Polisi Sektor Rumpin,terus memburu pelaku pembunuhan terhadap Yuyu Wahyuni (14), siswi Mts Miftahul yang ditemukan tewas di area perkebunan karet PT Cibodas, Kampung  Cinyurup RT 03/07 Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, kemarin.


“Korban diduga dihabisi  oleh teman prianya yang baru dikenalnya melalui jejaring Facebook, namun kami belum bisa memastikan apakah korban diperkosa atau tidak, karena kami masih menunggu hasilnya dari RS Polri Kramat Jati,” ujar Kasat Reskrim Polisi Resor Bogor AKP Didik Purwanto.

Didik mengatakan, kemungkinan korban dihabisi oleh teman prianya yang baru dikenal melalui jejaring sosial (Facebook) itu, terungkap dari hasil keterangan para saksi yang diperiksa oleh Tim penyidik dari Polres Bogor dan Polsek Rumpin. “Saat ini petugas dan penyidik yang paham dengan IT tengah meemeriksa  email dan akun facebook korban, dan dengan siapa korban terakhir kali berkomunikasi,”  katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan salahsatu perusahaan provaider untuk mengetahui komunikasi korban melalui handphone. “HP milik korban hilang dan sudah tidak bisa dihubungi. Kita sedang koordinsi dengan perusahaan provider,” imbuh Didik.

Menurutnya, saat ini pihaknya membentuk tiga tim khusus untuk mengungkap kasus pembunuuhan siswi SMP tersebut. “Ada tim di lapangan untuk menjemput saksi, memeriksa saksi dan tim IT,” tutur dia.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi, Yayu sempat terlihat berboncengan motor dengan seorang pria pada malam sebelum Yayu ditemukan tewas di perkebunan karet di Rumpin.  “Pria tersebut identitasnya masih misterius dan sedang kita telusuri,” imbuhnya.

Sebelumnya Sosok mayat perempuan muda tanpa identitas  yang diduga korban pembunuhan kembali di temukan tergeletak di perkebunan karet PT Cibodas,  Kampung Cinyurup RT 03/07, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (8/12/) sekitar pukul 05:30.

Saat ditemukan korban yang menggunakan kaos oblong hitam, celana panjang jins biru, celana dalam putih itu, mengalami luka lebab akibat hantaman benda tumpul, bahkan dari hidung korban pun mengeluarkan darah segar.

“Korban ditemukan pertama kali oleh seorang sopir perkebunan  karet  PT. Cibodas yang akan mengantar pekerja untuk menyadap karet, sekitar pukul 05:30,” tandasnya. (rul)

Go to top