detaktangsel.com SERPONG-Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggagas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak untuk para penyandang Disabilitas yang ada di Tangsel. Sehingga, dengan adanya Raperda tersebut, diharapkan dapat memberikan jaminan aksesibilitas dan kesetaraan layanan bagi para difabel Kota Tangsel.

detaktangsel.com SETU--Puluhan penyandang disabilitas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), antusias mengikuti pelatihan steam motor yang diadakan Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel ditempat cucian motor dan mobil yang ada tak jauh dari rumah makan Gabus Pucung, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kamis (5/10/2017).

detaktangsel.com SERPONG-Hajat politik tahun 2019 nanti, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Jalan Buana Kencana, Blok E-Xll nomor 12, BSD Serpong, masih terlihat sepi dari hingar-bingar pendaftaran Parpol peserta Pemilu. Padahal, KPU-RI telah mengumumkan Parpol peserta Pemilu 2019 harus mendaftarkan masing-masing partai.

detaktangsel.com SERPONG-Kurangnya fasilitas yang menunjang kaum disabilitas untuk beraktivitas, membuat Technofest Universitas Mutimedia Nusantara (UMN) mengadakan kompetisi User Interface (UI) / User Experience (UX) Design dengan tema Help The Disability.

Detaktangsel.com SERPONG-Nasib penyandang disabilitas di Kota Tangsel saat ini minim perhatian pemerintah. Padahal, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga masyarakat pada umumnya.

Agar penyandang disabilitas tersebut memiliki hak yang sama, sejumlah disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Tangsel, melakukan audiensi dengan DPRD Tangsel di lantai lll gedung ifa, Serpong, Senin (25/9/2017).

Ketua Pertuni Kota Tangsel, Slamet Suprihatin mengatakan, banyak permasalahan yang selama ini dialami para disabilitas yang ada di Tangsel. Status dan hak yang disandang para disabilitas, kerap dipandang masyarakat sebagai kaum minoritas. Sehinga, semakin membuat penyandang disabilitas yang ada merasa terisolir.

"Makanya, dari audiensi ini kami meminta agar anggota DPRD ikut memperjuangkan nasib kami," kata Slamet yang berprofesi sebagai tenaga massage ini.

Menurutnya, agar penyandang disabilitas tidak lagi terisolir, pemerintah harus memperhatikan hak-hak para disabilitas yang minim perhatian ini.

"Kita juga sudah sampaikan program-program yang ada di Pertuni Tangsel. Selanjutnya kita ingin para disabilitas yang ada di Tangsel memiliki hak dan status yang sama dengan masyarakat umum," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi ll DPRD Kota Tangsel, Bambang Triadi mengatakan bahwa hasil audiensi bersama para penyandang disabilitas ini, selanjutnya akan dibahas dengan Pemkot Tangsel. Karena, Bambang menilai para penyandang disabilitas tersebut memiliki potensi terutama dibidang sosial dan budaya.

"Mereka memiliki potensi tersendiri. Mulai dari massage hingga bisa memainkan musik. Ini yang harus diberi pelatihan," tutur Bambang.

Diakui Bambang, Komisi ll pun baru mengetahui jika di Tangsel terdapat 100an lebih penyandang disabilitas yang tergabung dalam Pertuni Kota Tangsel. Agar para disabilitas ini memperoleh hak yang sama dengan masyarakat umum lainnya, mau tak mau pemerintah harus serius memperhatikan keberadaannya.

"Mungkin dari penyandang disabilitas ini, ada yang memiliki kemampuan lebih dibanding masyarakat umum lainnya. Ini yang harus kita berdayakan bersama dengan pemerintah daerah," tandasnya.

detaktangsel.com SETU – Kementerian Sosial (kemensos) mmeberikan apresiasi kepada Pemkot Tangsel melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) lantaran sudah mempunyai rumah singgah. Atas ini, kemensos memberikan perhatian khusus dengan memberikan sosialisasi program pendidikan bagi penyandang tuna netra.

detaktangsel.com TANGSEL - Sebanyak 90-an penyandang Disabilitas ikuti lomba kreatif Teknologi Informatika di Gedung, Tekonogi Informatika (TIK) Jalan Kerta Mukti, Ciputat Timur Tangsel. Diharapkan kegiatan lomba mampu memberikan semangat bagi mereka.

Go to top