5 kali Sidang Pencuri Gabah Batal, Warga Tersangka Ngamuk

5 kali Sidang Pencuri Gabah Batal, Warga Tersangka Ngamuk

detakserang.com- BANTEN, Sidang kasus Pencurian gabah,miliki Walikota Cilegon,yang hari ini,akan di sidangkan untuk kelima kalinya dengan agenda medengarkan keterangan saksi di pastikan akan kembali batal. Selasa (29/4).

Hingga Sore hari (29/4) pukul 16:00 wib, Persidangan yang seharusnya sudah yang ke 5(lima) dipastikan gagal, merasa tidak ada keterangan dari pihak Pengadilan Negeri, Puluhan Masyarakat Kampung Jombang-Kota Cilegon yang datang untuk mengikuti persidangan berteriak-teriak minta kepastian.

"Kami minta kepastikan, kenapa persidangan selalu di batalkan, dengan alasan tidak ada hakim, kita ini bosen pak selalu begini", jelas Aliyudin warga lingkungan jumbong Cilegon, kepada wartawan dengan nada keras.

'Kenapa hanya rakyat kecil, yang di permainkan seperti ini, sudah ke lima kalinya sidang ini di batalkan, ada apa ini, kalau dari awal sidang di laksanakan mungkin sidang yang kedua sudah selesai, sudah 4(empat) bulan, meraka di tahan tanpa kepastian akan selesai kasus ini, permainan apa ini, tambah Aliyudin, kalau begini terus bisa-bisa kami demo.

"Kita lakukan demo saja sudah, teriak Aliyudin kepada masyarakat jombang lainnya, biar ada keputusan dari hakim"

Kita ini rakyak kecil pak, jelas aliyudin kepada wartawan, pulang pergi cilegon kan pakai bensin, nyewa angkot juga, belum lagi buat beli makan, kami bela-belain kesini setiap hari selesa, makan waktu, makan biaya, tapi kalau begini terus tanpa ada keputusan bagaimana ini pak, tandasnya.

Sementara itu menurut salah satu warga jombang yang tidak mau memberitahukan Namanya, menuturkan ini gabah milik Walikota Cilegon yang di kelola Pamannya, ke empat tersangka juga di pukulin sampai bonyok mukanya, suruh ngaku.

"Ke empat tersangka yang namanya Hambali, Amanudin, Murta, Hatibi, itu kerja sama paman Walikota Cilegon, mereka mencuri, untuk beli rokok, karena keterbatasan ekonomi, katanya kerja di gudang itu tidak di beri uang makan juga uang rokok" jelasnya

Go to top

Copyright ¬© 2013  Detak Group. All rights reserved.

Support by pamulang online